Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pengertian Batik Jumputan, Berikut Cara Membuatnya

Pengertian Batik Jumputan, Berikut Cara Membuatnya ilustrasi membatik di Bali. ©2013 Merdeka.com

Merdeka.com - Batik merupakan salah satu seni dan budaya yang di miliki oleh Indonesia. Di jelaskan oleh J.L.A Brandes sebagai satu dari sepuluh kekayaan yang dimiliki oleh bangsa Indonesia, Jawa pada khususnya sebelum masuknya budaya India.

Batik telah menjadi warisan budaya dan bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia yang dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari baik dalam peristiwa penting maupun rutinitas harian seperti halnya untuk menggendong bayi, simbolisasi acara pernikahan, upacara duka, hiasan rumah, acara kenegaraan dan sebagainya.

Indonesia memiliki banyak sekali ragam motif batik di mana setiap motifnya memiliki filosofi tersendiri yang mewakili setiap daerah asalnya. Tak hanya kaya motif, batik juga memiliki ragam teknik pembuatannya, ada yang dicetak dengan mesin ada pula yang ditulis secara manual. Salah satu batik yang terkenal di masyarakat Indonesia adalah batik jumputan, berikut informasi mengenai batik jumputan, lengkap dengan cara membuatnya telah dirangkum dari media.neliti.com:

Pengertian Batik Jumputan

Batik jumputan ada di berbagai daerah di Indonesia. Nama jumputan berasal dari kata “jumput”, di mana kata ini mempunyai makna berhubungan dengan cara pembuatan batik yang dicomot (ditarik) atau dijumput (dalam Bahasa Jawa). Batik menggunkan teknik tutup celup ini sudah dikenal di berbagai belahan dunia.

belajar batik

©2012 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Batik Indonesia, terutama batik Jawa memiliki keunggulan pada desain dan komposisi warnanya yang sangat kaya. Karya itu sudah diwujudkan secara turun temurun sehingga menjadi tradisi masyarakat Indonesia.

Batik jumput atau batik ikat celup juga merupakan batik yang akan diberi corak-corak tertentu dan menggunakan alat sejenis pengikat dan sejenis biji-bijian. Pengertian desain dalam pembuatan batik ikat celup dapat diartikan sebagai corak gambar yang terbentuk pada bidang kain akibat rintangan warna, secara jahitan, atau secara ikatan sesuai pola yang diinginkan.

Cara Membuat Batik Jumputan

Berbeda dari batik tulis, jumputan bedanya terletak pada perintangnya diikat dengan tali. Jumputan ini tercipta dari kreativitas pengrajin yang tidak pernah berhenti berinovasi. Jumputan adalah jenis kain yang dikerjakan dengan teknik ikat celup untuk menciptakan gradasi warna yang menarik. Tidak ditulis dengan malam seperti kain batik pada umumnya, kain akan diikat lalu dicelupkan ke dalam warna.

Teknik celup rintang, yaitu menggunakan tali untuk menghalangi bagian tertentu pada kain agar tidak menyerap warna sehingga terbentuklah sebuah motif. Untuk menciptakan motif yang beragam pada kain jumputan ini, digunakanlah teknik jahit. Kain akan diberi gambar pola terlebih dahulu, kemudian pola tersebut dijahit hingga bagian tersebut mengerut.

Saat dicelupkan ke dalam pewarna, bagian kain yang dijahit atau diikat tidak akan terkena warna. Motif yang dihasilkan pada jumputan ini tidaklah sama seperti batik tulis dan batik cap. Pada batik tulis dan batik cap motif yang dibuat bisa lebih detail dan rumit. Sedangkan pada jumputan motif yang dihasilkan lebih sederhana karena proses pembuatannya lebih cepat dan sedikit lebih mudah.

Jenis Motif Batik Jumputan

Setelah mengetahui pengertian batik jumputan dan cara membuatnya, selanjutnya kamu juga perlu tahu mengenai jenis motif batik jumputan itu sendiri.

Jika ditinjau dari proses pembuatannya maka batik jumputan memiliki dua teknik yaitu teknik ikatan dan jahitan. Maka, ada beberapa macam motif yang dihasilkan dari kedua teknik tersebut dan di antaranya motif gegetan dengan teknik ikatan dan motif tritik dengan teknik jahitan.

Bahan yang Digunakan

Bahan yang digunakan dalam jumputan meliputi:

1. KainKain merupakan bahan dasar yang diperlukan dalam pembuatan batik jumputan. Kain yang digunakan ini kain mori berwarna putih seperti kain yang digunakan untuk membuat batik tulis. Kain mori sendiri adalah kain yang terbuat dari kapas.2. Bahan Isi IkatanKain jumputan biasanya diberi isian untuk membuat motif. Untuk mengisi motif yang akan diikat dapat digunakan biji-bijian, misalnya kacang hijau jagung, kedelai putih, kelereng, dan dapat pula memakai kerikil. Isi ikatan disesuaikan dengan besar kecilnya motif batik.3. Pewarna BatikDalam hal ini dapat berupa pewarna alami maupun pewarna sintetis sesuai dengan keinginanmu.4. Jarum Jahit5. Pengikat dapat berupa benang, ragia dan jenis tali lainnya6. Ember7. Kuas8. Gunting9. Pensil10. Sarung tangan11. Plastik13. Panci atau dandang

(mdk/nof)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP