Saat ini ojek online memang sudah menjadi moda transportasi yang sangat diandalkan oleh masyarakat. Keberadaan ojek online ini mempermudah para penggunanya seperti bisa order di mana pun serta kapan pun dan pengguna hanya tinggal menunggu kedatangan pengemudi.
Namun di sisi lain, keberadaan ojek online ini ternyata membuat para ojek pangkalan merasa kehilangan rezeki sehingga menimbulkan konflik yang bisa merugikan orang lain.
Seperti yang terjadi di Depok, Jawa Barat, seorang wanita yang sedang hamil 5 bulan mengaku menjadi korban dari konflik antara ojek online dengan ojek pangkalan secara tidak langsung.
Advertisement
Caption dalam postingan tersebut menjelaskan kronologi awal kejadian. Ibu hamil yang tidak diketahui namanya tersebut ingin naik ojek online dari Terminal Depok, lalu tiba-tiba ada bapak-bapak yang menghampiri dan berkata bahwa dari sini tidak diperbolehkan naik ojek online dan harus berjalan ke depan. Padahal ibu hamil tersebut sudah mencoba menjelaskan bahwa dirinya tengah hamil dan jika jalan kaki akan sangat jauh.
Advertisement
Tak hanya diminta untuk untuk berjalan kaki, ibu hamil itu juga terus diikuti oleh oknum ojek pangkalan hingga beberapa meter.
"Bapaknya terus ngikutin sampai seperempat jalan, lalu ngeliatin kita gitu. Padahal ngga ada tulisan larangan kaya di tempat lain. Jika ada larangan biasanya akan ada shelter khusus ojol. Akhirnya aku jalan ke depan sambil nangis dan disamperin oleh petugas Polisi dan Dishub. Mereka nanya kenapa mbak nangis. Aku certain lalu mereka bilang sejak kapan di sana gak boleh, kalo disana mah boleh kok naik ojol," tulis akun tersebut.
Advertisement
Ibu hamil tersebut merasa bahwa oknum tersebut harusnya memiliki rasa kemanusiaan, mengingat dirinya sedang hamil. Ia juga berharap pihak kepolisian bisa menasehati oknum tersebut agar kejadian serupa tidak terulang.
"Tadi pak polisi yang di depan juga ngrespon dan samperin oknum bapak tersebut. Semoga oknum tersebut dinasehatin agar tidak melarang larang lagi. Andai memang tidak boleh tolonglah kebijaksanaannya lihat kondisi wanita Hamil sampai minta izin tetap tidak dikasih," tulis akun tersebut.