Mengenal Nata Lembur, Program Tukar Rumah bagi Hunian Tidak Layak Huni di Garut

Rabu, 23 Desember 2020 13:13 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Mengenal Nata Lembur, Program Tukar Rumah bagi Hunian Tidak Layak Huni di Garut Masyarakat di kawasan kumuh Garut dapat hunian baru. ©2020 garutkab.go.id/editorial Merdeka.com

Merdeka.com - Keberadaan kawasan kumuh selalu menjadi permasalahan yang kerap ditemui di daerah perkotaan maupun perdesaan. Di kawasan kumuh tersebut biasanya terdapat hunian-hunian yang tak layak huni sehingga berdampak buruk bagi kesehatan para penghuninya dan lingkungan sekitar.

Untuk meminimalisir keadaan tersebut, Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim), Kabupaten Garut meluncurkan program baru bernama Nata Lembur. Program tersebut diharapkan mampu membantu masyarakat yang memiliki rumah tak layak huni di permukiman kumuh.

“Memang kondisi kumuh di Kota Garut ini baik di perkotaan maupun di perdesaan itu sangat banyak. Tapi kita dengan program Nata Lembur di tahun 2020 ini bisa memperkecil kekumuhannya," ujar Kepala Disperkim Garut, Eded Komara Nugraha seperti dilansir dari garutkab.go.id.

Eded menyebut, pihaknya telah membangun 25 unit rumah layak huni bertipe 36 di Kampung Ancol, Desa Sindanggalih, Karangtengah, Garut.

“Kita buatkan rumah type 36 dengan harga sekitar Rp24 juta. Sekarang kita programnya ada di Kampung Ancol, Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangtengah. Kita buatkan 25 rumah, alhamdulillah sekarang sudah selesai,” ucapnya.

Baca Selanjutnya: Warga Miskin Bisa Tukar Rumah...

Halaman

Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini