Cobek kayu bisa menjadi peralatan dapur andalan untuk menghaluskan bumbu, rempah, dan berbagai bahan masakan. Namun, sebelum digunakan untuk pertama kali, cobek kayu baru perlu dibersihkan dan dirawat dengan tepat agar sisa debu dari proses pembuatan tidak tertinggal di permukaannya.
Perawatan cobek kayu sebenarnya cukup sederhana. Mulai dari menggiling beras kering, membersihkannya setelah digunakan, hingga menjaga kelembapan kayu, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan agar cobek tetap nyaman digunakan dan tahan lama.
Berikut cara merawat cobek kayu baru beserta tips perawatannya sehari-hari, dilansir Merdeka.com dari laman Eddy White Woodworking dan berbagai sumber lainnya, Selasa (20/10).
Advertisement
1. Bersihkan Cobek Sebelum Digunakan
Langkah pertama dalam cara merawat cobek kayu baru adalah membersihkan cobek dan ulekan sebelum digunakan untuk mengolah makanan. Proses pembuatan dan penyelesaian permukaan kayu dapat meninggalkan debu halus yang sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu.
Bilas cobek dan ulekan menggunakan air hangat, kemudian lap hingga kering. Hindari merendam keduanya terlalu lama karena kayu dapat menyerap air. Setelah dibersihkan, pastikan permukaannya tidak terlalu basah sebelum melanjutkan ke tahap berikutnya.
Advertisement
2. Giling Beras Putih Kering untuk Membersihkan Permukaan
Setelah cobek dibersihkan, giling segenggam kecil beras putih kering menggunakan ulekan. Gerakkan ulekan dengan tekanan yang cukup dan gerakan memutar, terutama pada bagian dasar serta sisi dalam cobek.
Beras membantu mengangkat sisa debu halus yang mungkin masih tertinggal dari proses pembuatan. Setelah selesai, buang beras yang telah digiling, lalu ulangi menggunakan beras baru jika hasil gilingan masih tampak kotor.
Lakukan proses ini hingga beras yang dihasilkan terlihat bersih dan putih. Setelah itu, buang beras dan lap cobek sampai tidak ada sisa yang tertinggal.
Advertisement
3. Hindari Penggunaan Sabun Cuci Piring
Kayu memiliki pori-pori yang dapat menyerap cairan, termasuk sabun cuci piring. Sisa sabun yang tertinggal di dalam serat kayu berpotensi memengaruhi aroma dan rasa bahan makanan yang dihaluskan berikutnya.
Untuk membersihkan cobek setelah digunakan, cukup bilas dengan air hangat dan gunakan sikat lembut untuk mengangkat sisa bumbu. Setelah itu, lap dengan kain bersih hingga kering.
Jika cobek digunakan untuk menghaluskan bumbu yang memiliki aroma kuat, seperti bawang putih atau cabai, kamu bisa menggiling sedikit beras putih kering untuk membantu menyerap sisa minyak dan aroma. Buang beras tersebut setelah selesai.
Advertisement
4. Jangan Merendam Cobek Kayu di Dalam Air
Salah satu hal yang perlu diperhatikan dalam cara merawat cobek kayu baru adalah menghindari paparan air berlebihan. Merendam cobek terlalu lama dapat membuat kayu menyerap air, mengembang, dan berisiko mengalami keretakan ketika mengering.
Hindari pula mencuci cobek kayu menggunakan mesin pencuci piring karena paparan air dan panas selama proses pencucian dapat merusak kayu.
Setelah dibersihkan, letakkan cobek dan ulekan dalam posisi berdiri atau posisi yang memungkinkan sirkulasi udara di sekelilingnya. Biarkan keduanya mengering secara alami sebelum disimpan kembali.
Advertisement
5. Oleskan Minyak yang Aman untuk Peralatan Makanan
Untuk menjaga kondisi kayu, sesekali oleskan sedikit minyak yang aman untuk peralatan makanan (food-safe oil). Minyak mineral khusus peralatan makanan, misalnya, dapat membantu menjaga permukaan kayu agar tidak mudah kering dan tetap terasa halus.
Gunakan kain bersih untuk mengoleskan minyak secara tipis dan merata pada permukaan cobek serta ulekan. Pastikan minyak yang digunakan memang ditujukan untuk peralatan yang bersentuhan dengan makanan, bukan minyak untuk keperluan pertukangan.
Perawatan ini tidak harus dilakukan setiap kali selesai menggunakan cobek. Kamu bisa mengulanginya ketika kayu mulai terlihat lebih pucat atau terasa kasar. Hindari penggunaan minyak berlebihan agar tidak meninggalkan lapisan lengket pada permukaan kayu.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Merawat Cobek Kayu Baru
Apakah cobek kayu baru harus dirawat sebelum digunakan?
Ya. Cobek kayu baru sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu. Menggiling beras putih kering juga dapat membantu mengangkat sisa debu halus dari proses pembuatan sebelum cobek digunakan untuk mengolah bahan makanan.
Bagaimana cara menghilangkan bau bawang pada cobek kayu?
Coba giling segenggam kecil beras putih kering menggunakan ulekan. Beras dapat membantu menyerap sisa minyak yang membawa aroma bawang. Setelah itu, buang beras dan bersihkan sisa-sisanya.
Apakah cobek kayu boleh dicuci menggunakan sabun?
Sebaiknya hindari penggunaan sabun cuci piring jika mengikuti metode perawatan dari sumber ini. Bersihkan cobek dengan air hangat dan sikat lembut, lalu segera lap hingga kering. Selalu perhatikan petunjuk perawatan dari produsen karena lapisan akhir pada setiap produk kayu bisa berbeda.
Kapan cobek kayu perlu diolesi minyak kembali?
Oleskan minyak khusus peralatan makanan ketika permukaan kayu mulai terlihat pucat atau terasa kasar. Frekuensinya bergantung pada kondisi kayu, intensitas pemakaian, dan lingkungan penyimpanan.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377634/original/038585300_1792472529-pexels-ns-angga-sr-3069734-37832983.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9304980/original/078584500_1784779226-sirkulasi_alami_4.jpeg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9362944/original/084890900_1790835591-A.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377533/original/079652300_1792468012-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/2976982/original/051788300_1574668045-pile-of-sweet-corns-603030.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9377408/original/046587500_1792461645-HL.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9374598/original/043824700_1792055886-Picture1_mer.jpg)