Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Nasi Jagal Cocok Jadi Kuliner Ramadan di Tangerang, Isinya Daging Lembut yang Lezat

Nasi Jagal Cocok Jadi Kuliner Ramadan di Tangerang, Isinya Daging Lembut yang Lezat Nasi Jagal Tangerang. ©2023 Tangkapan layar di YouTube Enjoy Aja/Merdeka.com

Merdeka.com - Ada banyak ragam kuliner yang cocok disantap saat bulan Ramadan. Di Kota Tangerang, nasi jagal jadi salah satu yang bisa jadi andalan. Saat disantap, tekstur lembut potongan daging sapi berbumbu manis gurih langsung langsung memanjakan lidah.

Nasi jagal memang jadi primadona masyarakat di wilayah Jalan Bayur, Karawaci Kota Tangerang. Makanan ini cocok disantap saat menjelang atau di waktu sahur, karena disajikan hangat-hangat dengan bumbu penuh rempah.

Dalam satu porsi nasi jagal terdiri atas irisan daging, gajih dan tetelan tulang, serta nasi putih hangat dengan taburan bawang goreng renyah. Tak perlu khawatir kantong bolong, karena untuk satu porsi harganya tak lebih dari Rp15 ribu.

Jadi Kuliner Ramadan khas Kota Tangerang

nasi jagal tangerang

Potongan daging berbumbu semur kental khas nasi jagal ©2023 Tangkapan layar di YouTube Enjoy Aja/Merdeka.com

Nasi jagal paling cocok dinikmati saat cuaca dingin di malam hari. Selain kaya rempah, makanan berbahan utama kecap ini juga bercita rasa pedas gurih. Saat masuk ke perut, sensasi hangat langsung terasa.

Makanan ini juga cocok disantap saat tengah malam ketika lapar sebelum sahur. Ini dikarenakan porsinya yang tidak terlalu banyak dan tidak terlalu mengenyangkan. Makin nikmat jika disantap dengan timun utuh dan telur asin.

Mengutip laman Pemkot Tangerang, Senin (10/4), deretan warung nasi jagal bisa dengan mudah ditemui di Jalan Bayur. Seluruhnya menjual menu yang sama, dan harga yang tak berbeda. Uniknya lagi, warung-warung tadi berbentuk pondokan dengan dinding bambu.

Rasa Lezat di Balik Tampilan Sederhana

Walaupun hanya terdiri dari nasi putih hangat dengan oseng-oseng daging berbumbu kecap, kenikmatannya tak perlu diragukan. Puluhan sampai ratusan orang tiap malamnya memadati kawasan kuliner tersebut hanya untuk menyantap kelezatannya.

Bagi yang suka pedas, penjual juga menyediakan sambal tambahan. Tipe sambalnya adalah sambal terasi goreng dengan rasa yang tidak terlalu mencolok dan gurih yang makin meningkatkan selera makan di malam hari.

Selain nasi jagal, terdapat juga nasi goreng jagal. Menu ini pun serupa dengan nasi jagal, hanya saja cara penyajiannya yang digoreng bersama nasi putih. Rasanya pun tak kalah nikmat dengan nasi jagal di sana.

Tak lupa teh hangat bisa jadi pelengkap makan malam di bulan Ramadan dengan menu nasi jagal yang khas dan nikmat.

Asal Usul Nama Jagal

Mengutip kanal YouTube Will n Win, nama jagal di menu tersebut berasal dari dekade 1990-an. Disebutkan bahwa saat itu di kawasan Jalan Bayur banyak terdapat tempat pemotongan hewan sapi. Para penjualnya kemudian mendapatkan daging dari tempat tersebut.

Namun belakangan tempat pemotongannya sudah tidak ada, dan hanya menyisakan deretan warung makan dengan menu semur daging tersebut.

“Nama jagal sendiri itu berasal dari pemotongan hewan sapi. Jadi zaman dulu itu, warungnya sendiri sama tempat penjagalan hewan sapinya dekat. Mungkin seberang-seberangan kali ya nah akhirnya disebut nasi jagal” katanya food vlogger di kanal tersebut.

Menariknya lagi, warung makan nasi jagal di sana seluruhnya tidak pernah tutup alias buka selama 24 jam. Ini yang membuat nasi jagal jadi kuliner khas malam yang legendaris di Kota Tangerang, Provinsi Banten.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP