Penyebab Selulitis dan Cara Mencegahnya, Infeksi Bakteri yang Menyerang Kulit
Merdeka.com - Selulitis adalah infeksi bakteri pada kulit dan berpotensi menjadi masalah serius. Kulit yang terkena akan membengkak serta meradang, dan biasanya akan terasa sakit dan hangat ketika disentuh.
Pada warna kulit yang terang, selulitis biasanya akan terlihat merah atau merah muda. Sedangkan pada warna kulit yang lebih gelap, selulitis mungkin akan terlihat berwarna coklat tua, abu-abu, atau ungu.
Selulitis biasanya menyerang kaki bagian bawah, tetapi bisa juga terjadi pada wajah, lengan, dan area lainnya. Infeksi terjadi ketika luka di kulit memungkinkan bakteri untuk masuk.
Selulitis memengaruhi kulit dan jaringan di bawahnya. Jika tidak diobati, infeksi dapat menyebar ke kelenjar getah bening dan aliran darah dan dengan cepat menjadi mengancam jiwa. Namun kondisi ini biasanya tidak menyebar dari orang ke orang.
Gejala Selulitis
Dilansir dari laman mayoclinic.org, selulitis biasanya terjadi pada satu sisi tubuh. Tanda dan gejalanya bisa termasuk:
• Area kulit yang teriritasi cenderung melebar• Pembengkakan• Rasa nyeri• Terasa hangat di daerah yang terkena• Demam• Panas dingin• Bintik-bintik• Lesung kulit
Gejala selulitis yang lebih serius antara lain adalah:
• Gemetar• Panas dingin• Merasa sakit• Kelelahan• Pusing• Nyeri otot• Kulit hangat• Berkeringat
Selulitis juga dapat menyebar ke bagian tubuh lainnya jika tidak diobati. Jika sudah menyebar, Anda mungkin mengalami beberapa gejala seperti:
• Kantuk• Lesu (kelelahan)• Melepuh• Garis-garis merah atau coklat tua pada kulit
Penyebab Selulitis
Selulitis disebabkan ketika bakteri (biasanya streptokokus dan stafilokokus) masuk melalui celah atau retakan di kulit. Insiden infeksi stafilokokus yang lebih serius yang disebut methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA) meningkat.
Selulitis dapat terjadi di bagian tubuh mana saja, tetapi lokasi yang paling umum adalah kaki bagian bawah. Bakteri kemungkinan besar masuk ke kulit yang rusak, kering, bersisik atau bengkak, seperti melalui bekas operasi, luka, luka tusukan, bisul, kutu air atau dermatitis.
Beberapa faktor dapat membuat seseorang berisiko lebih tinggi terkena selulitis, seperti:
Cara Mencegah
Jika selulitis kambuh, penyedia layanan kesehatan akan merekomendasikan antibiotik untuk pencegahan. Untuk membantu mencegah selulitis dan infeksi lainnya, lakukan tindakan pencegahan ini saat Anda mengalami luka di kulit:
Orang dengan diabetes atau sirkulasi yang buruk perlu mengambil tindakan pencegahan ekstra untuk mencegah cedera kulit. Perawatan kulit yang baik meliputi:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya