Cari Ilmu untuk Aviary di Rumahnya, Ini Momen KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Datang ke Rumah Irfan Hakim

Belum lama ini, Irdan Hakim kedatangan KSAD Dudung Abdurachman ke rumahnya. Bukan tanpa alasan, beliau datang untuk mencari ilmu perihal aviary.

Astuti Ramadhani
Oleh Astuti Ramadhani - Reporter
Cari Ilmu untuk Aviary di Rumahnya, Ini Momen KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Datang ke Rumah Irfan Hakim
Cari Ilmu untuk Aviary di Rumahnya, Ini Momen KSAD Jenderal Dudung Abdurachman Datang ke Rumah Irfan Hakim (Merdeka.com)
Kedatangan Tamu Istimewa
Dok. Istimewa

Belum lama ini, Irfan Hakim rupanya baru kedatangan tamu istimewa di rumahnya. Tamu istimewanya ini adalah KSAD Dudung Abdurachman yang sebentar lagi akan purna tugas.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat baru datang, Irfan mengajak KSAD Dudung untuk duduk-duduk sambil mengobrol tentang aviary milik Irfan Hakim. Rupanya, Pak Dudung datang langsung ke rumah Irfan Hakim untuk mencari ilmu bagaimana membuat aviary yang baik dan ideal.

Ajak Melihat Aviary
Dok. Istimewa

Usai sedikit mengobrol, Irfan pun mengajak Pak Dudung dan rombongan untuk melihat aviary miliknya. Saat masuk, mereka disambut oleh burung yang berkeliaran di tanah. Irfan juga mengajaknya berkeliling sambil menjelaskan beberapa hal tentang aviary.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Masuk semakin dalam, Irfan kembali menunjukkan berbagai macam tanaman dan hal-hal detail. Ia menjelaskan bagaimana caranya mendapatkan berbagai jenis tanaman yang ada di dalam aviarynya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Saat melihat semakin ke dalam aviary berukuran 600 meter ini, membuat kita bak berada di dalam hutan sungguhan. Ekosistem di dalam aviary milik Irfan ini tampak bak ekosistem alami.

Hewan Berkembang Biak
Dok. Istimewa

Karena ekosistem yang tampak sangat alami, burung-burung di sini pun berkembang biak dengan baik. Menurut Irfan, di dalam aviarynya terdapat kurang lebih 150 spesies burung.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Bukan hanya pepohonan kecil saja, Irfan bahkan membawa sebuah pohon besar dari hutan Ujung Kulon. Meski ukurannya sangat besar, Irfan mengaku memasukkan dan menanam pohon ini di dalam aviarynya dengan tenaga manusia.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Irfan juga mengungkap jika proses pembuatan aviary ini membutuhkan waktu kurang lebih satu tahun, mulai dari membuat kerangka hingga membuat ekosistemnya. Ia juga menjelaskan bahwa ia melibatkan banyak ahli dalam pembuatan ini.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Rupanya, Pak Dudung datang ke aviary Irfan Hakim untuk mencari ilmu karena ingin membuat aviary di kediamannya. Diketahui, Pak Dudung tak lama lagi akan purna tugas dari jabatannya sebagai KSAD.

Pelepasan Burung
Dok. Istimewa

Di akhir, Irfan Hakim dan KSAD Dudung pun melakukan pelepasan burung berjenis Serendit Sumatera ke aviary miliknya. Kegiatan ini pun mengakhiri kunjungan KSAD Dudung ke aviary deHakims.

Rekomendasi