Kata-Kata Mutiara Islami Penyejuk Hati Buya Yahya, Inspiratif dan Penuh Makna
Merdeka.com - Setiap orang memiliki tantangan tersendiri dalam menjalani kehidupan. Tantangan tersebut tak jarang membawa kita kepada kegundahan, merasa cemas akan kehidupan di masa mendatang dan berbagai kekhawatiran lainnya.
Islam mengajarkan untuk selalu tenang dalam menghadapi segala sesuatu, karena bersikap tentang bisa jadi salah satu kunci bagi seseorang untuk memandang setiap masalah dengan pikiran yang bijak.
Salah satu tokoh agama yang terkenal memiliki pribadi yang santun, pandai memotivasi orang lain dan tentu saja memiliki kata-kata mutiara yang dapat menyejukkan hati adalah Buya Yahya. Sosok ulama karismatik ini lahir di Blitar ini telah belajar tentang Islam hingga ke negeri Yaman. Pasca pulang ke Tanah Air, daerah pertama tempat ia berdakwah adalah Cirebon.
Kini dakwahnya menyebar secara nasional bahkan internasional. Banyak kata-kata mutiara dari beliau yang dapat kita petik hikmahnya. Lebih jauh berikut ini informasi lengkap mengenai kata-kata mutiara penyejuk hati Buya Yahya, inspiratif dan penuh makna telah dirangkum dari Pinterest dan berbagai sumber lainnya:
Kata-Kata Mutiara Islami Penyejuk Hati Buya Yahya yang Inspiratif
1. Sungguh dusta orang yang menjalin persahabatan, akan tetapi mereka tidak saling mendo’akan disaat berpisah. Tanda ketulusan dalam persahabatan adalah saling berdo’a saat tidak saling bertemu. Begitu mudahnya berdo’a saat bertemu, akan tetapi tidak mudah berdo’a disaat saling berpisah, kecuali bagi yang tulus. Itulah cinta karena Allah. (Buya Hamka)
2. Cinta bukan melemahkan hati, bukan membawa putus asa, bukan menimbulkan tangis sedu sedan. Tetapi cinta menghidupkan pengharapan, menguatkan hati dalam perjuangan menempuh onak dan duri penghidupan. (Buya Hamka)
3. Lebih baik kehilangan sesuatu demi Tuhan. Daripada kehilangan Tuhan demi mendapatkan sesuatu. (Mufti Menk)
4. Tidak ada wanita di belakang seorang pria hebat. Wanita itu ada di sampingnya. Ia ada bersamanya, bukan di belakangnya. (Tariq Ramadan)
5. Sebesar apa pun cintamu kepada kekasih, haruslah tidak lebih besar dari cintamu kepada-Nya.
6. Cinta tidak ditulis di atas kertas karena kertas bisa dihapus. Juga tidak terukir di atas batu karena batu dapat dipatahkan. Tapi itu tertulis di dalam hati dan akan tetap ada selamanya. (Rumi)
7. Sekuat apa pun digenggam, jika bukan takdirmu tetap akan terlepas juga. Ikhlas lebih baik daripada tersakiti.
8. Yang paling indah adalah jatuh cinta yang bisa membuatmu semakin dekat dengan Rabbmu Allah SWT.
9. Pasti akan selalu ada kecewa karena mencintai manusia yang tidak sempurna. Cintailah Allah yang Maha Sempurna, maka tidak akan kecewa yang kita temui.
10. Aku memilih mengangumimu dari jauh karena jarak akan melindungiku dari luka. (Rumi)
11. Ukuran mencari calon pasangan cukup dua hal, yaitu punya niat tulus mencintai dan menerimamu, serta baik agamanya.
12. Ketika cinta tidak diterima, berpindahlah. Ketika cinta tidak dihargai, menjauhlah. Semoga waktu akan mengajarimu apa itu cinta sejati. (Rumi)
Kata-Kata Mutiara Islami Penyejuk Hati Buya Yahya yang Penuh Makna
13. Menata hati agar senantiasa sadar akan kekurangan dirinya akan meredam luapan semangat untuk memperhatikan cela orang lain dengan mata meremehkan. Hal itu akan menjadikan dirinya amat berhati-hati dalam melihat cela orang lain. Sebab semua kesalahan yang terjadi pada orang lain bisa saja terjadi pada dirinya sendiri. (Buya Hamka)
14. Maka sesungguhnya bersama kesulitan itu ada kemudahan. (QS Al Insyirah 5)
15. Berpikirlah positif, tidak peduli seberapa keras kehidupanmu. (Ali bin Abi Thalib)
16. Kita adalah makhluk yang suka menyalahkan dari luar, tidak menyadari bahwa masalah biasanya dari dalam. (Abu Hamid Al Ghazali)
17. Dunia ini ibarat bayangan. Kalau kau berusaha menangkapnya, ia akan lari. Tapi kalau kau membelakanginya, ia tak punya pilihan selain mengikutimu. (Ibnu Qayyim Al Jauziyyah)
18. Balas dendam terbaik adalah menjadikan dirimu lebih baik. (Ali bin Abi Thalib)
19. Jangan berduka, apa pun yang hilang darimu akan kembali lagi dalam wujud lain. (Jalaludin Rumi)
20. kamu tidak bersedih hati terhadap apa yang luput dari kamu, dan tidak pula terlalu gembira terhadap apa yang diberikan-Nya kepadamu. Dan Allah tidak menyukai terhadap orang yang sombong dan membanggakan diri. (QS. Al Hadid (57): 23)
21. Perbanyaklah istighfar di mana pun kita berada karena sesungguhnya kita tidak mengetahui kapan turunnya ampunan Allah.
22. Janganlah kamu berduka cita, sesungguhnya Allah selalu bersama kita. (QS At Taubah 40)
23. Orang yang terkaya adalah orang yang menerima pembagian (taqdir) dari Allah dengan senang hati. (Ali bin Husein)
24. Jangan menjelaskan tentang dirimu kepada siapa pun, karena yang menyukaimu tidak butuh itu. Dan yang membencimu tidak percaya itu. (Ali bin Abi Thalib)
25. Kalau hidup sekadar hidup, babi di hutan juga hidup. Kalau bekerja sekadar bekerja, kera juga bekerja. (Buya Hamka)
26. Allah merahasiakan masa depan untuk menguji kita agar berprasangka baik, berusaha yang terbaik, bersyukur, dan bersabar.
27. Ketika kamu tidak memiliki pengetahuan, seseorang bisa saja membawakan kotoran kepadamu dan kamu akan mempercayai itu bisa menjadi emas. (Ibnu Qayyim)
28. Orang tulus rezekinya tak putus-putus, orang ikhlas rezekinya mengalir deras.
29. Dan ketahuilah, sesungguhnya kemenangan itu beriringan dengan kesabaran. Jalan keluar beriringan dengan kesukaran. Dan sesudah kesulitan, pasti akan datang kemudahan.
30. Jangan hanya meminta untuk dimudahkan, namun mintalah untuk dikuatkan. Karena Allah menguji setiap hamba-Nya yang bersabar, agar bisa menjadi hamba yang bertawakal kepada-Nya.
(mdk/nof)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya