9 Cara Menyimpan Sprei agar Lemari Tidak Cepat Penuh, Hemat Ruang dan Tidak Mudah Kusut

Lemari sesak karena tumpukan sprei? Terapkan cara menyimpan sprei agar lemari tidak cepat penuh, mulai dari lipatan kecil hingga pemilihan wadah yang tepat.

Ibrahim Hasan
Oleh Ibrahim Hasan - Reporter
9 Cara Menyimpan Sprei agar Lemari Tidak Cepat Penuh, Hemat Ruang dan Tidak Mudah Kusut
Cara Menyimpan Sprei agar Lemari Tidak Cepat Penuh (Pexels/Polina Tankilevitch)

Cara menyimpan sprei agar lemari tidak cepat penuh menjadi kebutuhan banyak keluarga, terutama yang tinggal di rumah dengan ruang penyimpanan terbatas. Sprei yang ditumpuk tanpa aturan membuat lemari terasa sesak dan menyulitkan saat mencari satu set yang lengkap.

Melansir dari Hunker, Martha Stewart menyarankan menyimpan satu set sprei lengkap di dalam salah satu sarung bantalnya agar tidak tercecer. Dari sisi kesehatan hunian, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 mencantumkan baku mutu kelembapan udara dalam ruang permukiman sebesar 40 hingga 60 persen, sehingga lemari yang terlalu lembap berisiko membuat sprei berbau apek.

Dengan kebiasaan yang tepat, sprei tetap rapi, wangi, dan tidak memenuhi ruang lemari. Berikut adalah cara menyimpan sprei agar lemari tidak cepat penuh dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (30/9/2026).

1. Pilah dan Sisihkan Sprei yang Sudah Tidak Terpakai

Cara Menyimpan Sprei agar Lemari Tidak Cepat Penuh
Pilah dan Sisihkan Sprei yang Sudah Tidak Terpakai (AI Generated)

Langkah pertama adalah mengeluarkan seluruh sprei dari lemari, lalu memilahnya menjadi tiga kelompok, yaitu tetap disimpan, disumbangkan, dan dibuang. Sprei yang sobek, luntur, kusam, atau tidak lagi sesuai ukuran kasur sebaiknya disisihkan lebih dahulu.

Melansir dari panduan Or & Zon, jumlah sprei sebaiknya dibatasi tiga set untuk setiap tempat tidur agar lemari tidak sesak. Panduan penataan dari The House That Lars Built juga menyebut dua hingga tiga set per tempat tidur umumnya sudah cukup. Rumusnya sederhana: satu set terpasang, satu set bersih sebagai cadangan, dan satu set lagi saat cucian belum kering. Sprei lama yang masih layak dapat dialihfungsikan menjadi kain lap besar atau alas saat mengecat. Langkah ini terlihat sepele, tetapi dampaknya paling besar terhadap ruang lemari yang kembali lega.

2. Cuci dan Keringkan Sprei Sampai Benar-Benar Kering

Cara Menyimpan Sprei agar Lemari Tidak Cepat Penuh
Cuci dan Keringkan Sprei Sampai Benar-Benar Kering (AI Generated)

Sprei yang disimpan dalam keadaan lembap mudah berbau apek dan berpotensi berjamur. Karena itu, pastikan sprei benar-benar kering sebelum dilipat, terutama pada bagian lipatan tebal dan tepi karet.

Melansir dari laman Peacock Alley, kain sebaiknya bersih dan kering sebelum masuk ke penyimpanan. Bila sprei baru diangkat dari jemuran menjelang malam, angin-anginkan dahulu di ruangan berventilasi sampai tidak terasa dingin atau lembap saat disentuh. Menyetrika ringan memang tidak wajib, terutama untuk bahan linen yang justru tampak indah saat sedikit kusut. Namun, sprei katun yang disetrika lebih mudah dilipat rata dan memakan tempat lebih sedikit di rak.

3. Lipat Sprei dengan Teknik yang Rapi dan Seragam

Sprei polos cukup dilipat dua secara memanjang, lalu dilipat lagi mengikuti lebar rak. Untuk sprei berkaret, masukkan dua sudut karet ke dalam dua sudut lainnya hingga membentuk persegi panjang, kemudian lipat menjadi tiga bagian. Cara ini membuat bentuk sprei berkaret tidak menggembung dan mudah ditumpuk.

Blog dekorasi Maison de Cinq menganjurkan agar semua sprei dan handuk dilipat dengan cara yang sama dan menghadap ke arah yang sama. Hasilnya, tumpukan lebih stabil dan lemari tampak tertib. Di sisi lain, Peacock Alley menyarankan lipatan yang longgar agar udara tetap bergerak dan kain tidak tertekan terlalu keras. Jadi, lipat serapi mungkin, tetapi jangan menekan tumpukan sampai padat.

4. Simpan Satu Set Sprei di Dalam Sarung Bantalnya

Cara Menyimpan Sprei agar Lemari Tidak Cepat Penuh
Simpan Satu Set Sprei di Dalam Sarung Bantalnya (AI Generated)

Ini salah satu cara menyimpan sprei agar lemari tidak cepat penuh yang paling praktis. Menurut Hunker, teknik tersebut dimulai dengan melipat sprei berkaret dan sprei datar, lalu meletakkan satu sarung bantal yang sudah dilipat di atasnya.

Setelah itu, tumpukan dimasukkan ke sarung bantal satunya hingga berada dekat bukaan, lalu kelebihan kain dilipat menjadi paket yang rapi. Manfaatnya jelas. Satu set selalu utuh di satu tempat, tidak ada sarung bantal yang hilang, dan Anda tidak perlu banyak wadah tambahan. Saat mengganti sprei, cukup ambil satu bungkusan dari lemari. Lemari pun terlihat lebih bersih karena tidak ada lagi sprei yang terurai atau sarung bantal yang terselip di antara tumpukan.

5. Kelompokkan Berdasarkan Ukuran atau Kamar

Cara Menyimpan Sprei agar Lemari Tidak Cepat Penuh
Kelompokkan Berdasarkan Ukuran atau Kamar (AI Generated)

Sprei yang bercampur antarukuran sering membuat penghuni membongkar tumpukan hanya untuk mencari satu set. Susunlah sprei berdasarkan ukuran tempat tidur, misalnya single, queen, dan king, seperti yang disarankan The House That Lars Built.

Bila rumah memiliki beberapa kamar dengan ukuran kasur berbeda, panduan Or & Zon menyebut penyimpanan per kamar bisa lebih praktis. Saat membuka lemari, Anda langsung tahu di bagian mana sprei kamar anak, kamar tamu, dan kamar utama berada. Beri label sederhana pada rak atau keranjang agar seluruh anggota keluarga ikut menjaga keteraturan. Label juga membantu tamu atau asisten rumah tangga menemukan sprei tanpa harus bertanya.

6. Gunakan Wadah yang Bisa Bernapas

Keranjang anyaman, kotak kain, dan kantong katun membantu sprei tetap tertata sekaligus memberi ruang bagi udara. Panduan Storeease mengingatkan bahwa kantong plastik tipis dapat menjebak uap air dan meningkatkan risiko bau apek atau jamur bila dipakai untuk waktu lama.

Kotak plastik masih boleh digunakan, dengan catatan sprei harus kering sempurna dan tutupnya tidak dikunci rapat. Untuk selimut atau bed cover tebal yang jarang dipakai, kantong vakum dapat menghemat tempat. Namun, Redland Cotton mengingatkan bahwa kantong vakum tidak cocok untuk bahan berisi bulu angsa. Sprei yang dipakai bergantian setiap minggu pun lebih baik disimpan di rak terbuka atau keranjang agar mudah diambil.

7. Manfaatkan Ruang Vertikal, Pintu Lemari, dan Kolong Tempat Tidur

Cara Menyimpan Sprei agar Lemari Tidak Cepat Penuh
Manfaatkan Ruang Vertikal, Pintu Lemari, dan Kolong Tempat Tidur (AI Generated)

Ruang lemari sering terbuang karena rak terlalu tinggi atau jarak antarrak terlalu lebar. Tambahkan rak susun atau sekat pemisah agar tumpukan tidak terlalu tinggi dan tidak roboh saat satu set diambil.

Bagian belakang pintu lemari bisa dipasangi organizer gantung untuk menyimpan sarung bantal cadangan atau kantong pewangi, sebagaimana disarankan The House That Lars Built. Bagi kamar yang lemarinya sempit, kolong tempat tidur dapat menjadi solusi. Storeease menyarankan wadah kain berpenutup resleting agar sprei terlindung dari debu. Hindari menaruh sprei langsung di lantai, terutama di rumah yang mudah lembap.

8. Atur Posisi Berdasarkan Seberapa Sering Dipakai

Cara Menyimpan Sprei agar Lemari Tidak Cepat Penuh
Atur Posisi Berdasarkan Seberapa Sering Dipakai (AI Generated)

Tata sprei mengikuti frekuensi pemakaian. Sprei harian sebaiknya berada setinggi mata atau pinggang, sedangkan sprei tamu dan sprei musiman ditaruh di rak paling atas atau paling bawah. Panduan penataan dari Or & Zon menyarankan bahan yang jarang dipakai dan ringan diletakkan di bagian atas, sementara barang berat berada di bawah.

Terapkan juga sistem giliran. Setiap kali sprei bersih selesai dilipat, letakkan di bagian bawah tumpukan dan ambil set dari atas. Dengan begitu, semua sprei terpakai bergantian dan tidak ada yang menumpuk terlalu lama di sudut rak sampai berbau atau berubah warna.

9. Jaga Kelembapan dan Sirkulasi Udara Lemari

Lemari yang terlalu penuh membuat udara sulit bergerak. Toko linen ihateironing mengingatkan agar rak tidak diisi berlebihan dan pintu lemari sesekali dibuka bila ruangan terasa pengap.

Sebagai rujukan, Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 menyebut kelembapan udara dalam ruang permukiman sebesar 40 hingga 60 persen. Bila lemari berada di dinding yang mudah lembap, jauhkan sprei dari dinding dan tambahkan penyerap lembap. Kantong pewangi berisi lavender atau kayu cedar, seperti dianjurkan Redland Cotton, dapat menjaga aroma sekaligus membantu mengusir serangga. Sesekali, keluarkan seluruh isi lemari dan biarkan terkena udara selama beberapa jam.

Kesalahan yang Membuat Lemari Cepat Penuh

Warna Sprei yang Sering Dipilih Orang Perfeksionis Menurut Psikologi,
Warna Sprei yang Sering Dipilih Orang Perfeksionis Menurut Psikologi (Pexels/Ron Lach)

Sejumlah kebiasaan kecil sering menjadi penyebab lemari sesak. Pertama, menyimpan sprei secara terpisah sehingga sarung bantal dan sprei berkaret sulit dicocokkan. Kedua, menyimpan terlalu banyak set cadangan yang jarang dipakai. Ketiga, memasukkan sprei yang belum benar-benar kering. Keempat, melipat dengan ukuran berbeda-beda sehingga tumpukan miring dan memakan tempat.

Kelima, tidak pernah melakukan penyortiran ulang. Jadwalkan pengecekan setiap pergantian musim agar cara menyimpan sprei agar lemari tidak cepat penuh tetap berjalan konsisten dan lemari selalu terasa lega.

Pilihan Wadah Penyimpanan Sprei

Jenis wadah Kelebihan Hal yang perlu diperhatikan
Keranjang anyaman Sirkulasi udara baik, tampilan rapi Debu bisa masuk bila tanpa tutup
Kotak kain berresleting Melindungi dari debu, cocok untuk kolong tempat tidur Sprei harus kering sempurna
Kantong katun Kain bisa bernapas dan melindungi dari kotoran Perlu dicuci secara berkala
Kotak plastik Kokoh, bisa ditumpuk Sirkulasi rendah, jangan ditutup rapat
Kantong vakum Menghemat ruang untuk selimut tebal Tidak cocok untuk bahan berisi bulu angsa

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Menyimpan Sprei

1. Berapa set sprei yang ideal untuk satu tempat tidur?

Dua hingga tiga set sudah cukup, yaitu satu terpasang, satu cadangan bersih, dan satu untuk pergantian saat cucian belum kering.

2. Apakah sprei harus disetrika sebelum disimpan?

Tidak wajib. Namun, menyetrika ringan membuat sprei katun lebih mudah dilipat rata dan memakan tempat lebih sedikit.

3. Bolehkah sprei disimpan di kantong plastik?

Sebaiknya jangan untuk waktu lama, karena plastik tipis dapat menjebak uap air. Pilih kantong katun atau kotak kain berventilasi.

4. Bagaimana cara melipat sprei berkaret agar rapi?

Masukkan sudut-sudut karet saling menumpuk hingga membentuk persegi panjang, lalu lipat menjadi tiga bagian.

5. Bagaimana agar sprei tidak berbau apek di dalam lemari?

Pastikan sprei benar-benar kering, jangan mengisi lemari terlalu padat, buka pintu lemari secara berkala, dan gunakan kantong pewangi atau penyerap lembap.

Rekomendasi