Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jenis Fobia terhadap Hewan yang Umum Dialami, Takut akan Kucing hingga Ikan

Jenis Fobia terhadap Hewan yang Umum Dialami, Takut akan Kucing hingga Ikan agorafobia. behavioralhealthflorida.com

Merdeka.com - Fobia adalah reaksi ketakutan yang berlebihan dan tidak rasional terhadap sesuatu. Jika Anda memiliki fobia, Anda mungkin akan mengalami rasa takut atau panik yang mendalam ketika menemukan sumber ketakutan.

Sumber ketakutan fobia bisa berasal dari suatu tempat, situasi, atau objek tertentu. Tidak seperti gangguan kecemasan umum, fobia biasanya terhubung dengan sesuatu yang spesifik. Dampak fobia pun dapat berkisar dari yang mengganggu hingga sampai pada melumpuhkan.

Fobia juga bermacam-macam jenisnya. Salah satu yang umum dialami oleh banyak orang adalah zoophobia, atau ketakutan terhadap binatang. Seseorang yang mengalami zoophobia memiliki ketakutan dengan banyak jenis hewan, atau hanya pada hewan-hewan tertentu.

Namun umumnya, fobia-fobia terhadap hewan yang muncul hanya berkaitan dengan jenis hewan tertentu saja. Berikut ini, akan kami sampaikan beberapa jenis fobia terhadap hewan yang umum dialami oleh sebagian orang.

Ailurophobia

ilustrasi kucing scottish fold

©2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Jenis fobia terhadap hewan yang pertama yaitu Ailurophobia. Dikutip dari healthline.com, Ailurophobia menggambarkan ketakutan yang intens terhadap kucing sehingga dapat menyebabkan kepanikan dan kecemasan saat berada di sekitar atau ketika memikirkan kucing. Fobia spesifik ini juga dikenal sebagai elurophobia, gatophobia, dan felinophobia.

Jika Anda pernah digigit atau dicakar kucing, Anda mungkin akan mengembangkan perasaan gugup atau gelisah saat berada di dekatnya. Atau, Anda mungkin tidak menyukai kucing. Dalam kedua kasus tersebut, Anda mungkin akan berusaha keras untuk tidak berinteraksi dengan kucing.

Jika Anda menderita ailurofobia, Anda mungkin akan sering berpikir untuk mengkhawatirkan kucing-kucing di sekitar lingkungan Anda dan memikirkan cara untuk menghindarinya. Ini bisa berdampak besar pada kehidupan sehari-hari, mengingat keberadaan kucing yang sangat mudah dijumpai di tempat-tempat umum.

Cynophobia

Jenis fobia terhadap hewan yang kedua adalah Cynophobia. Cynophobia berasal dari kata Yunani yang berarti “anjing” (cyno) dan “ketakutan” (phobia). Seseorang yang memiliki cynophobia mengalami ketakutan yang tidak rasional terhadap anjing.

Ketakutan ini bisa berupa ketidaknyamanan dengan gonggongan atau saat berada di sekitar anjing. Fobia ini dapat mengganggu kehidupan sehari-hari dan memicu sejumlah gejala, seperti kesulitan bernapas atau pusing.

ilustrasi anjing german shepherd

©2020 Merdeka.com/www.pixabay.com

Fobia spesifik, seperti cynophobia, memengaruhi sekitar 7 hingga 9 persen populasi. Fobia ini cukup umum sehingga mereka secara resmi diakui dalam Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental, Edisi Kelima (DSM-5). Sekitar sepertiga orang yang mencari pengobatan untuk fobia tertentu memiliki rasa takut yang tidak rasional terhadap anjing atau kucing.

Arachnophobia

ilustrasi laba laba

©shutterstock.com/Yu Lan

Jenis fobia terhadap hewan yang ketiga adalah Arachnophobia. Arachnophobia mengacu pada ketakutan yang intens terhadap laba-laba. Meskipun banyak orang yang tidak menyukai arakhnida atau serangga, fobia laba-laba dapat memiliki dampak yang jauh lebih signifikan pada hidup.

Fobia itu sendiri lebih dari sekedar ketakutan. Ini adalah emosi yang intens dan luar biasa yang dapat membuat Anda merasa seperti berada di bawah ancaman serius. Arachnofobia dapat mencegah Anda berpartisipasi dalam momen atau situasi tertentu karena pikiran mengatakan bahwa Anda berada dalam bahaya laba-laba.

Ornithophobia

Jenis fobia terhadap hewan yang keempat yakni Ornithophobia. Ornithophobia adalah ketakutan akan burung, dan bisa dalam berbagai jenis. Beberapa orang hanya takut pada burung pemangsa, sementara yang lain bisa takut pada hewan peliharaan seperti burung parkit.

elang

© fullhdpictures.com

Orang dengan ornithophobia mengalami ketakutan atau kecemasan yang intens dan berlebihan ketika memikirkan atau berada di sekitar burung. Mereka tahu bahwa ketakutan yang mereka miliki tidak masuk akal, tetapi mereka tetap merasa seolah-olah tidak dapat mengendalikannya.

Ichthyophobia

segar

©2018 Merdeka.com/Pixabay

Jenis fobia terhadap hewan yang kelima yaitu Ichthyophobia. Ichthyophobia adalah ketakutan akan ikan, dan termasuk keadaan di mana seseorang takut makan ikan atau melihat ikan yang mati. Dalam beberapa kasus, ketakutannya bisa pada jenis ikan tertentu.

Meskipun banyak orang merasa tidak nyaman ketika mendapatkan sajian ikan utuh di piring mereka dan mengatakan mereka tidak ingin makan sesuatu yang "memandang" mereka, seseorang dengan ketakutan yang intens akan ikan akan menemukan bahwa hal itu mengganggu kehidupan sehari-harinya.

Ranidaphobia

Jenis fobia terhadap hewan yang terakhir adalah Ranidaphobia. Ranidaphobia adalah ketakutan pada katak dan kodok. Fobia ini mendapatkan namanya dari Ranidae, yang merupakan nama ilmiah untuk salah satu keluarga katak terbesar. Seseorang dengan ranidaphobia mengalami perasaan takut atau cemas yang intens ketika berkaitan dengan katak.

002 kun sila ananda

©leaplikeafrog.com

Ranidaphobia adalah fobia spesifik, yang merupakan jenis gangguan kecemasan. Anda memiliki fobia spesifik ketika Anda memiliki ketakutan irasional yang luar biasa terhadap sesuatu.

(mdk/ank)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP