Dua Kakek di Kuningan Cabuli Bocah Perempuan Belasan Kali, Pakai Modus Sembako

Kamis, 7 Juli 2022 09:01 Reporter : Nurul Diva Kautsar
Dua Kakek di Kuningan Cabuli Bocah Perempuan Belasan Kali, Pakai Modus Sembako Ilustrasi Pelecehan Seksual Anak. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Dua orang kakek asal Kecamatan Sindangagung, tampak tertunduk lesu saat berurusan dengan polisi di kantor Mapolres Kuningan, Jawa Barat. Keduanya diciduk usai tega mencabuli bocah perempuan berusia 8 tahun. Modusnya, mereka memberikan bantuan sembako kepada keluarga korban.

Menurut keterangan petugas, kedua pelaku yang diketahui berinisial PS (69) dan AM (63) itu menjalankan aksi bejatnya di sebuah saung. Bahkan tindakan demikian sudah dilakukan hingga 16 kali, dan membuat korban trauma.

PS dan AM sendiri mengaku jika aksi keji tersebut mereka lakukan pada tanggal 27 Juni 2022 lalu.

2 dari 3 halaman

Dekati Orang Tua Korban Pakai Sembako

Kapolres Kuningan, AKBP Dhany Aryanda menjelaskan jika mulanya kedua pelaku mencoba mendekati keluarga korban yang kurang mampu dengan kerap memberikan bantuan materi hingga sembako.

Ketika ada kesempatan, keduanya bergantian melakukan tindakan itu kepada korban. Korban disebutkan takut melapor karena para pelaku sempat mengancam secara verbal.

“Pertama itu sering memberikan (sembako), akhirnya dekat.” terang Dhany, melansir YouTube Fokus Indosiar, Kamis (7/7).

3 dari 3 halaman

Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

013 farah fuadona
©2018 Merdeka.com

Aksi keji kedua pelaku kemudian terbongkar usai korban mengeluh sakit. Saat diminta jujur oleh orang tuanya, korban akhirnya mengaku. Setelah tak terima, PS dan AM langsung dilaporkan ke kantor polisi untuk diproses hukum.

“Dan pada saat sedang sepi, korban ini dibawa pelaku ke saung” lanjut Dhany.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku langsung dijerat Pasal Perlindungan Anak, dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara.

[nrd]
Komentar Pembaca

Ingatlah untuk menjaga komentar tetap hormat dan mengikuti pedoman komunitas kami

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Opini