Mengenang Pertempuran Laut Aru 15 Januari 1962, Sejarah Lahirnya Hari Dharma Samudra

Jumat, 15 Januari 2021 05:50 Reporter : Novi Fuji Astuti
Mengenang Pertempuran Laut Aru 15 Januari 1962, Sejarah Lahirnya Hari Dharma Samudra ilustrasi laut. lawnstarter.com

Merdeka.com - Bangsa Indonesia sejak zaman prasejarah telah mengenal kebudayaan bahari dan seiring berjalannya waktu semakin menunjukkan kemantapannya ketika memasuki zaman sejarah. Banyak kerajaan di Indonesia baik yang bercorak Hindu-Budha maupun Islam silih berganti menunjukkan kemajuan dalam bidang bahari.

Akan tetapi, hal tersebut jadi berubah akibat pengaruh kolonial dan imperialisme Barat. Kedatangan bangsa Barat dari Portugis, Belanda, hingga Inggris telah banyak mengubah kondisi politik di Nusantara. Di mana secara sitematik kekuatan maritim jadi hancur.

Aksi perlawanan terhadap kekuatan asing telah ditunjukkan bangsa Indonesia melalui peperangan yang terjadi di laut sejak abad ke 16 hingga abad ke 19, di mana pertempuran tersebut dilandasi dengan semangat kebaharian. Namun, teknologi yang tidak memadai, kurangnya taktik dan politik devide et impera menjadi faktor kekalahan mereka.

Setelah kekuatan maritim bangsa Indonesia telah dilumpuhkan Indonesia berganti menjadi negara agraris. Kemudian pada tanggal 15 Januari 1962, bangsa Indoensia berusaha membangkitkan kembali semangat kebaharian melalui Pertempuran Laut Aru.

Pertempuran tersebut kemudian rutin diperingati setiap tahunnya sebagai Hari Dharma Samudra oleh TNI Angkatan Laut Republik Indonesia. Berikut ini informasi lengkap mengenai Pertempuran Laut Aru 15 Januari 1962, sejarah lahirnya Hari Dharma Samudra telah dirangkum merdeka.com melalui media.neliti.com dan kebudayaan.kemendikbud.go.id.

Baca Selanjutnya: Bermula dari Perebutan Irian Barat...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini