Mengenal Apa Itu Ideologi beserta Macam dan Fungsinya

Ideologi adalah seperangkat pendapat atau keyakinan dari suatu kelompok atau individu. Biasanya ideologi mengacu pada seperangkat keyakinan politik atau seperangkat gagasan yang menjadi ciri budaya tertentu.

Andre Kurniawan Kristi
Oleh Andre Kurniawan Kristi - Reporter
Mengenal Apa Itu Ideologi beserta Macam dan Fungsinya
Ilustrasi Ideologi. nextgenpolitics.org

Kapitalisme, komunisme, sosialisme, dan Marxisme adalah beberapa bentuk dari sebuah ideologi. Setiap daerah di seluruh dunia menerapkan ideologinya sendiri-sendiri. Ada yang berbeda, tapi ada pula yang menerapkan ideologi yang sama.

Tapi, apa itu ideologi?

Menjawab apa itu ideologi, ini adalah seperangkat pendapat atau keyakinan dari suatu kelompok atau individu. Biasanya ideologi mengacu pada seperangkat keyakinan politik atau seperangkat gagasan yang menjadi ciri budaya tertentu.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, apa itu ideologi adalah kumpulan konsep bersistem yang dijadikan asas pendapat (kejadian) yang memberikan arah dan tujuan untuk kelangsungan hidup. Arti lain dari ideologi adalah cara berpikir seseorang atau suatu golongan.

Berikut informasi lebih lanjut tentang apa itu ideologi beserta fungsinya.

Apa Itu Ideologi

Banyak orang mungkin masih bingung dengan apa itu ideologi. Mengutip dari sociologygroup.com, apa itu ideologi dapat didefinisikan sebagai seperangkat ide dan praktik yang disusun untuk membawa perubahan sosial-politik, ekonomi, atau budaya dalam cara persepsi bersama dengan implementasi perubahan tertentu.

Istilah ideologi diciptakan oleh Antoine Destutt de Tracy, yang merupakan seorang filsuf Perancis. Ia menciptakan istilah ini pada abad ke-18, untuk menunjukkan apa yang disebutnya 'ilmu gagasan' yang merupakan studi tentang alam dan asal-usul atau pengetahuan tentang berbagai hal.

Lalu bagaimana pendapat para ahli tentang apa itu ideologi?

Thomas Hobbes menjelaskan tentang apa itu ideologi sebagai keseluruhan cara yang digunakan untuk melindungi kekuasaan pemerintah agar dapat bertahan dan mengatur rakyatnya.

Kemudian Karl Marx menjelaskan ideologi adalah alat untuk mencapai kesetaraan dan kesejahteraan bersama dalam suatu masyarakat. Terakhir, menurut Descartes yang merupakan seorang filsuf asal Prancis menyebutkan bahwa ideologi adalah inti dari semua pikiran manusia.

Macam-macam Ideologi

Ada beberapa macam ideologi yang menjadi sistem yang diterapkan pada sejumlah negara.

Berikut adalah macam-macam ideologi dan penjelasan singkatnya yang kami kutip dari kapanlagi.com.

  • Ideologi Sosialisme, adalah ideologi yang memiliki prinsip bahwa segala kepemilikan adalah milik bersama serta tidak mengakui kepemilikan individu atau pribadi.
  • Ideologi Kapitalisme, adalah ideologi yang memiliki sistem ekonomi sesuai dengan kepemilikan pribadi untuk mendapatkan untung besar. Dengan begitu, pemilik modal menjadi penentu investasi serta pengambil keputusan.
  • Ideologi Fasisme, adalah ideologi di mana kekuasaan dipegang oleh orang yang dianggap memiliki kekuatan lebih dalam mengatur negara. Ideologi ini memiliki sistem yang ketat untuk dipatuhi.
  • Ideologi Nasionalisme, adalah ideologi yang memiliki sistem kedaulatan negara. Ideologi ini menitikberatkan untuk mencintai negara dan rela berkorban untuk negara. Hal ini dilakukan bertujuan untuk memperkuat rasa cinta dan nasionalisme pada negara.
  • Ideologi Komunisme, adalah ideologi yang memiliki tujuan untuk membentuk masyarakat komunis, yakni tidak ada kepemilikan pribadi. Dengan begitu, sistem sosial ekonomi ini berdasarkan pada kepemilikan bersama alat produksi, tanpa memandang kelas sosial, uang ataupun negara.
  • Ideologi Liberalisme, adalah ideologi yang menekankan pada kebebasan.
  • Ideologi Feminisme, adalah ideologi yang berfokus pada kesetaraan gender, terutama untuk perempuan. Tujuan dari ideologi ini adalah untuk memperjuangkan kemerdekaan dan hak perempuan.

Fungsi Ideologi

Menurut Ball dan Dagger (2002), “ideologi adalah seperangkat gagasan yang membentuk pemikiran orang tentang ras, kebangsaan, peran dan fungsi pemerintah, hubungan antara laki-laki dan perempuan, tanggung jawab manusia terhadap lingkungan alam, dan banyak hal lainnya”.

Dikutip dari studycorgi.com, Ball dan Dagger juga menyebutkan empat fungsi utama dari sebuah ideologi:

  • Fungsi pertama dari ideologi adalah untuk menjelaskan kondisi sosial, politik, dan ekonomi yang dihadapi masyarakat. Misalnya, pada ideologi Marxis mendefinisikan "perang sebagai hasil dari kompetisi kapitalis untuk pasar luar negeri", dan ideologi Fasis menafsirkan perang sebagai "ujian 'kehendak' nasional seseorang terhadap negara lain" . Dengan demikian, dapat dilihat bahwa melalui ideologi yang berbeda, para ahli teori bertujuan untuk menjawab pertanyaan rumit yang diajukan masyarakat seperti (1) mengapa orang saling berperang?; (2) apa yang menyebabkan masalah ekonomi?; (3) apa yang ada di balik kebencian nasional?; dan seterusnya.
  • Fungsi kedua didefinisikan oleh Ball and Dagger sebagai evaluasi kondisi sosial. Ini berarti bahwa ideologi membantu orang memberikan penilaian terhadap peristiwa yang terjadi di sekitar mereka. Ini tidak hanya menjelaskan mengapa sesuatu terjadi, karena jika seseorang mengetahui alasan dari beberapa kejadian, tidak berarti bahwa dia dapat memutuskan apakah itu positif atau negatif. Oleh karena itu, ideologi dimaksudkan untuk menilai perkembangan yang terjadi di dunia. Ball dan Dagger menjelaskan bahwa ideologi tidak hanya menjawab pertanyaan mengapa perang terjadi, tetapi juga membantu orang menemukan penjelasan untuk hal-hal penting lainnya seperti “apakah semua kejahatan perang harus dihindari atau apakah ada beberapa hal yang dapat dibenarkan secara moral?”.
  • Fungsi ketiga dari ideologi yaitu sebagai orientasi. Mereka menjelaskan gagasan ini dengan mengatakan bahwa ideologi “mengorientasikan orang sehingga mereka dapat melihat bagaimana mereka menyesuaikan diri dengan masyarakat”. Artinya, ideologi membantu manusia dalam mengembangkan identitasnya atau memahami siapa dirinya, apa rasnya, apa posisi sosialnya, dll. Misalnya, jika seorang individu adalah seorang komunis, dia akan suka menganggap dirinya sebagai anggota kelas pekerja, yang berjuang untuk membebaskan orang lain dari beban eksploitasi kapitalis.
  • Terakhir, fungsi keempat dari ideologi adalah “menentukan program untuk aksi sosial dan politik”. Sederhananya, ini berarti bahwa ideologi memberi arahan kepada orang-orang tentang apa yang harus mereka lakukan, dan bagaimana tepatnya mereka harus melakukannya. Misalnya, instruktur di gym mengatakan apa yang harus dilakukan orang untuk menurunkan berat badan; atau dokter di rumah sakit menganjurkan suatu obat agar orang sembuh dari penyakitnya. Dengan cara yang sama, ahli ideologi merekomendasikan orang apa yang harus mereka lakukan untuk hidup dalam kondisi sosial, ekonomi, dan politik tertentu.
Rekomendasi