Makanan Penambah Trombosit yang Mudah Ditemukan, Bantu Perbaiki Pola Makan
Merdeka.com - Darah terdiri dari beberapa jenis sel. Sel-sel ini mengapung dalam cairan yang disebut plasma. Jenis sel darah terdiri dari sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit
Ketika kulit terluka atau tergores, trombosit akan menggumpal dan membentuk gumpalan untuk menghentikan pendarahan. Ketika tidak memiliki cukup trombosit dalam darah, tubuh tidak dapat membentuk gumpalan tersebut.
Ketika jumlah trombosit rendah, Anda mungkin akan mengalami gejala seperti kelelahan, mudah memar, dan gusi berdarah. Jumlah trombosit yang rendah disebut juga sebagai trombositopenia.
Infeksi tertentu, leukemia, perawatan kanker, alkohol, sirosis hati, pembesaran limpa, sepsis, penyakit autoimun, dan obat-obatan tertentu semuanya dapat menyebabkan trombositopenia.
Trombositopenia ringan dapat di atasi dengan meningkatkan jumlah trombosit melalui pola makan dan suplemen. Namun, jika memiliki jumlah trombosit yang sangat rendah, Anda mungkin memerlukan perawatan medis untuk menghindari komplikasi.
Mengonsumsi makanan tertentu dapat menjadi cara untuk meningkatkan trombosit. Dilansir dari medicalnewstoday.com, berikut kami sajikan makanan-makanan penambah trombosit yang dapat ditemukan dengan mudah.
Makanan Kaya Folat
Makanan penambah trombosit pertama adalah makanan yang kaya akan folat. Folat adalah vitamin B penting untuk sel darah yang sehat. Asam folat adalah bentuk sintetis dari folat.
Menurut National Institutes of Health (NIH), orang dewasa membutuhkan setidaknya 400 mikrogram (mcg) folat setiap hari, dan wanita hamil membutuhkan 600 mcg. Makanan yang mengandung folat atau asam folat antara lain:

Shutterstock/taa22
Orang harus berhati-hati untuk tidak mengonsumsi asam folat dalam jumlah berlebihan dari suplemen atau makanan yang diperkaya karena kadar yang tinggi dapat mengganggu fungsi vitamin B-12., namun, makan banyak makanan kaya folat tidak menimbulkan masalah.
Makanan Kaya Vitamin B-12
Makanan penambah trombosit kedua adalah makanan yang kaya akan vitamin B-12. Vitamin B-12 diperlukan untuk pembentukan sel darah merah. Rendahnya kadar B-12 dalam tubuh juga dapat menyebabkan jumlah trombosit yang rendah.
Menurut NIH, seseorang yang berusia 14 tahun ke atas membutuhkan 2,4 mcg vitamin B-12 setiap hari, sedangkan wanita hamil dan menyusui membutuhkan hingga 2,8 mcg.
Vitamin B-12 hadir dalam produk hewani, termasuk:
Produk susu juga mengandung vitamin B-12, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa susu sapi dapat memengaruhi produksi trombosit.

©Pixabay
Sedangkan vegetarian dan vegan bisa mendapatkan vitamin B-12 dari:
Makanan Kaya Vitamin C
Makanan penambah trombosit yang ketiga yaitu makanan yang kaya vitamin C. Vitamin C memainkan peran penting dalam fungsi kekebalan tubuh. Vitamin C juga membantu trombosit bekerja dengan benar dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyerap zat besi, yang merupakan nutrisi penting untuk trombosit.

©2018 Merdeka.com/Pixabay
Banyak buah dan sayuran yang mengandung vitamin C, seperti:
Makanan Kaya Vitamin D
Makanan penambah trombosit yang keempat adalah makanan yang kaya vitamin D. Vitamin D berkontribusi pada berfungsinya tulang, otot, saraf, dan sistem kekebalan tubuh. Menurut Asosiasi Pendukung Gangguan Trombosit (PDSA), vitamin D juga memainkan peran penting dalam fungsi sel sumsum tulang yang menghasilkan trombosit dan sel darah lainnya.
Tubuh dapat memproduksi vitamin D dari paparan sinar matahari, tetapi tidak semua orang menerima sinar matahari yang cukup setiap hari, terutama jika mereka tinggal di iklim yang lebih dingin atau daerah utara. Seseorang yang berusia 19 hingga 70 tahun membutuhkan 15 mcg vitamin D setiap hari.

©2014 Merdeka.com/shutterstock/Gayvoronskaya_Yana
Makanan sumber vitamin D meliputi:
Sedangkan vegetarian dan vegan bisa mendapatkan vitamin D dari:
Makanan Kaya Vitamin K
Makanan penambah trombosit yang kelima yakni makanan yang kaya vitamin K. Vitamin K sangat penting untuk pembekuan darah dan kesehatan tulang. Menurut survei PDSA informal, 26,98 persen orang yang mengonsumsi vitamin K melaporkan peningkatan jumlah trombosit dan gejala perdarahan.

©2018 Merdeka.com/Pixabay
Asupan vitamin K yang cukup untuk orang dewasa berusia 19 tahun ke atas adalah 120 mcg untuk pria dan 90 mcg untuk wanita.
Makanan yang kaya vitamin K antara lain:
Makanan Kaya Zat Besi
Makanan penambah trombosit yang terakhir yaitu makanan yang kaya zat besi. Zat besi sangat penting untuk tingkat sel darah merah dan trombosit yang sehat. Penelitian yang dilakukan pada balita dan remaja dengan anemia defisiensi besi menunjukkan bahwa zat besi dapat meningkatkan jumlah trombosit pada mereka dengan kondisi ini.
Menurut NIH, pria berusia di atas 18 tahun dan wanita di atas 50 tahun membutuhkan 8 miligram (mg) zat besi setiap hari, sedangkan wanita berusia 19 hingga 50 tahun membutuhkan 18 mg. Wanita membutuhkan 27 mg per hari selama kehamilan.
Makanan kaya zat besi meliputi:
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya