Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cerita Kompleks TPU Pandu Kota Bandung, Miliki Nilai Sejarah & Jauh dari Kesan Seram

Cerita Kompleks TPU Pandu Kota Bandung, Miliki Nilai Sejarah & Jauh dari Kesan Seram TPU Pandu di Kota Bandung. ©2021 Liputan6/ Merdeka.com

Merdeka.com - Sebuah tempat pemakaman umum biasanya akan tampak seram saat dikunjungi oleh masyarakat. Namun suasana berbeda justru terjadi di Taman Pemakaman Umum (TPU) Pandu di kawasan Kota Bandung, Jawa Barat.

Hal tersebut dibuktikan saat komunitas Sahabat Heritage Indonesia (SHI) tengah melakukan kunjungan ke kompleks makam tua di Kota Kembang itu.

Seperti dilansir dari Liputan6 Rabu (9/6), kelompok yang diketuai oleh Herry Mathias Rehuel tersebut justru menemukan cerita sejarah yang menarik dan sangat jauh dari kesan seram yang biasa timbul. Berikut informasi selengkapnya.

Mengenalkan Sejarah dari Makam Sosok Legendaris

tpu pandu di kota bandung

TPU Pandu di Kota Bandung ©2021 Liputan6/ Merdeka.com

Kegiatan penelusuran makam yang dilakukan pada Minggu (6/6/2021) lalu itu disebut Herry, untuk mengungkap sejarah dari makam yang dibangun Belanda pada tahun 1932 tersebut.

Menurutnya, dengan melakukan jelajah sejarah di lokasi tersebut, suasana di lokasi menjadi lebih menyenangkan. Bahkan pihaknya juga turut melakukan bebersih di lokasi makam yang beberapa di antaranya bergaya Eropa itu.

"Intinya kita ingin bantu merawat sejarah yang ada di Bandung. Jadi kita berinisiatif memelihara, membersihkan, supaya keindahannya tetap terjaga," kata pria yang juga pegiat Sejarah di komunitas Sahabat Heritage Indonesia.

Mengulik Sejarah Warga Italia Pertama di Bandung

Di kesempatan itu, Herry bersama rombongan memusatkan kunjungan ke sebuah makam milik warga Italia pertama yang mengunjungi Kota Bandung di tahun 1800-an.

Menurut dia, makam milik Ursone (Mausoleum Ursone Fam) memiliki cerita yang unik, di mana di tahun 1895 warga Italia tersebut mendirikan peternakan sekaligus perusahaan susu sapi yang berlokasi di wilayah Lembang, Kabupaten Bandung.

Dahulu Ursone memiliki produk susu bernama Lembangsche Melkerij Ursone, yang turut dikelola keluarganya di sana. Sayangnya kemegahan makam Ursone harus kalah dengan keterbengkalaiannya yang tidak terawat dengan baik.

"Makam Ursone itu kan terbengkalai, kotor. Saya dari komunitas SHI ingin membersihkan. Jadi hanya kegiatan sukarelawan saja," ujarnya.

Butuh Perawatan

tpu pandu di kota bandung

TPU Pandu di Kota Bandung ©2021 Liputan6/ Merdeka.com

Herry menuturkan jika TPU Pandu merupakan salah satu pemakaman tertua di Kota Bandung. Beberapa peristirahatan di antaranya merupakan pindahan dari pemakaman Kebon Jahe yang kini telah menjadi GOR Pajajaran.

Salah satu makam pindahan dari pemakaman Kebon Jahe itu adalah makam Mausoleum Ursone, di mana merupakan sosok penting di balik sejarah peternakan di wilayah Bandung.

Selain melawat makam Mausoleum Ursone, para pegiat sejarah di SHI tersebut juga turut membersihkan makam tokoh penting lainnya seperti Profesor Antropolog Raymond Kennedy, Pilot dan Co Pilot J Cornelis Pols dan Charles Philippe Marie Mathus Bogaerts.

"Kita sering lihat makam Ursone itu bentuknya bagus, megah. Kalau terus dibiarkan kan nanti rusak. Padahal, Ursone itu salah satu tokoh penting di Bandung apalagi dia datang dari Italia sebagai pemusik dan di sini sebagai peternak sapi," ujar Herry.

(mdk/nrd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP