Bahas Etika Bersosial Media, Begini Penjelasan Doni Dion Kontestan AKSI Asia 2021
Merdeka.com - Akademi Sahur atau AKSI Asia 2021 menjadi salah satu di antara deretan program “Ramadan Penuh Berkah” yang menemani pemirsa Indosiar menjalankan ibadah di bulan puasa.
Menghadirkan kontestan dari lima negara Asia yakni Brunei Darussalam, Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Timor Leste, ajang ustaz dan ustazah menyampaikan tausiyah ini begitu dinantikan.
Berbicara soal kontestan asal Indonesia, ada beberapa nama kontestan yang menjadi perwakilan. Namun, yang berhasil masuk sampai TOP 4 adalah si kembar Doni & Dion. Selalu tampil maksimal, mereka sukses menarik perhatian.
Salah satu penampilan maksimal mereka adalah saat membahas tentang etika dalam menggunakan sosial media setelah diminta oleh salah seorang juri, seperti yang terlihat dalam unggahan kanal YouTube Indonesia.
Berikut selengkapnya,
Etika dalam Menggunakan Media Sosial
Menurut Doni Dion, saat ini informasi begitu mudah diakses, baik informasi positif dan negatif. Sehingga, sebagai pengguna harus bijak dalam menggunakan media sosial.
Mereka pun menguraikan beberapa sikap yang bisa dilakukan dalam menggunakan sosial media. Yang pertama, dianjurkan untuk teliti dalam menerima informasi dan kedua harus berhati-hati dengan postingan yang tak berlandaskan ilmu.
"Yang pertama, cermat dan telitilah dalam menerima informasi dan karena tidak semua postingan harus kita baca dan dengar, maka teliti dululah kebenarannya dan saring sebelum sharing," kata Dion.
"Yang kedua, waspadalah terhadap postingan-postingan orang, yang ia tidak ada landasan ilmunya dan tidak takut akan dosa," tambahnya.

YouTube/Indosiar ©2021 Merdeka.com
Bagikan Hal yang Bermanfaat
Lebih lanjut, Doni Dion menjelaskan sikap bijak menggunakan media sosial lainnya yang bisa dilakukan yakni membagikan suatu hal yang bermanfaat bagi orang lain.
"Hendaknya media sosial ini kita jadikan wadah untuk memposting yang baik dan bermanfaat bagi orang lain," lanjutnya.
Selain itu, mereka juga berpesan untuk menjadikan media sosial sebagai wadah pengembangan diri dan media penyambung silaturahmi.
"Jadikan media sosial untuk pengembangan diri kita, misal bergabung seminar online, kajian online, jadikanlah untuk bertemu dengan orang-orang keren dan hebat serta jadikanlah wadah untuk bersilaturahmi," jelasnya.

YouTube/Indosiar ©2021 Merdeka.com
(mdk/anf)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya