Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Penyebab Sakit Kepala yang Wajib Diketahui, Jangan Anggap Sepele

Penyebab Sakit Kepala yang Wajib Diketahui, Jangan Anggap Sepele Ilustrasi sakit kepala. Shutterstock/9nong

Merdeka.com - Sakit kepala adalah sakit yang dirasakan di daerah kepala atau merupakan suatu sensasi tidak nyaman yang dirasakan pada daerah kepala. Sakit kepala umumnya diklasifikasikan sebagai sakit kepala primer dan sakit kepala sekunder, kemudian dibagi menjadi beberapa jenis sakit kepala tertentu.

Gangguan sakit kepala primer adalah sakit kepala yang sifatnya “idiopatik”, sakit kepala yang tidak terkait dengan kondisi patologi atau penyebab lain yang mendasari. Berdasarkan pemeriksaan neurologis dan tes pencitraan biasanya normal, tidak peduli seberapa parah gejalanya.

Kejadian sakit kepala primer lebih sering terjadi dibandingkan sakit kepala sekunder. Sakit kepala sekunder merupakan sakit kepala yang dikaitkan dengan kondisi patologis yang mendasari, seperti adanya tumor otak, aneurisma, penyakit inflamasi. Dengan pemeriksaan neurologis dan tes pencitraan telah terbukti membantu dalam diagnostik sakit kepala sekunder.

Maka dari itu, sakit kepala tak boleh dianggap sepele. Penting bagi kamu untuk tahu penyebab sakit kepala itu sendiri. Berikut informasinya telah dirangkum merdeka.com melalui healthline dan berbagai sumber lainnya.

1. Mabuk Perjalanan

Penyebab sakit kepala yang wajib diketahui pertama adalah karena mabuk perjalanan, seperti mabuk laut atau mabuk kendaraan. Selain itu, sakit kepala bisa saja muncul ketika seseorang turun dari kendaraan yang ditumpanginya. Tapi penyebab sakit kepala ini bisa cepat berhenti seiring tubuh yang menyesuaikan dengan keadaan sekitarnya.

2. Cedera Kepala atau LeherPenyebab sakit kepala yang wajib diketahui berikutnya adalah cedera kepala atau leher. Biasanya orang yang sehabis mengalami cedera pada kepala atau leher kerap mengalami sakit kepala. Berapa lama sakit kepala akan berlangsung tergantung tingkat keparahan cedera. Namun, jika cedera tersebut cukup parah dan merusak pembuluh darah dan saraf, bisa menyebabkan penyakit yang lebih serius misalnya vertigo serviks.

3. Efek Samping KehamilanPerubahan hormonal yang mempengaruhi kadar gula darah ibu hamil juga kerap jadi penyebab sakit kepala muncul. Selain itu, sakit kepala dapat terjadi ketika ibu hamil berbaring telentang, kemudian timbul pergeseran dan membuat bayi menekan pembuluh darah yang berfungsi membawa darah kembali ke jantung.

4. Mengalami Masalah Penglihatan

Perlu kamu ketahui bahwa masalah penglihatan bisa menjadi penyebab sakit kepala. Jika kamu merasakan kepala mulai pusing karena penglihatan kamu yang mulai kabur atau tidak jelas, segeralah untuk mengecek ke dokter, agar sakit kepala serta masalah penglihatan bisa cepat teratasi dengan tepat dan cepat.

5. PilekSelain masalah kesehatan, penyebab sakit kepala juga bisa karena kamu mengalami pilek atau flu, biasanya sakit kepala menjadi suatu hal yang wajar dialami. Pasalnya, kondisi tubuh sedang kurang fit. Umumnya, jika pilek atau flu kamu sudah reda sakit kepala pun juga akan mulai hilang.

6. Kurang TidurPenyebab sakit kepala yang sering disepelekan adalah karena kurang tidur. Kita semua tahu bahwa kurang tidur sering dikaitkan dengan migrain dan nyeri kepala karena tegang. Beberapa penelitian menemukan bahwa kualitas tidur yang buruk memengaruhi migrain. Jadi ada kemungkinan sakit kepala yang kamu alami bisa jadi karena kebiasaan sering begadang atau memiliki kualitas tidur yang buruk.

Nyeri pada bagian kepala juga dapat mengganggu kualitas tidur. Sehingga hal ini bisa memperburuk kondisi yang anda alami. Mendapatkan terapi tidur adalah salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi rasa sakit dan memperbaiki kualitas tidur.

(mdk/nof)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP