Penanganan Temporomandibular Joint Disorder di RS Grha Kedoya, Ketahui Gejalanya Sebelum Terlambat

Temporomandibular Joint Disorder merupakan gangguan yang terjadi di sendi temporomandibular. Umumnya yang terjadi adalah nyeri wajah atau leher & lainnya.

Titah Mranani
Oleh Titah Mranani - Reporter
Penanganan Temporomandibular Joint Disorder di RS Grha Kedoya, Ketahui Gejalanya Sebelum Terlambat
Penanganan Temporomandibular Joint Disorder di RS Grha Kedoya, Ketahui Gejalanya Sebelum Terlambat (Merdeka.com)

Manusia memiliki dua sendi rahang yang terletak di depan telinga pada setiap sisi wajah. Sendi ini disebut Temporomandibular Joint (TMJ) dan berfungsi menghubungkan tulang rahang bawah dengan tengkorak. TMJ memfasilitasi berbagai gerakan seperti mengunyah dan berbicara.

Penyebab Temporomandibular Joint Disorder

Temporomandibular Joint Disorder (TMJ Disorder) adalah gangguan yang terjadi pada sendi temporomandibular.

Menurut drg. Dicky Firmansyah, Sp.BMM.,Subsp TMF-TMJ (K), Dokter Gigi Spesialis Bedah Mulut & Maksilofasial di RS Grha Kedoya, TMJ Disorder bisa terjadi karena masalah pada otot dan ligamen di sekitar sendi rahang

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan TMJ Disorder antara lain:

  • Trauma rahang: seperti rahang patah atau terkilir.
  • Bruxism: kebiasaan menggeretakkan atau menggesekkan gigi.
  • Artritis: peradangan pada sendi rahang.
  • Maloklusi: ketidaksejajaran gigi.
  • Stres: yang dapat memperburuk ketegangan otot rahang.

Gejala Temporomandibular Joint Disorder

Gejala yang mungkin dialami oleh penderita TMJ Disorder meliputi:

  • Nyeri wajah atau leher: terutama di sekitar sendi rahang.
  • Nyeri di dalam dan sekitar telinga.
  • Kekakuan otot rahang.
  • Kesulitan membuka atau menutup mulut.
  • Pergerakan rahang yang terbatas.
  • Rahang bergeser: menyebabkan gigi tidak sejajar.
  • Cephalgia: atau sakit kepala yang berhubungan dengan ketegangan otot rahang.

Untuk mendiagnosis TMJ Disorder, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk mengamati kemampuan rahang saat membuka dan menutup mulut. 

Untuk mendiagnosis TMJ Disorder, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik, termasuk mengamati kemampuan rahang saat membuka dan menutup mulut. 
Dok. Istimewa

Selain itu, dokter mungkin akan melakukan tes pencitraan seperti USG TMJ, Rontgen gigi, CT Scan, atau MRI. Hasil dari tes-tes ini akan membantu dokter merencanakan perawatan yang tepat.

Metode Pengobatan Temporomandibular Joint Disorder

Metode Pengobatan Temporomandibular Joint Disorder
Dok. Istimewa

Pengobatan TMJ Disorder bervariasi tergantung pada kondisi pasien. Berikut beberapa metode pengobatan yang umum dilakukan:

Tindakan Non Bedah
  • Pemberian obat: seperti obat pereda nyeri, obat anti-inflamasi, atau antidepresan.
  • Rehabilitasi medik: termasuk Splint Therapy, Transcutaneous Electrical Nerve Stimulation (TENS), dan Ultrasound Therapy.

Tindakan Bedah

  • Arthrocentesis TMJ: prosedur untuk menghilangkan cairan inflamasi dari sendi.
  • Arthroscopy TMJ: operasi minimal invasif dengan memasukkan alat kecil ke dalam sendi.
  • Operasi sendi terbuka: dilakukan jika metode lain tidak efektif.

Pentingnya Penanganan Dini

TMJ Disorder dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan menyebabkan nyeri yang berlangsung lama. Oleh karena itu, konsultasi lebih lanjut diperlukan untuk menentukan penanganan yang tepat sesuai dengan kondisi pasien.

drg. Dicky Firmansyah menyarankan, "Jika Anda atau keluarga Anda mengalami gejala TMJ Disorder, segera periksakan ke RS Grha Kedoya untuk mendapatkan perawatan yang tepat dan cepat dari dokter spesialis kami."

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Konsultasi dan Perawatan di RS Grha Kedoya
Jika Anda atau keluarga Anda memiliki kondisi seperti yang telah dijelaskan di atas, segera periksakan ke RS Grha Kedoya untuk mendapatkan konsultasi lebih lanjut. 

Dokter spesialis terbaik kami siap memberikan perawatan dan penanganan yang tepat agar kondisi Anda segera membaik. 

Dokter spesialis terbaik kami siap memberikan perawatan dan penanganan yang tepat agar kondisi Anda segera membaik. 
Dok. Istimewa

Jangan tunggu sampai terlambat, ketahui gejalanya dan lakukan penanganan sedini mungkin.

Rekomendasi