Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kisah Desa Heubeulisuk di Majalengka, Unik karena Paginya Datang Terlambat

Kisah Desa Heubeulisuk di Majalengka, Unik karena Paginya Datang Terlambat

Kisah Desa Heubeulisuk di Majalengka, Unik karena Paginya Datang Terlambat

Konon, penamaan Heubeulisuk juga datang dari fenomena unik ini yakni Heubeul berarti lama, isuk artinya pagi.

Ada fenomena unik di Desa Heubeulisuk. Menurut kabar, pagi di kampung ini selalu datang terlambat.

Permukiman ini berada di Kecamatan Argapura, Kabupaten Majalengka, Jawa Barat. Secara topografis, wilayah ini dikelilingi perbukitan dan sawah terasering.

Karena keberadaannya yang di atas permukaan laut, Desa Heubeulisuk memiliki suhu udara yang dingin. Hampir keseluruhan wilayahnya juga dipenuhi pepohonan hijau. Ini menjadikan desa tersebut nyaman ditinggali.

Berikut kisah unik Desa Heubeulisuk yang tidak ditemui di daerah lain.

Dipenuhi Area Persawahan

Mengutip YouTube Udar1der Channel, Kamis (14/3), wilayah permukiman Desa Heubeulisuk rupanya dipenuhi area persawahan. Terlihat di sepanjang jalan dari gerbang desa, jalanan selebar kurang lebih dua sampai tiga meter melintasi area persawahan.

Di sisi ujung sawah terdapat bukit Bongkok yang menjulang tinggi di bagian tengahnya saja. Bukit ini jadi pemandangan eksotis saat melintasi kawasan Desa Heubeulisuk.

“Desa ini terletak di ujung utara di Kecamatan Argapura tepatnya berada di perbatasan antara kecamatan Sindang dan kecamatan Maja,” tulis akun tersebut di kolom deskripsi.

Melintasi Hutan

Rute menuju Heubeulisuk cenderung menanjak dan melintasi hutan. Sepanjang perjalanan, pepohonan lebat dan sesekali rumah-rumah warga menemani perjalanan siapapun yang berkunjung.

Walau demikian, suasana dan pemandangan sekitar benar-benar membuat siapapun terlena dan betah berlama-lama.

“Jalannya tuh, benar-benar bikin terlena,” kata sang kreator, seperti dikutip Merdeka.

Pagi Datang Terlambat

Pagi Datang Terlambat

Sisi paling unik dari desa ini adalah pagi yang selalu datang terlambat. Maksud pagi datang terlambat adalah kampung ini mendapatkan sinar matahari lebih lama dari pada wilayah lain di Majalengka.

Ini karena desa tersebut dikelilingi perbukitan, sehingga cahaya matahari baru bisa menyinari desa saat sudah meninggi.

Konon, penamaan Heubeulisuk juga datang dari fenomena unik ini yakni Heubeul berarti lama, isuk artinya pagi. Jadi pagi yang datang lebih lama dari wilayah lain.

“Nama Heubelisuk sendiri diambil dari kata Heubeul "Lama" dan isuk "pagi" sehiingga dapat disimpulkan bahwa Heubeulisuk adalah desa yang terlambat akan menjumpai matahari,” tambah kreator video.

Ada Danau Cantik

Terakhir, desa ini juga memiliki danau buatan berukuran kecil bernama Embung Ciberut.

Embung ini memiliki luas 5.500 meter persegi, dengan daya tampung 22.000 meter kubik air hujan.

Sebenarnya Embung Ciberut merupakan sebuah wisata desa. Namun sayang, kondisinya tidak terawat sehingga banyak gazebo atau tempat duduk kayu yang terbengkalai.

Pemandangan bukit Bongkok dan sawah yang hijau menghampar menjadikan kawasan ini tampak cantik. Lokasi ini juga cocok dijadikan tempat untuk memotret pemandangan desa yang sejuk dan hijau.

Kisah Desa Heubeulisuk di Majalengka, Unik karena Paginya Datang Terlambat

Potret Embung Ciberut

Kisah Unik dari Desa Mertelu Gunungkidul, Satu Kawasan Hanya Boleh Dihuni 3 Kepala Keluarga
Kisah Unik dari Desa Mertelu Gunungkidul, Satu Kawasan Hanya Boleh Dihuni 3 Kepala Keluarga

Asal-usul Desa Mertelu dibuktikan dengan adanya petilasan Migit Tiban yang berasa di Dusun Beji, Desa Mertelu.

Baca Selengkapnya
Menilik Desa Sekar Gumiwang yang Berada di Tengah Waduk Gajah Mungkur, Sempat Muncul saat Musim Kemarau
Menilik Desa Sekar Gumiwang yang Berada di Tengah Waduk Gajah Mungkur, Sempat Muncul saat Musim Kemarau

Di musim kemarau tahun 2023 lalu, desa tersebut kembali muncul ke permukaan.

Baca Selengkapnya
Ditakuti 'Ular', Maling Ini Histeris Sampai Tersungkur Langsung Dikepung Warga
Ditakuti 'Ular', Maling Ini Histeris Sampai Tersungkur Langsung Dikepung Warga

Alih-alih dengan kekerasan, cara penangkapan yang dilakukan sungguh tak biasa. Warga menakut-nakuti maling tersebut dengan seekor ular.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
RUU MK Dibahas Diam-Diam, PDIP: Ini Sisi Gelap Kekuasaan
RUU MK Dibahas Diam-Diam, PDIP: Ini Sisi Gelap Kekuasaan

Djarot khawatir RUU tersebut bisa menyingkirkan hakim-hakim MK.

Baca Selengkapnya
Tetap Khusyuk Beribadah di Tengah Cuaca Panas, Simak Momen Keluarga Atta Halilintar di Tanah Suci
Tetap Khusyuk Beribadah di Tengah Cuaca Panas, Simak Momen Keluarga Atta Halilintar di Tanah Suci

Meski membawa para suster, Atta dan Aurel Hermansyah kompak mengurus putri-putrinya sendiri saat berada di dekat Ka'bah.

Baca Selengkapnya
Kisah Gereja Tua Kaliceret, Bangunan Kayu Tanpa Paku yang Telah Berusia Ratusan Tahun
Kisah Gereja Tua Kaliceret, Bangunan Kayu Tanpa Paku yang Telah Berusia Ratusan Tahun

Bangunan ini dulunya sempat miring karena tertiup angin, namun bisa tegak kembali karena tertiup angin dari arah yang berbeda

Baca Selengkapnya
Deretan Aksi Nyeleneh Caleg Gagal Dapat Suara, Bakar Petasan hingga Bongkar Makam
Deretan Aksi Nyeleneh Caleg Gagal Dapat Suara, Bakar Petasan hingga Bongkar Makam

Beberapa Caleg yang diduga tak meraup suara banyak pun mengalami kekecewaan.

Baca Selengkapnya
Semua Warga Ucap Syukur, Musala Sederhana di Kampung Pemulung Setiap Tarawih Penuh dengan Jemaah
Semua Warga Ucap Syukur, Musala Sederhana di Kampung Pemulung Setiap Tarawih Penuh dengan Jemaah

Kendati tak cukup luas, namun antusiasme warganya begitu luar biasa.

Baca Selengkapnya
Kemendikbud Telusuri Sejarah dan Meneliti Jalur Rempah
Kemendikbud Telusuri Sejarah dan Meneliti Jalur Rempah

Penelusuran jejak Jalur Rempah berupa Cagar Budaya sudah dilakukan sejak tahun 2020 hingga 2023.

Baca Selengkapnya