Cara Membuat Undangan Pernikahan, Buat Momen Berkesan dengan Karya Sendiri
Merdeka.com - Bagi setiap pasangan, pernikahan adalah salah satu tujuan dalam hidup yang ingin dicapai. Pernikahan ini akan menjadi momen yang tak akan dilupakan oleh setiap pasangan. Untuk membuatnya menjadi momen yang spesial, kedua mempelai akan mempersiapkan segala yang dibutuhkan matang-matang.
Salah satu hal yang juga akan dipikirkan adalah cara membuat undangan pernikahan. Meskipun bukan surat yang resmi, namun kita tidak bisa membuat undangan pernikahan ini asal-asalan.
Kita tetap harus menuliskannya dengan bahasa yang sopan, karena mengharapkan kedatangan orang melalui undangan tersebut. Kata-kata yang dituliskan juga harus jelas agar si penerima undangan tidak merasa bingung ketika membacanya.
Untuk membantu mendapatkan inspirasi, berikut ini cara membuat undangan pernikahan dengan karya sendiri yang tak kalah menarik:
Memilih Warna Undangan

©Instagram/Sandra Dewi
Cara membuat undangan pernikahan yang pertama adalah dengan memilih warna undangan. Ketika merancang sendiri undangan pernikahan, segala sesuatu yang ada di dalamnya harus benar-benar diperhatikan dan dibuat dengan baik. Termasuk warna undangan.
Jangan menerapkan banyak warna dalam rancangan undangan pernikahan. Batasi warna undangan pernikahan agar tidak lebih dari tiga warna. Warna undangan ini mencakup keseluruhan warna pada undangan, dan warna utama ini tentu akan memberikan kesan terlebih dahulu kepada si penerima.
Banyak menggunakan warna akan membuat undangan pernikahan menjadi tampak berlebihan. Cukup gunakan warna dasar atau warna netral. Untuk menciptakan kesan mewah, elegan, dan sederhana, bisa memilih warna krem atau putih untuk desain dasar undangan pernikahan.
Setelah itu pilih satu atau dua warna cerah lain untuk melengkapinya. Pastikan untuk memilih warna tulisan yang kontras dengan warna latar belakang undangan, sehingga undangan mudah dibaca.
Latar Belakang Undangan

©Bridestory
Cara membuat undangan pernikahan yang kedua adalah dengan merancang latar belakang. Setelah memberikan warna untuk undangan pernikahan, selanjutnya bisa merancang bagian latar belakang undangan pernikahan.
Sebelum menambahkan tulisan dan gambar ke dalam desain undangan, perlu memutuskan latar belakang terlebih dahulu. Apabila tulisan dalam undangan yang Anda buat resmi, maka bisa mempertimbangkan untuk menggunakan latar belakang netral yang klasik. Tulisan undangan yang lebih santai bisa diimbangi dengan warna atau gambar yang cerah dan ceria.
Jika hanya menggunakan satu warna saja pada latar belakang, tentukan pola yang cocok untuk diterapkan. Apakah hanya menggunakan satu warna atau membuatnya tampak memudar, atau mungkin juga menggunakan dua warna bahkan lebih.
Anda juga bisa mempertimbangkan untuk menggunakan pola atau gambar sebagai latar belakang. Meskipun penggunaan pola dan gambar ini dapat mengubah posisi tulisan yang ada dalam undangan, cara ini akan membuat tampilan undangan menjadi lebih cantik.
Tips, kamu bisa menggunakan kertas print bergambar. Dengan begitu, cukup merancang tulisan dan menempatkannya dalam undangan pernikahan. Selain itu, juga bisa menggunakan ilusi gambar latar belakang dengan menggunakan kertas bertekstur.
Menentukan Gambar dan Tulisan

©2015 Merdeka.com/lebeauxchateau.com
Cara membuat undangan pernikahan yang berikutnya adalah dengan menentukan gambar dan tulisan. Apabila ingin memasukkan gambar dalam undangan, pertimbangkan beberapa pilihan yang sekiranya cocok dengan undangan. Jika tidak yakin pada kemampuan sendiri untuk hal ini, bisa meminta bantuan kepada teman dekat atau keluarga untuk membantu merancangnya.Berikut beberapa tips yang bisa membantu:
Menambah Detail Undangan
Cara membuat undangan pernikahan yang selanjutnya adalah dengan menambah detail pada undangan. Undangan pernikahan saat ini biasa dilengkapi dengan berbagai elemen yang membuat tampilan undangan menjadi terlihat lebih manis dan cantik di bagian luarnya. Jika suka dengan hal-hal yang indah dan unik, bisa mempertimbangkan untuk menggunakan emboss, pita, atau glitter pada undangan.
Cek dengan Teliti Undangan Pernikahan
Setelah seluruh bagian seperti tulisan, latar belakang, gambar, dan mungkin beberapa detail sudah ditentukan, cara membuat undangan pernikahan selanjutnya adalah dengan mengecek dan membuat contoh undangan. Buatlah contoh kasar undangan dengan penempatan gambar dan tulisan yang ideal.
Setelah mempertimbangkan penempatan tulisan pada undangan, buatlah contoh akhir undangan yang dirancang. Pastikan bahwa tidak ada kesalahan penulisan dan telah mengetahui dengan pasti ukuran undangan kamu yang sebenarnya.
Mencetak Kartu Undangan
Cara membuat undangan pernikahan yang terakhir adalah dengan mencetak kartu undangan. Dalam mencetak kartu undangan ini, perlu memilih jenis kertas terlebih dahulu untuk undangan yang akan dibuat.
Anda bisa mengunjungi kerajinan atau percetakan untuk melihat beberapa jenis kertas yang berbeda-beda. Pastikan untuk menghindari kertas foto yang mengkilap untuk undangan, karena kertas ini mudah sekali rusak. Pilihlah kertas foto matte atau kertas karton.
Pastikan juga kertas yang dipilih, bisa dipotong menjadi ukuran kecil sesuai dengan undangan. Apabila ingin menggunakan beberapa lapis kertas untuk undangan, pastikan untuk memilih satu jenis kertas untuk setiap lapisan undangan. Setelah itu, bisa mencetak undangan sendiri di rumah atau di percetakan.
Susun Undangan dan Bagikan
Setelah semua proses selesai sampai pada tahap mencetaknya, susun undangan pernikahan menjadi satu keseluruhan bagian undangan yang telah dirangkai.
Setelah semua undangan telah benar-benar siap, bisa mulai menyebarkan undangan pernikahan tersebut ke saudara, tetangga, teman, atau rekan-rekan kantor. Pastikan untuk mengirimkan undangan paling tidak enam minggu sebelum acara pernikahan.
(mdk/ank)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya