Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Tak segemerlap yang terlihat, ini 7 suka duka yang dialami para idola K-pop

Tak segemerlap yang terlihat, ini 7 suka duka yang dialami para idola K-pop Ilustrasi K-pop. ©Allkpop

Merdeka.com - Dunia K-pop tak ubahnya panggung gemerlap yang menawarkan hiburan sekaligus mimpi bagi para pecintanya. Dari industri hiburan yang mendatangkan devisa luar biasa bagi Korea Selatan ini lahir sejumlah bintang dengan popularitas mendunia. Tak semuanya tampil dengan format girlband atau boyband, tetapi harus diakui kalau keduanya paling mudah menjaring fans fanatik daripada penyanyi solo.

Bagi dunia luar, para idol dengan fisik di atas rata-rata ini mungkin terlihat seperti artis aji mumpung yang manja dan kurang bakat. Pekerjaan mereka pun terlihat menyenangkan, hanya tampil di atas panggung, terbang ke daerah-daerah untuk mempromosikan single, atau hahahihi di program televisi. Tetapi benarkah kehidupan para idol semudah itu?

Ternyata, dunia K-pop pun menyimpan sisi gelap tersendiri. Hari-hari para anggota boyband dan girlband yang tengah berada di puncak pun bisa jadi jauh dari gemerlap. Konon, para idol ini bahkan disebut sebagai pekerja paling keras jika dibandingkan dengan para selebriti di negara-negara lain. Kita simak, yuk, seperti apa suka duka menjadi seorang bintang K-pop berdasar pengakuan para idol.

Jalani tahun-tahun pelatihan yang berat dan panjang

tahun pelatihan yang berat dan panjangRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Memang ada bintang K-Pop yang ditemukan pencari bakat. Ada pula yang harus menjalani ajang pencarian bakat terlebih dahulu. Namun keduanya sama-sama masih harus menjalani seleksi ketat dan pelatihan panjang sebelum bisa debut di dunia hiburan.

Kebanyakan calon bintang menjalani pelatihan di 'sekolah' milik agensi selama bertahun-tahun. Kadang bisa lebih dari 5 tahun. Di sana mereka belajar olah vokal, menari, bahasa, keterampilan berkomunikasi di depan publik, hingga keterampilan sebagai presenter.

Sebagian besar menghabiskan masa remaja dengan menjalani tahun-tahun yang berat sebagai trainee. Ini pun tak menjamin mereka bisa debut, karena tak sedikit trainee yang dilepaskan oleh agensi setelah menjalani masa pelatihan.

Hal seperti ini dialami oleh Jo Kwon dari 2AM yang nyaris putus asa setelah menjalani pelatihan selama 8 tahun. Begitu juga dengan leader Big Bang, G-Dragon yang menjalani pelatihan selama 5 tahun di SM Entertainment dan 6 tahun lagi di YG Entertainment. Sementara G.Soul baru debut setelah menjalani pelatihan selama 15 tahun.

Photo credit: ©Theaureview.com

Latihan dan diet ketat

diet ketatRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sebagai seorang figur publik yang ditonton jutaan orang, para idol K-Pop diharapkan untuk menyuguhkan kesempurnaan. Tentu akan lebih sedap dipandang jika sang idol memiliki tubuh langsing dan paras rupawan.

Sudah bukan rahasia lagi jika agensi boyband dan girlband bakal memastikan fisik para bintang mereka senantiasa sempurna. Mereka diminta untuk diet ketat agar tetap langsing. Kadang-kadang mereka yang memiliki tipe tubuh gampang gemuk atau dianggap masih terlalu tembam bahkan dilarang menyantap makanan. Hal ini diakui oleh anggota Sistar, Soyou yang pernah menyelundupkan setangkup roti lapis telur bersama rekan-rekan segrup untuk dimakan di kamar mandi.

TOP Big Bang harus menurunkan puluhan kilogram agar penampilannya layak untuk debut. Sementara mantan trainee SM Entertainment, Stella Kim mengatakan kepada Nextshark kalau dia sempat mengalami gangguan pola makan gara-gara kebiasaan diet ekstrem yang 'disuntikkan' ke dalam otaknya saat masih menjalani pelatihan.

Photo credit: ©The Kpop Jungle

Image publik dan kehidupan pribadi dikontrol agensi

dan kehidupan pribadi dikontrol agensiRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Sudah bukan rahasia lagi kalau sejumlah bintang dilarang berpacaran oleh agensi yang menaungi mereka. Mereka yang sudah kadung berpacaran pun kebanyakan memilih untuk menyembunyikan kenyataan tersebut dari publik. Pasalnya tak jarang idol yang lantas menjadi sasaran kebencian dari penggemar yang tak terima dengan fakta kehidupan pribadi mereka. Demi menjaga reputasi dan popularitas sang artis yang jadi tambang emas agensi, larangan berpacaran pun harus diterapkan.

Peraturan ini diungkapkan secara terbuka oleh girlband senior Wonder Girls. Mereka diminta Park Jin-young, pemilik agensi JYP Entertainment untuk menunggu selama beberapa tahun sebelum memutuskan untuk berpacaran.

Photo credit: ©Black J

Tenggelam karena kurang sorotan

kurang sorotanRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Debut dengan grup sukses tak menjamin popularitas sebagai individu. Biasanya peran masing-masing anggota dalam sebuah girlband sudah ditentukan agensi. Visual dan vokal utama sudah hampir pasti populer. Tetapi biasanya ada saja anggota girlband atau boyband yang kurang diberi kesempatan untuk menonjolkan diri.

Bukannya kurang bakat, tetapi para anggota yang tersisih ini tenggelam di balik sorot lampu untuk rekan-rekan satu grup yang lebih menonjol. Apalagi jika grupnya terdiri dari banyak anggota, seperti Super Junior, EXO, BTS, Twice, 9 Muses, dan SNSD.

Photo credit: ©Istimewa

Dieksploitasi hingga ambruk

ambrukRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dengan promosi besar-besaran, tak heran jika jadwal para idol sangat padat. Mereka bisa tampil di berbagai acara dalam seminggu, kadang bahkan dalam sehari. Dan ini membuat mereka kekurangan waktu yang berkualitas untuk istirahat.

Jadwal padat dan peraturan ketat membuat para idol Korea Selatan sering bermasalah dengan kesehatan. Tak sedikit yang ambruk di atas panggung atau harus vakum karena alasan kesehatan fisik maupun mental.

Photo credit: ©Billboard

Dibenci atau malah kelewat dicintai fans

malah kelewat dicintai fansRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menjadi idol yang dicintai atau malah dibenci penggemar sama-sama beratnya. Mereka yang digilai bisa jadi sasaran kuntitan para fans sasaeng yang kelewat fanatik. Penggemar jenis ini biasanya tak segan untuk melanggar privasi sang artis, misalnya dengan memasang kamera atau alat pelacak di kediaman sang bintang, menguntit, atau memasuki properti sang artis tanpa persetujuan. Boyband JYJ, Yong-hwa dari CNBlue, dan Lay dari EXO pernah mengalami hal seperti ini. Dua anggota Super Junior, Leeteuk dan Heechul malah pernah terlibat kecelakaan mobil gara-gara para penggemar yang nekat membuntuti mereka di Singapura.

Sementara idol yang dibenci juga mendapatkan perlakuan yang tak enak. U-know Yunho dari DBSK pernah diracuni salah seorang fans sasaeng hingga isi perutnya harus dipompa. Dan aktris Yoon Eun-hye pernah mengalami kerusakan kornea temporer saat masih tergabung dengan Baby V.O.X karena semprotan cuka dan kecap dari seorang anti-fan.

Photo credit: © Kavenyou.com

Umur grup tak cukup lama

tak cukup lamaRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Karir sebagai anggota girlband atau boyband bisa jadi menjanjikan popularitas. Namun kesempatan ini tak bisa diandalkan untuk waktu yang lama, karena rata-rata umur band hanya 5 tahun atau lebih. Jarang yang bisa bertahan hingga 10 tahun. Ada yang berhasil mencari profesi lain seperti aktor atau produser. Tetapi tak sedikit pula yang namanya tenggelam begitu band bubar.

Itulah beberapa sisi gelap dunia K-pop Korea Selatan. Ternyata memang tak segemerlap yang terlihat dari luar, bukan?

Photo credit: ©YouTube

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP