Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengintip Makna dari Gerakan Tari Cokek Betawi, Sarat Akan Kebersihan Hati

Mengintip Makna dari Gerakan Tari Cokek Betawi, Sarat Akan Kebersihan Hati Tari Cokek Betawi. https://perpustakaan.id/ ©2020 Merdeka.com

Merdeka.com - Tari cokek merupakan salah satu tradisi unik berbasis tarian yang bisa kita temui di sekitar wilayah Kota Jakarta. Khususnya di wilayah yang masih kental akan kebudayaan Betawi.

Tari cokek juga disebutkan sebagai salah satu tradisi yang kuat akan percampuran dari 2 budaya yaitu Betawi dan Tiongkok.

Tarian rakyat tersebut, memiliki nilai kemasyarakatan yang sangat kuat. Dengan unsur kebersihan hati dari setiap gerakan, membuat tari tradisional Betawi ini penuh makna.

Awal Percampuran dengan Budaya Betawi

tari cokek betawi

Tari cokek khas Betawi/https://www.senibudayasia.com/

Seperti dilansir dari laman Ilmunik, tari kebanggaan masyarakat Betawi tersebut lahir di abad ke 19. Saat itu, tari ini dibawa oleh para pedagang asal negara Tiongkok salah satunya adalah Tan Sio Kek.

Tan Sio Kek, di masanya kerap menyelenggarakan sebuah pesta di rumahnya dengan menampilkan tradisi asalnya dengan mencampurkan musik Betawi berupa suling, gong dan kendang.

Dari percampuran tersebut, muncul nada-nada yang disukai oleh masyarakat sekitar. Sehingga, masyarakat ikut menari setiap penyelenggaraannya, hingga lambat laun terciptalah tarian dengan nama Cokek.

Berawal dari Kata Selendang

tari cokek betawi

Pementasan tari cokek/indonesiakaya.com ©2020 Merdeka.com

Istilah penamaan Cokek, berasal dari kata Cukin atau selendang, yang kerap digunakan sebagai hiasan dari para penarinya saat tampil di depan umum.

Awalnya tarian tersebut bernama Sipatmo yang biasa ditampilkan di kelenteng, atau wihara setempat.

Makna Kebersihan Hati dari Setiap Unsur Geraknya

tari cokek betawi

Pementasan tari cokek/ indonesiakaya.com ©2020 Merdeka.com

Seperti dikutip dari laman Antara, Tari Cokek memiliki makna khusus dari setiap gerakan yang ditampilkan. Salah satu di antaranya adalah gerakan tangan ke atas yang memiliki arti meminta kepada Tuhan.

Selanjutnya terdapat pula gerakan menunjuk ke arah mata yang memiliki arti, upaya manusia dalam menjaga pandangannya dari hal-hal yang tidak baik atau negatif.

Selain itu, gerakan terakhir yang dianggap memiliki makna adalah gerakan menunjuk kening. Diartikan bahwa manusia harus menggunakan akalnya untuk memikirkan hal-hal yang bersifat positif.

Pementasan Tari Cokek

tari cokek betawi

©2020 Merdeka.com

Dalam pementasannya, tari ini kerap disandingkan dengan musik tradisional Betawi, Gambang Kromong dengan sedikit mengadopsi gerakan wewayangan untuk mengiringi masuknya penari perempuan. Di gerak awal tariannya, para penari bergerak maju mundur, silih berganti sembari merentangkan tangannya setinggi pundak.

Gerakan ini akan dilanjutkan gerakan lain, hingga akhirnya salah satu penari utama menarik para tamu untuk diajak menari bersama. Tamu pertama yang akan menerima ajakan para penari biasanya adalah tamu penting dan paling terhormat.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP