Kasus Covid-19 di Indramayu Disebut Turun Selama PPKM Darurat, Begini Faktanya

Sebelum diberlakukan PPKM Darurat di wilayah Indramayu, Deden sempat mencatat adanya peningkatan keterisian di rumah sakit hingga melonjaknya angka kematian. Bahkan per hari, angka positif kerap bertahan di atas 150 kasus.

Nurul Diva Kautsar
Oleh Nurul Diva Kautsar - Reporter
Kasus Covid-19 di Indramayu Disebut Turun Selama PPKM Darurat, Begini Faktanya
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Deden Bonni Koswara . https://indramayukab.go.id/ ©2020 Merdeka.com

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Deden Bonni Koswara Rabu (21/7) kemarin menjabarkan hasil dari penerapan PPKM Darurat di wilayahnya. Ia menyatakan bahwa tren kasus Covid-19 di kota mangga terpantau turun, dari 200 menjadi 80-an kasus per hari.

Sebelumnya disebutkan bahwa di awal sampai pertengahan bulan Juli 2021, kasus positif Covid-19 di Kabupaten Indramayu, sempat menunjukkan peningkatan yang signifikan.

"Alhamdulillah setelah penerapan PPKM, kasus positif semakin menurun," kata Deden di Indramayu, dilansir dari Antara.

Sebelum diberlakukan PPKM Darurat di wilayah Indramayu, Deden sempat mencatat adanya peningkatan keterisian di rumah sakit hingga melonjaknya angka kematian. Bahkan per hari, angka positif kerap bertahan di atas 150 kasus.

Dari situ, pihak Pemkab juga sempat mengeluarkan wacana untuk menjadikan Asrama Haji di Jalan Olahraga, Kabupaten Indramayu sebagai tempat isolasi.

"Akan tetapi setelah adanya kebijakan PPKM, kasus positif Covid-19 menurun, dan kemarin kita mencatat 87 kasus harian yang dari sebelumnya di atas 150 orang per hari," ujarnya.

Deden mengatakan, PPKM Darurat juga dianggap efektif untuk menaikkan angka kesembuhan dari pasien positif Covid-19. Menurutnya dalam satu hari terjadi tingkat kesembuhan di angka 140 sampai 200 orang.

Atas dasar itu, Deden berharap agar warga di Kabupaten Indramayu dapat terus menjaga protokol kesehatan secara ketat. Termasuk turut serta di kegiatan vaksinasi yang digelar oleh pemerintah.

"Tingkat kesembuhan kita juga cukup tinggi per hari di angka 140 sampai 200 orang," katanya.

Selanjutnya, Kabupaten Indramayu juga saat ini meraih peringkat tiga terbaik se-Indonesia dalam penurunan mobilitas di masa PPKM Darurat.

Mengutip diskominfo.indramayu.go.id, Bupati Indramayu Nina Agustina Da’i Bachtiar pun mendapat pujian dari berbagai pihak, sebagaimana disampaikan saat Rapat Evaluasi PPKM Darurat Covid-19 yang dipimpin langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan.

Pujian sendiri salah satunya datang dari Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Indramayu Hanif Afari, melalui surat tertanggal 19 Juli 2021 No. B 1567/a/Kk.01.12/HM.01/07/2021.

“Berkat kepemimpinan, kegigihan, kerja keras, dan kerja ikhlas dari Ibu Bupati Indramayu, akhirnya tingkat penurunan mobilitas di Kabupaten Indramayu benar-benar menurun, Kami beserta seluruh stakeholder Kementerian Agama Kabupaten Indramayu siap bersinergi dalam mendukung, melaksanakan, mengamankan, program serta kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Indramayu,” papar Hanif di ruang kerja, Rabu (21/0721).

Rekomendasi