Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Meneladani Syekh Nawawi Al Bantani, Ulama Besar Dunia yang Semangat Belajarnya Tinggi

Meneladani Syekh Nawawi Al Bantani, Ulama Besar Dunia yang Semangat Belajarnya Tinggi Syekh Nawawi Al Bantani. ©2022 Merdeka.com/Dok. Pemprov Banten

Merdeka.com - Semangat belajar Syekh Nawawi Al Bantani patut dicontoh bangsa Indonesia, khususnya orang-orang muda calon pemimpin bangsa di masa depan.

"Keteladanan Syekh Nawawi menjadi inspirasi dan motivasi untuk melahirkan generasi yang berkualitas," tutur Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin dalam acara Haul Syekh Nawawi Al Bantani ke-129 di Tanara Kabupaten Serang, Banten, Jumat (27/5).

Syekh Nawawi Al Bantani tidak hanya dikenal sebagai ulama besar di Tanah Air, tetapi juga di Timur Tengah dan negara lain.

Semangat Belajar

syekh nawawi al bantani

©2022 Merdeka.com/Dok. Pemprov Banten

Syekh Nawawi Al Bantani lahir pada tahun 1813 di Desa Tanara, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. 

Laki-laki yang lahir dengan nama Muhammad Nawawi bin 'Umar bin 'Arabi Al Bantani itu merupakan anak sulung dari tujuh bersaudara.

Kegigihannya belajar ajaran Islam ke Arab Saudi membuahkan hasil manis. Ia kemudian dikenal sebagai ulama terkemuka.

Ayahnya, Syekh Umar bin Arabi al-Bantani merupakan ulama di Banten, sementara ibunya bernama Zubaedah.

Karya

Semasa hidupnya, Syekh Nawawi Al Bantani telah menghasilkan ratusan kitab dalam berbagai bidang keislaman. Di antaranya ialah Tafsir Munir, Nashaihul Ibad dan Nihayati Az-Zain, Fath Al-Mubîn Sullam Al-Munâjah Syarah Safînah dan As-Shalâh.

Saat ini, kitab karangan Syekh Nawawi  dipelajari di pondok-pondok pesantren. Selain itu, juga dikaji menjadi tesis dan disertasi di perguruan tinggi di Mesir dan Arab Saudi.

"Kita patut menghargai keteladanan Syekh Nawawi sebagai ulama besar yang mendunia dengan menggelar haul ini," ujar Wapres Ma’ruf Amin, dikutip dari Antara..

Syekh Nawawi Al Bantani, kata dia, merupakan  ulama Indonesia yang sangat produktif dan karyanya meliputi bidang ilmu fiqih, tafsir, tauhid, tasawuf dan hadits.

Menurut dia, karya-karya Syekh Nawawi mudah dipahami sehingga banyak diminati di Tanah Air maupun di dunia. 

Pemikiran Syekh Nawawi Al Bantani

syekh nawawi al bantani

©2022 Merdeka.com/Dok. Pemprov Banten

Syekh Nawawi memiliki pandangan moderat. Karya tulisnya seperti Tafsir Munir berisi larangan melakukan perbuatan yang bisa memecah belah persatuan.  

Pasalnya, perbuatan memecah belah persatuan merupakan bagian dari perbuatan dholim dan memicu permusuhan. 

Karya tersebut juga mewajibkan seseorang menjaga diri dari ancaman musuh dan mencegah bahaya. Salah satu contoh konkretnya ialah menerapkan disiplin protokol kesehatan guna mengantisipasi penyebaran Covid-19.

"Itu luar biasa karyanya Syekh Nawawi. Kita sudah dua tahun tidak memperingati haul Syekh Nawawi karena Covid-19. Tahun 2022 dapat diselenggarakan siang hari dengan dibatasi. Kami berharap tahun depan bisa dihadiri ribuan umat," pungkas Ma'ruf Amin.

(mdk/rka)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP