Bunga lisianthus dikenal memiliki bentuk yang cantik menyerupai mawar dengan pilihan warna yang beragam. Tanaman ini sering digunakan sebagai bunga potong karena tampilannya menarik untuk menghiasi taman, vas, maupun rangkaian bunga.
Meski terlihat anggun dan lembut, lisianthus kerap dianggap cukup menantang untuk ditanam, terutama bagi pemula. Padahal, dengan memilih bahan tanam yang tepat dan memperhatikan kondisi tumbuhnya, tanaman ini tetap bisa dibudidayakan dengan baik.
Ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan sejak sebelum penanaman, mulai dari memilih bibit, menyiapkan media tanam, hingga memberikan penyangga saat tanaman tumbuh. Berikut cara menanam bunga lisianthus untuk pemula yang bisa dijadikan panduan, dilansir Merdeka.com dari laman The Whispering Willow Farm, Rabu (7/10).
Advertisement
1. Pilih Bibit Lisianthus yang Berkualitas
Bagi pemula, menanam lisianthus dari bibit muda atau plug dapat menjadi pilihan yang lebih praktis dibandingkan memulainya dari biji. Bibit yang sudah tumbuh membantu mempersingkat tahap awal pertumbuhan sehingga tanaman bisa lebih cepat dipindahkan ke tempat tumbuhnya.
Pilih bibit yang terlihat sehat dan memiliki pertumbuhan yang baik. Jika ingin mencoba lebih dari satu jenis, beberapa varietas dapat ditanam sekaligus untuk melihat perbedaan warna dan karakter bunganya.
Advertisement
2. Perhatikan Suhu dan Kondisi Lingkungan
Lisianthus tumbuh baik dalam kondisi yang relatif sejuk. Tanaman ini dapat mengalami stres apabila dipindahkan ketika suhu terlalu panas, sehingga waktu penanaman perlu disesuaikan dengan kondisi lingkungan.
Untuk wilayah dengan suhu lebih tinggi, pemilihan waktu tanam menjadi semakin penting. Usahakan memindahkan bibit ketika kondisi tidak terlalu panas agar tanaman memiliki kesempatan untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya.
Advertisement
3. Gunakan Media Tanam yang Memiliki Drainase Baik
Media tanam menjadi salah satu bagian penting dalam cara menanam bunga lisianthus untuk pemula. Gunakan tanah yang memiliki drainase baik dan diperkaya bahan organik agar akar dapat berkembang dengan lebih optimal.
Media yang mampu mengalirkan kelebihan air juga membantu mencegah tanah terlalu basah. Kondisi tersebut penting karena lisianthus membutuhkan kelembapan yang cukup, tetapi bukan media yang tergenang.
Advertisement
4. Siapkan Penyangga untuk Tanaman
Lisianthus membutuhkan penyangga agar batangnya tetap tegak ketika tanaman semakin besar. Tanpa dukungan yang memadai, batang dan bunga dapat mudah rebah karena pertumbuhannya semakin tinggi dan berat.
Salah satu cara sederhana adalah memasang tiang penyangga di sisi area tanam, kemudian membentangkan jaring tanaman secara vertikal. Jaring tersebut dapat membantu menjaga batang tetap berada pada posisinya selama tanaman tumbuh.
Advertisement
5. Berikan Perlakuan pada Akar Sebelum Ditanam
Sumber tersebut juga menggunakan hormon perangsang akar sebelum bibit dipindahkan ke tanah. Perlakuan ini ditujukan untuk membantu tanaman beradaptasi sekaligus mendukung pembentukan akar setelah penanaman.
Jika menggunakan produk perangsang akar, ikuti petunjuk pemakaian pada label produk. Salah satu metode yang dijelaskan adalah mencelupkan bibit ke dalam larutan sesuai petunjuk selama sekitar 30 detik sebelum ditanam.
Advertisement
6. Tanam Bibit Saat Ukurannya Masih Kecil
Waktu pemindahan bibit juga perlu diperhatikan. Bibit sebaiknya ditanam ketika masih relatif kecil dan kondisi suhu tidak terlalu panas agar risiko stres setelah dipindahkan dapat ditekan.
Sebelum menanam, pastikan area dan penyangga sudah disiapkan. Dengan begitu, bibit dapat langsung ditempatkan pada posisi yang sudah ditentukan tanpa perlu sering dipindahkan kembali.
Advertisement
7. Beri Jarak Antar Tanaman
Lisianthus dapat ditanam dengan jarak sekitar 10 sentimeter antar tanaman berdasarkan metode yang digunakan dalam sumber. Jarak tersebut memberikan ruang bagi tanaman untuk tumbuh sekaligus membantu sirkulasi udara di antara tanaman.
Jaring penyangga juga dapat dijadikan panduan untuk menentukan posisi setiap bibit. Selain membuat susunan tanaman lebih rapi, pola ini memudahkan perawatan dan pemantauan pertumbuhan selama musim tanam.
Advertisement
8. Jaga Kelembapan Tanah
Setelah ditanam, lisianthus membutuhkan kelembapan yang konsisten, terutama pada masa awal setelah bibit dipindahkan. Siram secukupnya agar tanah tetap lembap, tetapi hindari kondisi media yang terlalu basah atau tergenang.
Kebutuhan air perlu disesuaikan dengan kondisi media dan lingkungan. Periksa tanah secara berkala agar penyiraman tidak dilakukan secara berlebihan.
Advertisement
9. Gunakan Mulsa Organik
Lapisan mulsa organik dapat ditambahkan di sekitar tanaman untuk membantu mempertahankan kelembapan tanah. Mulsa juga dapat membantu menekan pertumbuhan gulma yang bersaing dengan tanaman dalam mendapatkan air dan nutrisi.
Pastikan mulsa tidak ditempatkan secara berlebihan atau menumpuk langsung pada pangkal batang. Berikan ruang di sekitar batang agar area tersebut tetap memiliki sirkulasi udara yang baik.
Advertisement
10. Periksa Tanaman dari Hama
Lisianthus tetap perlu diperiksa secara rutin untuk memastikan tidak ada hama yang mengganggu pertumbuhannya. Kutu daun termasuk salah satu hama yang perlu diperhatikan pada tanaman ini.
Jika menemukan hama, pengendalian dapat dilakukan dengan metode yang sesuai dan tidak merusak tanaman. Keberadaan predator alami juga dapat membantu menjaga populasi hama di sekitar tanaman.
Advertisement
11. Rawat Secara Konsisten hingga Berbunga
Menanam lisianthus membutuhkan perhatian sejak pemilihan bibit hingga tanaman berkembang. Kondisi lingkungan yang sesuai, media tanam yang memiliki drainase baik, jarak tanam yang cukup, penyiraman teratur, serta penyangga yang kuat menjadi beberapa faktor penting dalam perawatannya.
Dengan perawatan yang konsisten, lisianthus dapat menjadi pilihan menarik untuk taman maupun kebun bunga potong. Tanaman ini juga dapat dibudidayakan di dalam wadah, sehingga bisa menjadi pilihan bagi pemula yang memiliki ruang tanam terbatas.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Menanam Bunga Lisianthus untuk Pemula
Apakah bunga lisianthus cocok ditanam oleh pemula?
Ya, lisianthus tetap dapat ditanam oleh pemula selama kebutuhan dasarnya diperhatikan, seperti media tanam dengan drainase baik, kelembapan yang cukup, suhu sesuai, dan penyangga untuk menopang batang.
Bagaimana cara menjaga lisianthus agar tumbuh dengan baik?
Jaga tanah tetap lembap tanpa tergenang, gunakan mulsa organik, berikan penyangga, dan periksa tanaman secara rutin untuk memastikan tidak ada hama yang mengganggu.
Mengapa tanaman lisianthus membutuhkan penyangga?
Penyangga membantu menjaga batang lisianthus tetap tegak ketika tanaman semakin tinggi dan menghasilkan bunga. Jaring tanaman dapat digunakan untuk menopang batang agar tidak mudah rebah.