Lalat yang beterbangan di dapur dan ruang makan bisa mengganggu kenyamanan, terutama ketika makanan dibiarkan terbuka. Serangga ini tertarik pada sisa makanan, buah yang terlalu matang, aroma tertentu, serta tempat sampah yang tidak segera dibersihkan.
Selain menjaga kebersihan rumah, ada beberapa cara sederhana yang bisa dicoba untuk mengurangi keberadaan lalat, termasuk memanfaatkan bahan yang biasa ditemukan di dapur. Namun, efektivitas setiap metode dapat berbeda sehingga penggunaannya sebaiknya tetap disertai langkah pencegahan lainnya.
Simak beberapa trik mengurangi lalat di rumah dengan bahan dapur yang mudah ditemukan, dihimpun Merdeka.com dari laman Rejoy Health, Rabu (21/10).
Advertisement
1. Memanfaatkan Aroma Biji Kopi Panggang
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3361932/original/090925100_1611818104-pexels-negative-space-134577.jpg)
Biji kopi memiliki aroma kuat yang dipercaya dapat membantu mengusir lalat dari area tertentu. Menurut artikel Rejoy Health, memanaskan biji kopi dapat melepaskan aroma yang mungkin membuat lalat enggan mendekat. Meski demikian, efektivitas aroma kopi sebagai pengusir lalat belum dapat dianggap sebagai metode yang terbukti ampuh.
Jika ingin mencobanya, letakkan biji kopi utuh di atas loyang, lalu panggang selama sekitar 10–15 menit. Biarkan aromanya menyebar di area yang diinginkan, tetapi jangan meninggalkan oven tanpa pengawasan dan hindari memanaskan kopi hingga gosong atau berasap.
Cara ini dapat dicoba sebagai langkah tambahan, bukan pengganti kebersihan dapur atau perlindungan pada pintu dan jendela.
Advertisement
2. Membuat Perangkap Lalat dari Cuka Apel
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2400624/original/052965400_1541412677-Raw_Pixel.jpg)
Cuka apel dapat dimanfaatkan untuk membuat perangkap lalat kecil, terutama lalat buah yang tertarik pada aroma hasil fermentasi. Campuran ini bukan pengusir lalat, melainkan cara untuk menarik dan menangkap serangga yang mendekat.
Bahan yang diperlukan cukup sederhana, yaitu cuka apel, wadah kecil, dan beberapa tetes sabun cuci piring.
Cara membuatnya:
- Tuangkan sedikit cuka apel ke dalam mangkuk atau gelas kecil.Tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring.
- Aduk perlahan agar kedua bahan tercampur.
- Letakkan wadah di dekat tempat buah atau area yang sering didatangi lalat kecil, tetapi jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Sabun membantu mengurangi tegangan permukaan cairan sehingga lalat yang hinggap lebih sulit keluar. Perangkap ini dapat membantu mengurangi jumlah lalat buah, tetapi belum tentu efektif untuk semua jenis lalat.
Advertisement
3. Membuat Perangkap Lalat dari Botol Plastik Bekas
Botol plastik bekas juga bisa diubah menjadi perangkap sederhana untuk membantu menangkap lalat. Prinsipnya, lalat tertarik masuk melalui bagian corong, tetapi kesulitan menemukan jalan keluar.
Siapkan botol plastik berukuran sekitar 2 liter, cuka apel, air, dan gunting. Berikut langkah pembuatannya:
- Lepaskan tutup botol, lalu potong bagian atasnya beberapa sentimeter di bawah leher botol.
- Tuangkan campuran cuka apel dan air ke bagian bawah botol.Balik potongan atas botol hingga membentuk corong.
- Masukkan bagian tersebut ke dalam badan botol dengan posisi leher menghadap ke bawah.
- Letakkan perangkap di area yang sering didatangi lalat, misalnya dekat tempat sampah.
Perangkap ini dapat membantu menangkap sebagian lalat yang tertarik pada cairan di dalamnya. Periksa secara berkala dan buang isinya dengan aman agar perangkap tidak justru menjadi sumber bau atau menarik lebih banyak serangga.
Advertisement
4. Menutup Makanan agar Tidak Mengundang Lalat
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5672071/original/026691500_1778467761-cropped-9b8019fc-9a7c-471e-b98c-926e8a734c59.jpg)
Salah satu cara paling sederhana untuk mengurangi lalat adalah membatasi aksesnya terhadap makanan. Buah matang, sisa hidangan, makanan manis, dan remah-remah dapat menjadi sumber makanan yang menarik bagi serangga ini.
Biasakan menyimpan makanan dalam wadah tertutup, menggunakan tudung saji, serta memasukkan buah matang ke lemari pendingin jika sesuai dengan kebutuhan penyimpanannya. Setelah makan atau memasak, segera bersihkan meja dan area dapur yang terkena tumpahan makanan.
Langkah ini membantu mengurangi sumber makanan bagi lalat sehingga rumah tidak mudah menjadi tempat berkumpulnya serangga tersebut.
Advertisement
5. Rutin Mengosongkan dan Membersihkan Tempat Sampah
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8385983/original/056884800_1782265466-cropped-6b0c6488-e402-4c22-9c4e-9803c397fef1.jpg)
Tempat sampah yang menampung sisa makanan dapat menarik lalat, terutama ketika isinya mulai membusuk. Kondisi panas juga dapat mempercepat pembusukan bahan organik sehingga bau semakin kuat.
Untuk mengurangi risiko tersebut, buang sampah organik secara rutin dan gunakan tempat sampah yang memiliki penutup rapat. Bersihkan bagian dalam tempat sampah apabila terdapat cairan atau sisa makanan yang menempel, lalu keringkan sebelum digunakan kembali.
Jangan lupa membersihkan area di sekitar tempat sampah. Sisa makanan yang tercecer di lantai atau sudut dapur juga bisa mengundang lalat meskipun wadah sampah sudah tertutup.
Advertisement
6. Membersihkan Tumpahan dan Sisa Makanan Secepatnya
Tumpahan minuman manis, minyak, remah roti, dan sisa makanan dapat menjadi sumber makanan bagi lalat. Karena itu, membersihkan permukaan dapur secara rutin merupakan langkah penting untuk mengurangi daya tarik rumah bagi serangga ini.
Gunakan kain lap dan cairan pembersih yang sesuai untuk membersihkan meja, kompor, serta area makan. Periksa pula bagian bawah peralatan dapur dan sudut ruangan yang sering terlewat ketika menyapu.
Jika ada buah yang terlalu matang atau mulai membusuk, segera pisahkan dan buang apabila sudah tidak layak dikonsumsi. Jangan biarkan bahan makanan tersebut menumpuk di meja dapur.
Advertisement
7. Memasang Kasa pada Jendela dan Pintu
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9329522/original/052484300_1787284012-30300__1_.jpg)
Selain menggunakan bahan dapur, mencegah lalat masuk dari luar juga penting. Salah satu caranya adalah memasang kasa antiserangga pada jendela dan pintu yang sering dibiarkan terbuka.
Kasa memungkinkan udara tetap bersirkulasi sekaligus menjadi penghalang fisik bagi lalat. Pastikan tidak ada lubang atau celah di bagian tepinya yang dapat menjadi jalan masuk serangga.
Langkah ini dapat dikombinasikan dengan penggunaan perangkap dan kebiasaan menjaga kebersihan rumah. Dibandingkan mengandalkan aroma tertentu saja, penghalang fisik membantu mencegah lalat masuk tanpa bergantung pada respons serangga terhadap bahan tertentu.
Advertisement
Tips Tambahan agar Lalat Tidak Mudah Berkumpul di Rumah
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/3992216/original/058861100_1649681664-margaret-jaszowska-WP-wLt9Ys0c-unsplash.jpg)
Selain menerapkan trik di atas, beberapa kebiasaan berikut juga dapat membantu mengurangi keberadaan lalat:
- Buang genangan air: Periksa wadah atau baki yang menampung air dan kosongkan jika tidak diperlukan.
- Simpan bahan makanan dengan benar: Pastikan bahan makanan tidak dibiarkan terbuka terlalu lama.
- Bersihkan saluran pembuangan: Jaga saluran tetap bersih agar tidak menjadi tempat penumpukan sisa organik.
- Periksa sumber lalat: Jika lalat terus muncul dalam jumlah banyak, cari kemungkinan sumbernya, seperti sampah organik, buah busuk, atau sisa makanan yang tersembunyi.
Perlu diingat, bahan alami seperti biji kopi dan cuka apel tidak menjamin lalat hilang sepenuhnya. Perangkap cuka apel lebih sesuai untuk lalat buah kecil, sedangkan lalat rumah mungkin memerlukan pendekatan berbeda.
Pun, trik mengurangi lalat di rumah dengan bahan dapur yang mudah ditemukan dapat dicoba sebagai langkah tambahan. Namun, menjaga kebersihan, mengelola sampah, menyimpan makanan dengan benar, dan mencegah lalat masuk tetap menjadi bagian penting dari upaya mengendalikan keberadaan serangga ini. Jika lalat terus muncul dalam jumlah besar, pertimbangkan bantuan tenaga pengendali hama profesional.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Trik Mengurangi Lalat di Rumah dengan Bahan Dapur yang Mudah Ditemukan
Apa bahan dapur yang bisa digunakan untuk mengurangi lalat di rumah?
Cuka apel dapat digunakan untuk membuat perangkap lalat buah, sedangkan biji kopi panggang bisa dicoba untuk memanfaatkan aromanya. Namun, efektivitas setiap bahan berbeda dan tidak semuanya terbukti ampuh mengusir lalat.
Bagaimana cara membuat perangkap lalat dari cuka apel?
Tuangkan sedikit cuka apel ke dalam wadah kecil, lalu tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring. Letakkan perangkap di area yang sering didatangi lalat buah untuk membantu menangkap serangga tersebut.
Bagaimana cara mencegah lalat datang kembali ke rumah?
Simpan makanan dalam wadah tertutup, bersihkan sisa makanan dan tumpahan dengan segera, buang sampah secara rutin, serta pasang kasa antiserangga pada pintu dan jendela.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378801/original/004761700_1792563755-pexels-garuda-929115-37642786.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9378070/original/063365300_1792489619-e9c81833-555e-4059-9e60-b0d4091b24b1.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377634/original/038585300_1792472529-pexels-ns-angga-sr-3069734-37832983.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304980/original/078584500_1784779226-sirkulasi_alami_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9362944/original/084890900_1790835591-A.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377533/original/079652300_1792468012-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2976982/original/051788300_1574668045-pile-of-sweet-corns-603030.jpg)