Penyebab Mata Silinder, Kenali Gejala dan Cara Pengobatannya
Merdeka.com - Mata merupakan organ penting pada tubuh manusia yang berfungsi untuk melihat. Organ ini tentu sangat penting dalam kehidupan karena sangat bermanfaat bagi manusia untuk mengamati, mengenali, dan menjadi organ yang pertama dalam mendapatkan informasi.
Tanpa penglihatan yang baik, akan berdampak pada kehidupan kita. Itulah kenapa, penting untuk selalu menjaga kesehatan mata. Karena, banyak masalah-masalah pada mata yang akhirnya menyulitkan penderitanya.
Salah satu masalah pada mata yang biasa terjadi adalah mata silinder. Mata silinder atau dikenal dengan istilah astigmatisme adalah suatu gangguan pada mata yang disebabkan oleh bentuk kornea mata tidak melengkung dengan sempurna.
Berikut ini merdeka.com telah merangkum dari Liputan6 dan Healthline, penyebab mata silinder, gejala, dan cara mengobatinya.
Penyebab Mata Silinder
Banyak orang menganggap kebiasaan-kebiasaan buruk dalam penggunaan mata dapat menjadi penyebab mata silinder. Membaca di tempat yang redup, bermain gadget terlalu dekat dengan mata, dan beberapa kebiasaan buruk lainnya masih dianggap sebagai dalang dari kondisi mata silinder.
Namun kenyataannya, kebiasaan-kebiasaan buruk tersebut bukannya menyebabkan mata silinder, melainkan mata minus. Mata minus atau rabun jauh adalah suatu kondisi masalah pada mata yang menyebabkan Anda kesulitan melihat benda atau objek jarak jauh. Kondisi ini juga biasa disebut dengan miopia.
Berbeda dengan mata minus, penyebab mata silinder atau astigmatisma terjadi karena lengkungan yang tidak sempurna pada kornea atau lensa mata. Umumnya, kondisi ini merupakan bawaan sejak lahir. Namun, mata silinder juga dapat berkembang karena penyebab lain, seperti cedera mata, penyakit mata, atau setelah operasi mata.
Selain itu gangguan mata yang membuat kornea semakin menipis dan berbentuk menjadi lebih kerucut yang disebut juga dengan Keratoconus juga bisa menjadi penyebab mata silinder, meskipun hal ini cukup jarang terjadi.
Berbeda dengan penyebab mata minus, penyebab mata silinder tidak disebabkan oleh kebiasaan sehari-hari. Penyebab mata silinder atau astigmatisme adalah kesalahan bias yang disebabkan kornea atau lensa yang tidak melengkung dengan rata atau halus, muncul sejak lahir atau dapat muncul akibat cedera pada mata, penyakit, atau operasi.
Beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab mata silinder adalah:
Jadi, penyebab mata silinder tidak ada kaitannya dengan berbagai kebiasaan buruk seperti penyebab munculnya mata minus.
Gejala Mata Silinder
Gejala yang terjadi pada penderita mata silinder mungkin berbeda pada setiap orang. Beberapa orang bahkan terkadang tidak memiliki gejala sama sekali. Gejala-gejala mata silinder bisa berupa:
Disarankan untuk segera menemui dokter jika Anda memiliki gejala mata silinder tersebut. Beberapa gejala juga mungkin disebabkan oleh masalah kesehatan atau penglihatan lainnya.
Cara Pengobatan Mata Silinder
Kasus mata silinder ringan mungkin tidak memerlukan perawatan. Dokter dapat mengobati kondisi mata silinder yang menyebabkan masalah penglihatan dengan menggunakan salah satu metode berikut.
Lensa korektif
Kacamata korektif dan lensa kontak yang diresepkan oleh dokter adalah perawatan yang paling umum untuk penderita mata silinder.
Orthokeratology (Ortho-K)
Orthokeratology (Ortho-K) adalah perawatan yang menggunakan lensa kontak kaku yang memperbaiki kelengkungan kornea yang tidak teratur sementara. Anda akan mengenakan lensa kontak yang kaku namun dalam jangka waktu terbatas. Anda bisa memakainya saat tidur dan kemudian melepasnya di siang hari.
Beberapa orang memiliki penglihatan yang jelas di siang hari tanpa lensa korektif saat menjalani Ortho-K. Manfaat dari pengobatan Ortho-K ini hanya ada saat Anda menggunakannya. Penglihatan Anda akan kembali ke kondisi sebelumnya setelah menghentikan Ortho-K.
Operasi
Dokter dapat merekomendasikan untuk melakukan operasi refraktif jika Anda memiliki kasus mata silinder yang parah. Jenis operasi ini melibatkan penggunaan laser atau pisau kecil untuk membentuk kembali kornea Anda.
Pengobatan ini akan memperbaiki kondisi mata silinder Anda secara permanen. Semua jenis operasi ini akan membawa risiko. Konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter tentang risiko dan manfaat sebelum menjalani operasi untuk astigmatisme. Dikutip dari Alodokter, tiga operasi umum untuk mata silinder, yaitu:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya