Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ternyata lukisan tertua di muka bumi tersembunyi di Sulawesi

Ternyata lukisan tertua di muka bumi tersembunyi di Sulawesi Gua di Taman Prasejarah Leang-Leang. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Siapa sangka, Indonesia menyimpan salah satu karya seni tertua di dunia? Dulu lukisan gua tertua yang pernah ditemukan berada di Eropa, tepatnya di Gua Coliboaia, Romania dan Gua Chauvet, Prancis.Dilansir CNN, lukisan gua yang ada di Eropa diperkirakan berusia 30.000-35.000 tahun. Namun pada tahun 2014 lalu para arkeolog menyatakan kalau lukisan gua yang ada di Maros-Pangkep, Sulawesi Selatan beberapa ribu tahun lebih tua."Lukisan tangan di Timpuseng, dekat Maros, memiliki usia minimal 39.900 tahun," kata Iwan Sumantri, arkeolog dari Universitas Hasanuddin.

gua di taman prasejarah leang leang

Gua di Taman Prasejarah Leang-Leang © Istimewa

gua di taman prasejarah leang leang

Gua di Taman Prasejarah Leang-Leang © Istimewa

Lukisan gua tersebut berada di kawasan Taman Prasejarah Leang-Leang. Letaknya di Kelurahan Leang-Leang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Situs ini merupakan rumah bagi ratusan gua prasejarah yang tersembunyi di antara perbukitan karst.

gua di taman prasejarah leang leang

Gua di Taman Prasejarah Leang-Leang © Istimewa

gua di taman prasejarah leang leang

Gua di Taman Prasejarah Leang-Leang © Istimewa

gua di taman prasejarah leang leang

Gua di Taman Prasejarah Leang-Leang © Istimewa

Beberapa gua di sana merupakan lokasi ditemukannya sejumlah lukisan peninggalan manusia prasejarah. Mirip di eropa, lukisan-lukisan itu menampilkan cap tangan dengan latar belakang berwarna merah, beberapa di antaranya dengan jari yang tak lengkap. Gambar babi liar dan babirusa, satwa endemik Sulawesi juga ditemukan di sana.Di Leang Pettae, misalnya. Di gua ini ditemukan 5 gambar telapak tangan, satu gambar babi rusa, artefak serpih bilah serta kulit kerang yang menempel pada mulut gua. Sementara di Leang Petta Kere terdapat 2 gambar babi rusa, 27 gambar telapak tangan, alat serpih bilah, dan mata panah. Kemungkinan besar, lukisan dan peralatan tersebut merupakan peninggalan para pemburu dari zaman prasejarah.

gua di taman prasejarah leang leang

Gua di Taman Prasejarah Leang-Leang © Istimewa

gua di taman prasejarah leang leangGua di Taman Prasejarah Leang-Leang © Istimewa

"Gua-gua prasejarah ini sangat penting dalam sejarah perkembangan budaya manusia, tidak hanya untuk orang-orang yang tinggal di Sulawesi Selatan tetapi juga bagi seluruh umat manusia," kata Iwan.Sejumlah gua Taman Prasejarah Leang-Leang dilindungi oleh negara, hanya boleh dikunjungi untuk kepentingan penelitian. Beberapa di antaranya menjadi tujuan wisata, sementara sisanya masih belum terjamah.Sayangnya, beberapa daerah di sekitar gua yang tidak dilindungi merupakan lokasi penambangan semen. Pasalnya semen merupakan sumber perekonomian utama di wilayah yang tengah berkembang ini. Dikhawatirkan, eksploitasi dengan bahan peledak ini bisa menimbulkan kerusakan serius pada situs prasejarah di sana.

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP