Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Mengenal Jenis Kelinci Pedaging, Bisa Jadi Inspirasi Usaha yang Menguntungkan

Mengenal Jenis Kelinci Pedaging, Bisa Jadi Inspirasi Usaha yang Menguntungkan Ilustrasi kelinci. ©Shuttersstock.com/Volodymyr Burdiak

Merdeka.com - Kelinci merupakan hewan yang sangat mudah ditemui di Indonesia. Hewan pengerat ini pertama kali dibawa ke Indonesia pada masa penjajahan. Berawal dari situ, masyarakat Indonesia mulai membudidayakan kelinci, baik itu sebagai hewan peliharaan, sebagai hiasan, maupun untuk dikembangbiakkan sebagai usaha.

Salah satu jenis kelinci yang banyak diternak adalah jenis kelinci pedaging. Di Indonesia, ternak kelinci memiliki prospek yang sangat bagus. Daging kelinci bisa bersaing dengan sumber daging lain dalam memenuhi kebutuhan hidup manusia.

Jika kamu hendak menggeluti usaha ternak kelinci, kamu bisa memilih jenis kelinci pedaging. Namun sebelumnya kamu perlu belajar mengenal jenis kelinci tersebut lebih dulu agar usaha yang kamu lakukan jauh lebih matang dan menguntungkan.

Berikut ini informasi lengkap mengenai jenis kelinci pedaging yang telah dirangkum merdeka.com melalui liputan6.com.

Mengenal Jenis Kelinci Pedaging

Kelinci pedaging adalah kelinci yang dagingnya dimanfaatkan untuk dikonsumsi. Sebelum memulai usaha ternak kelinci, ada baiknya kamu mengenali terlebih dulu jenis kelinci apa saja yang biasanya sering dibudidayakan.

Sebab setiap jenis kelinci memiliki potensi yang berbeda-beda sesuai jenisnya. Ada yang menghasilkan daging yang berkualitas, ada yang menghasilkan kulit maupun bulu.

Di Indonesia sendiri banyak masyarakat yang memilih ternak kelinci pedaging karena kerap dinilai lebih menguntungkan. Menurut Kementerian Pertanian, jenis kelinci yang dimanfaatkan dagingnya ada Flemish Giant dan New Zealand White. Berikut penjelasannya:

New Zealand White

Kelinci New Zealand White memiliki warna bulu putih albino dengan berat mencapai 5 kilogram. Jenis kelinci pedaging yang satu ini sangat cocok untuk bisnis budidaya ternak kelinci, karena perkembangbiakannya yang pesat, yaitu rata-rata sekitar 10 hingga 12 anak dalam satu kali melahirkan.

Flemish Giant Ciri-ciri kelinci Flemish Giant ini adalah memiliki warna bulu beragam dan bentuk tubuh yang panjang serta bertelinga lebar. Beratnya bisa mencapai 10 kg. Namun jenis kelinci ini masih sulit ditemukan di Indonesia, sehingga untuk memulai budidaya ternak kelinci Flemish Giant, kamu bisa mengawinkannya dengan jenis kelinci yang lain terlebih dahulu.

Cara Ternak Kelinci Pedaging

 

  1. Menyiapkan kandang yang nyaman, pastikan sirkulasi udara dalam kandang terjaga dengan baik. Secara umum terdapat dua tipe kandang yaitu sistem terbuka dan tertutup. Kandang sistem terbuka dapat berupa hamparan lahan yang diberi pagar dan naungan untuk berteduh dan istirahat. Sedangkan kandang tertutup merupakan kandang yang dibatasi lantai, dinding dan atap, kandang jenis ini untuk usaha ternak yang intensif.
  2. Pilih induk yang berkualitas, pilih bibit kelinci yang memiliki berat minimal 4 kg untuk kelinci betina dan 3 kg untuk kelinci jantan, warna mata cerah, bulu bersih, pinggul bulat penuh serta lincah geraknya.
  3. Perhatikan pemberian pakan, jangan hanya diberi sayuran hijau. Namun, penting juga menambahkan nutrisi seperti piterna dan hormonik ke dalam pellet atau makanan khusus kelinci pedaging. Berikan secara rutin 2 kali sehari, pagi dan sore.
  4. Mengawinkan kelinci pada umur 6-12 bulan, tergantung pada jenis rasnya. Idealnya perkawinan dilakukan saat si jantan berusia 8 bulan dan betina 6 bulan. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko kegagalan reproduksi.
  5. Merawat anak kelinci dengan memastikan kandang dalam kondisi hangat dan tetap bersih. Berikan makanan bergizi pada anak kelinci seperti wortel dan sayuran lainnya yang dihancurkan. Tambahkan pula sedikit nutrisi ke dalam makanan untuk menunjang pertumbuhan kelinci pedaging.
  6. Panen kelinci daging dilakukan pada saat kelinci memasuki usia 3-4 bulan, atau ketika sudah mencapai bobot sekitar 2-3 kg. Umumnya, proses panen kelinci pedaging ini bisa dilakukan 4 kali dalam setahun. Kelinci betina bisa menghasilkan 6 ekor anak saat melahirkan.

(mdk/nof)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP