10 Penyebab Mata Merah yang Sering Diabaikan, Perhatikan Penggunaan Lensa Kontak
Merdeka.com - Mata merah adalah salah satu jenis gangguan pada mata yang umum terjadi. Penyebab mata merah yang tidak diketahui tentunya dapat membuat resah, karena tidak hanya mengundang perhatian, mata merah bisa jadi indikasi dari adanya gangguan pada mata.
Masih banyak orang yang menganggap sepele mata merah. Padahal, mata merah tidak serta merta terjadi begitu saja.
Ada penyebab yang menyertainya, dan bisa jadi mata merah juga merupakan tanda sebuah penyakit, mulai dari ringan hingga berat. Lalu apa saja sih penyebab mata merah? Simak ulasannya berikut :
1. Mata Kering

Sumber: medicalnewstoday.com 2020 Merdeka.com
Mata kering terjadi ketika kelenjar air mata tidak memproduksi cukup banyak cairan mata, baik dari segi kuantitas dan kualitas, untuk melumasi mata Anda. Akibatnya, hal tersebut membuat mata Anda jadi kering dan teriritasi sehingga terlihat memerah.
Mata merah bisa diatasi dengan memberikan obat tetes mata atau air mata buatan (artificial tears) setiap 2-3 jam sekali atau sesuai dengan petunjuk yang tertera pada kemasan.
2. Alergi
Mata merah juga bisa disebabkan karena alergi. Hal ini terjadi karena reaksi umum dari alergi adalah mata merah.
Ketika sistem kekebalan Anda bereaksi terhadap zat asing, seperti debu, serbuk sari, bulu binatang, bahan kimia tertentu yang ada dalam makeup ataupun larutan lensa kontak, tubuh Anda secara alami melepaskan histamin sebagai upaya untuk melawan penyebab alergen.
Akibatnya, histamin menyebabkan pembuluh mata membesar sehingga membuat mata Anda jadi merah dan berair. Anda bisa menghindari alergi dengan meminum obat antihistamin.
3. Konjungtivitis

Sumber:medicalnewstoday.com 2020 Merdeka.com
Konjungtivitis adalah infeksi mata yang paling umum dan menular. Kondisi ini terjadi ketika konjungtiva, yaitu membran transparan yang menutupi bola mata dan bagian dalam kelopak mata mengalami infeksi.
Hal ini membuat pembuluh darah pada mata menjadi teriritasi dan membengkak, sehingga membuat mata terlihat kemerahan.
Karena konjungtivitas bersifat menular, maka Anda harus mendapatkan perawatan sedini mungkin untuk menghindari penularan ke orang lain.
Ada beberapa jenis konjungtivitis dan cara pengobatannya, maka disarankan kamu segera mengunjungi dokter mata untuk diagnosis dan penanganan yang tepat.
4. Mata Lelah
Mata lelah dapat disebabkan karena terlalu lama menatap layar monitor, TV, ataupun handphone. Hal ini dapat menyebabkan mata menjadi merah karena mata secara tidak sadar akan jarang berkedip.
Padahal, berkedip merupakan salah satu cara alami untuk melembapkan mata Anda sehingga bisa mencegah mata lelah dan merah.
Untuk mengurangi risiko mata lelah karena terus-menerus berfokus pada layar komputer, Anda bisa menggunakan kacamata anti radiasi yang dirancang khusus untuk melindungi mata dari paparan sinar komputer.
Selain itu terapkan aturan 20-20-20, yaitu anjuran untuk berpaling dari layar monitor setiap 20 menit sekali dan mengistirahatkan mata Anda selama 20 detik dengan melihat objek benda yang jaraknya sekitar 20 kaki (6 meter).
5. Sindrom Penglihatan Komputer

2020 Merdeka.com
Sama halnya dengan mata lelah, menatap layar komputer terlalu lama dapat menyebabkan sindrom penglihatan komputer. Salah satu alasannya adalah karena mata secara tidak sadar akan jarang berkedip saat bekerja dengan komputer yang dapat membuat mata kering.
Ambilah waktu istirahat saat bekerja menggunakan komputer, mengatur kekontrasan dan derajat terang layar komputer, dan memakai kacamata komputer yang dirancang khusus.
Sesekali waktu menggunakan obat tetes mata terpercaya bisa menjaga mata tetap lembap menjaga kesehatan mata dari alergi.
6. Cedera di Mata
Trauma atau luka pada mata yang disebabkan karena kecelakaan, terpapar benda asing atau zat kimia, baru menjalani operasi, goresan kecil yang menyebabkan kornea lecet, atau luka bakar juga bisa jadi penyebab mata merah.
Hal ini terjadi karena pembuluh darah di mata Anda melebar untuk mengalirkan lebih banyak darah ke lokasi cedera sehingga proses penyembuhan dapat berjalan lebih cepat.
Pelebaran atau kadang-kadang kerusakan pembuluh darah di mata inilah yang menyebabkan mata Anda jadi nampak kemerahan.
7. Kontak Lensa

Sumber:liputan6.com 2020 Merdeka.com
Penggunaan kontak lensa yang tidak benar dan terlalu lama juga bisa menjadi penyebab mata merah. Hal tersebut dapat menyebabkan iritasi dan mikroba pada mata.
Mata merah saat memakai kontak lensa bisa menjadi tanda dari infeksi mata serius, seperti keratitis atau infeksi mata jamur.
Selain itu, lensa kontak juga bisa memperburuk sindrom mata kering. Hal itu karena biasanya lensa kontak mengurangi jumlah oksigen mencapai kornea dan dapat membatasi aliran produksi air mata normal, terutama ketika peletakan lensa kontak tidak tepat
8. Ulkus Kornea
Infeksi pada kornea, termasuk ulkus kornea, yang berpotensi mengancam penglihatan dan harus diobati segera sebagai keadaan darurat. Selain mata merah, gejala ulkus kornea hampir selalu disertai sakit mata dan penglihatan terganggu. Ulkus kornea biasanya disebabkan oleh infeksi mata yang tidak diobati atau trauma pada mata.
9. Kurang Tidur

Sumber: medicalnewstoday.com 2020 Merdeka.com
Meski sering terlihat sepele, tetapi kurang tidur dapat menyebabkan mata menjadi tidak sehat. Salah satunya bisa membuat mata menjadi merah.
Hal ini karena mata akan merasa lelah sehingga mudah memicu mata menjadi merah. Mata bengkak dan lingkaran hitam adalah tanda-tanda Anda tidak cukup tidur. Tahukah Anda, menggosok mata mengantuk ternyata hanya akan memperburuk mata merah.
10. Glaukoma
Biasanya, glaukoma datang secara bertahap dan ada beberapa kasus glaukoma yang tidak menunjukkan gejala. Tetapi umumnya, penderita akan tiba-tiba mengalami sakit, mata merah cerah, disertai dengan lingkaran cahaya, kehilangan penglihatan, dan mual. Inilah kemungkinan sinyal akut glaukoma sudut tertutup.
Glaukoma ini bisa mengancam penglihatan permanen sehingga harus segera ditangani.
(mdk/far)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya