Mengenang Sosok KH Zainuddin MZ, Dai Sejuta Umat yang Lahir 2 Maret 1952
Merdeka.com - Di kalangan umat Islam, kiai merupakan salah satu entitas elite yang memiliki kedudukan terhormat. Hal ini dikarenakan ia dianggap sebagai figur yang memiliki pengetahuan luas dan mendalam. Tak jarang kiai juga dipandang sebagai sosok pewaris para Nabi sehingga kiai menjadi sumber legitimasi baik dalam domain agama maupun sosial politik.
KH Zainuddin Muhammad Zein (MZ) merupakan salah satu kiai kondang Tanah Air yang memiliki julukan dai sejuta umat. Julukan tersebut memang pantas diberikan mengingat kiai Zainuddin MZ acap kali tampil di atas panggung untuk berceramah, maka ratusan ribu bahkan sejuta umat akan datang memadati areal di sekitar panggung.
Kepiawaiannya membawakan ceramah dalam bungkus banyolan, sindiran tetapi juga mengandung kritikan hampir selalu memikat bagi siapapun yang mendengarkan. Tak heran bila kemudian sang kiai begitu dicintai masyarakat Indonesia.
Berikut informasi lengkap mengenai sosok KH Zainuddin MZ, dai sejuta umat yang lahir pada 2 Maret 1952 yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com pada Selasa, (2/3/2021).
Mengenang Sosok KH Zainuddin MZ
Popularitas KH Zainuddin MZ sebagai dai sejuta umat tak hanya terjadi di atas panggung, tetapi juga televisi, radio hingga kaset-kaset. Massanya tak hanya di Jakarta tetapi juga diberbagai daerah di Indonesia.
Pria keturunan Betawi ini lahir di Jakarta, 2 Maret 1951 ini juga tak hanya melakoni profesinya sebagai dai kondang Tanah Air. Akan tetapi, semasa hidupnya ia juga sempat turun ke dunia politik.
KH Zainuddin MZ memulai kiprah politiknya di PPP (Partai Persatuan Pembangunan) pada 1977 dan pada 2002 bersama dengan rekan-rekannya mendeklarasikan Partai Persatuan Pembangunan Reformasi (PPP Reformasi) yang kemudian berubah nama menjadi PBR (Partai Bintang Reformasi) pada 2003 dan secara resmi ditetapkan sebagai calon presiden oleh partai ini. Beliau menjabat sebagai ketua umum PBR sampai akhir 2006 kemudian beliau mengakhiri karir perpolitikannya dan kembali fokus untuk berdakwah.
Tak hanya tenar lewat dunia ceramah agama dan panggung politik, Zainuddin juga sempat menjadi "selebritis" karena keterlibatannya dengan sejumlah artis. Namun sang dai telah tiada. Zainuddin MZ mengembuskan napas terakhirnya pada usia 60 tahun. Kepergiannya terbilang begitu mendadak, setelah dilarikan ke Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta pada Selasa pagi 5 Juli 2011.
Pemikiran KH Zainuddin MZ yang Menginspirasi
Islam di tangan KH Zainuddin MZ terbilang menjadi renyah, mudah dicerna, dan selalu tersampaikan dalam nuansa penuh humor. Tampilan wajah Islam terlihat penuh kasih sayang, rahmatal lil alamin, dan mampu menyentuh nalar masyarakat akar rumput dari berbagai aliran.
Dalam dakwahnya, tampak sekali Islam di tangan KH Zainuddin MZ membawa kesejukan bagi seluruh umat Muslim di Tanah Air. Kemampuan menampilkan aspek-aspek indah serta luhur dari Islam menjadikan Islam versi KH Zainuddin MZ dapat diterima oleh publik luas lintas identitas.
Jika diamati dengan cermat lewat setiap ceramahnya, struktur pemikiran keislaman KH Zainuddin MZ terdiri dari tiga komponen utama yakni semangat lokalitas yang merupakan cerminan dari pemikiran yang khas orang berkebudayaan Betawi, yang menghargai pluralitas dan kuat berkeislaman secara substansial dan terlihat unik penuh humor secara visual.
Komponen berikutnya adalah medium perjuangan yakni bahwa pemikiran Islam KH Zainuddin MZ disampaikan dengan menggunakan medium ceramah dan dakwah di level kultural, serta menggunakan medium partai di level politik praktis. Sementara komponen lainnya adalah adanya visi edukasi dalam setiap pemikiran keislaman KH Zainuddin MZ di mana visi ini menyeimbangkan antara pengejaran aspek duniawi tanpa mengabaikan tujuan ukhrawi.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya