Penyebab Kucing Sakit Tidak Mau Makan, Berikut Cara Mengatasi

Rabu, 5 Oktober 2022 13:00 Reporter : Novi Fuji Astuti
Penyebab Kucing Sakit Tidak Mau Makan, Berikut Cara Mengatasi Ilustrasi Kucing. ©2021 Merdeka.com/pexels-fox

Merdeka.com - Terkenal lucu, penurut dan pintar, kucing jadi hewan peliharaan yang paling disukai masyarakat dari berbagai kalangan. Tak sedikit yang memperlakukannya istimewa bagai keluarga. Melihat kucing mogok makan dan terlihat sakit, tentu saja itu membawa kesedihan tersendiri di hati para pemeliharaannya. Kesedihan dan kecemasan jadi satu dan tak jarang membuat kita bertindak serampangan yang justru memperburuk kondisi si kucing.

Maka dari itu, untuk memastikan kucing aman dan terhindar dari berbagai macam penyakit, setidaknya perlu menjaga kebersihan lingkungan dan juga kebersihan tubuh si kucing. Tak hanya itu, pemilik kucing juga perlu mengajaknya jalan-jalan di rumah agar ia tak bosan hingga merajuk.

Rutin memeriksakan kucing ke dokter hewan juga bisa menjadi salah satu cara lainnya yang perlu diterapkan pada kucing kesayangan. Berikut ini informasi lengkap mengenai penyebab kucing sakit tidak mau makan yang penting diketahui, berikut cara mengatasinya telah dirangkum dari berbagai sumber:

2 dari 4 halaman

1. Rasa Makanan

Penyebab kucing sakit tidak mau makan yang pertama adalah karena rasa makanannya. Anda perlu tahu bahwa kucing bisa makan satu rasa makanan selama berbulan-bulan atau bertahun-tahun dan kemudian tiba-tiba memutuskan mereka tidak ingin memakannya lagi. Ini biasanya murni preferensi tetapi terkadang produsen makanan mengubah rasa dan bahan tanpa tanda yang jelas pada kemasannya.

Kucing bisa kehilangan nafsu makan karena alasan ini. Ingatlah bahwa kucing pada umumnya membutuhkan waktu lama untuk menyesuaikan diri dengan jenis makanan baru. Jadi, bersabarlah untuk melalui fase penyesuaian tersebut.

2. Bentuk dan Tekstur Makanan

Penyebab kucing sakit tidak mau makan berikutnya adalah karena bentuk dan tekstur makanan yang tak cocok. Selain rasa makanan, kucing juga bisa peka terhadap bentuk dan tekstur tertentu saat berhubungan dengan makanan. Beberapa kucing mungkin menyukai makanan bentuk segitiga, yang lain menyukai bentuk bulat, dan yang lainnya hanya akan makan makanan kering, renyah, atau makanan basah kalengan.

Kucing juga bisa sangat sensitif terhadap makanan yang sudah tidak layak dikonsumsi. Jika kamu memberikan makanan kedaluwarsa atau busuk kepada kucing, ia mungkin tidak mau memakannya. Periksa tanggal kedaluwarsa pada makanan atau setidaknya hiruplah untuk melihat apakah baunya tengik atau tidak. 

3. Masalah Gigi

Penyebab kucing sakit tidak mau makan selanjutnya adalah karena mengalami masalah gigi. Misalnya, gigi dan gusi yang sakit atau nyeri dapat menjadi penyebab kucing tidak nafsu makan.

Kucing dapat mematahkan gigi, mengembangkan lesi resorptif pada gigi, peradangan gusi, abses gigi, dan mengalami masalah gigi lain yang menyebabkan nyeri mulut. Sama seperti manusia, kucing juga bisa kehilangan nafsu makan jika mulutnya sakit.

kucing sakit
shutterstock

4. Masalah Pencernaan

Penyebab kucing gak mau makan berikutnya adalah karena ada masalah dengan perut kucing, usus, pankreas, atau bagian lain dari sistem pencernaannya lainnya yang dapat memicu kucing berhenti makan.

Pastikan untuk mengenali tanda-tanda kucing stres seperti grooming berlebihan dan terus mengeong tanpa sebab. Sering menggendong, mengajak bermain dan mengelus kucing bisa menurunkan tingkat stres pada kucing.

5. Bepergian dan Lingkungan Asing

Seperti manusia, kucing juga termasuk makhluk yang punya kebiasaan. Perubahan rutinitas atau lingkungan bisa mengakibatkan hilangnya nafsu makan. Selain itu, beberapa hewan mengalami mabuk perjalanan saat bepergian dengan mobil atau pesawat. Ini dapat menyebabkan mual dan penolakan untuk makan.

3 dari 4 halaman

Cara Mengatasinya

Berikut ini cara-cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi berbagai penyebab kucing sakit tidak mau makan, di antaranya:

1. Beri Makanan Favoritnya

Penyebab kucing sakit tidak mau makan biasanya masalah selera. Jika kucing punya makanan favorit, bisa memberikannya ketika nafsu makannya menurun. Memberi makanan favorit kucing bisa membuat kucing lebih bersemangat untuk makan. Anda juga bisa memberikan cat treats atau snack kucing yang sangat disukai kucing.

2. Berikan Makanan Basah

Seperti halnya manusia, kucing memiliki preferensi dalam rasa dan tekstur dalam hal makanan. Banyak kucing akan lebih suka makanan dengan kadar air yang lebih tinggi, terutama kucing yang belum biasa makan makanan kering.

Makanan basah juga bisa mempermudah kucing mengunyah dan menelan. Ini sangat membantu ketika kucing memiliki masalah mulut seperti sakit gigi. Makanan basah juga lebih mudah dicerna.

3. Berikan Makanan Beraroma Kuat

Penyebab kucing sakit tak mau makan dapat diatasi dengan memberikan makanan yang aromanya kuat. Makanan beraroma kuat bisa memicu nafsu makan kucing. Kucing menyukai makanan yang memiliki aroma daging atau ikan yang kuat. Anda bisa memberikan ikan atau ayam yang sudah direbus untuk meningkatkan nafsu makan kucing.

4. Bawa ke Dokter Hewan

Penting untuk mengetahui penyebab kucing sakit tidak mau makan. Cara yang paling tepat untuk mengetahuinya adalah membawanya ke dokter hewan.

Jika kucing tidak makan dalam jumlah normal, dan melanjutkan perilaku ini selama lebih dari dua kali makan, saatnya untuk pergi ke dokter hewan. Dokter akan merekomendasikan diet ideal yang secara khusus sesuai dengan kebutuhan kucing.

4 dari 4 halaman

Cara Merawat Kucing

Adapun berikut ini langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk merawat setelah mengetahui penyebab kucing sakit tidak mau makan:

1. Sisir atau Sikat Bulu Kucing Setiap Hari

Menyisir bulu kucing secara rutin merupakan salah satu perawatan yang perlu dilakukan. Ini dilakukan supaya bulu kucing tidak kusut serta selalu bersih dan berkilau. Kamu bisa menggunakan sisir logam untuk menyisir bulunya kemudian seka dengan tisu basah untuk bayi.

2. Membersihkan Mata Kucing Setiap Hari

Penyebab kucing sakit tidak mau makan, bisa jadi dikarenakan tubuh yang tidak sehat. Kucing kerap mengalami masalah pada saluran air matanya hingga menyebabkan keluarnya kotoran di daerah tersebut.

Untuk menjaga kebersihan area mata kucing, perlu menyeka kotoran di mata kucing dengan menggunakan tisu yang telah dibasahi air hangat. Atau juga bisa menggunakan tisu khusus untuk menyeka area mata kucing.

Pastikan melakukan langkah ini segera saat kotoran di area mata kucing mulai muncul. Jangan biarkan kotoran tersebut mengering karena akan semakin sulit membersihkannya dan membuat kucing kesakitan.

3. Ajak Kucing Berjemur

Selanjutnya, jika ingin kucing peliharaan mendapatkan dosis sinar matahari yang cukup, tidak ada salahnya menyediakan ruang kosong di dekat jendela rumah agar kucing bisa tidur sambil berjemur. Mendapatkan asupan sinar matahari yang cukup tentunya akan berdampak positif pada kesehatan kucing.

4. Memandikan Kucing Seminggu Sekali

Kucing yang aktif jelas paling sering memerlukan mandi. Maka dari itu, debu dan kotoran yang menempel perlu dibersihkan untuk menghindari penyakit jamur pada kulit si kucing.

Namun, sebelum memandikan kucing, ada baiknya berkonsultasi dulu pada dokter hewan mengenai berapa kali sebaiknya kucing dimandikan. Umumnya, kucing jenis ini dimandikan seminggu sekali agar terjaga kesehatan serta kebersihannya.

5. Rutin Membersihkan Telinga dan Hidungnya

Rutin membersihkan telinga dan hidung merupakan bagian dari cara merawat kucing dengan baik dan benar. Jadi, agar kucing ini dapat bernapas dengan normal, pastikan membersihkan bagian hidungnya dengan menggunakan tisu atau cotton bud.

[nof]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini