Pekarangan rumah yang bergaya tropis biasanya dihubungkan dengan suasana yang sejuk dan asri, memberikan ketenangan bagi penghuninya. Untuk mencapai suasana tersebut, pemilihan jenis tanaman yang teduh dan sesuai sangatlah penting. Tanaman-tanaman ini tidak hanya membuat tampilan luar rumah lebih menarik, tetapi juga berperan dalam menurunkan suhu serta memberikan kesegaran secara alami.
Memiliki pekarangan yang nyaman dan sejuk adalah impian banyak orang, terutama di daerah tropis yang cenderung memiliki suhu hangat. Berbagai jenis tanaman hias yang memiliki daun lebat dan mampu tumbuh baik di tempat yang minim cahaya bisa menjadi solusi yang tepat. Mereka tidak hanya menawarkan estetika visual, tetapi juga memiliki fungsi ekologis yang sangat penting.
Namun, tanaman teduh apa saja yang dapat menciptakan nuansa sejuk di pekarangan dan menjadi pilihan menarik untuk rumah tropis? Melansir dari berbagai sumber, Rabu (3/9), simak ulasan informasinya berikut ini.
Advertisement
1. Monstera (Monstera deliciosa)
Monstera, terutama spesies Monstera deliciosa, merupakan tanaman hias yang sangat diminati karena daunnya yang besar, mengkilap, dan memiliki lubang-lubang yang khas. Tanaman ini memberikan nuansa tropis yang kuat dan berasal dari hutan hujan tropis di Meksiko selatan serta Panama, sehingga sangat sesuai untuk iklim tropis dengan tingkat kelembaban yang tinggi.
Ciri khas daun yang besar dan berlekuk (fenestrasi) akan semakin terlihat seiring bertambahnya usia tanaman. Monstera juga dapat tumbuh merambat dengan akar udara yang kuat, memberikan kesan alami yang menarik pada pekarangan Anda.
Perawatan:
- Cahaya: Dapat tumbuh di tempat teduh parsial hingga di bawah cahaya terang yang tidak langsung.
- Penyiraman: Lakukan penyiraman secara teratur, pastikan tanah mengering di antara penyiraman.
- Tanah: Gunakan tanah yang kaya nutrisi, memiliki drainase yang baik, dan sedikit asam.
- Kelembaban: Sangat menyukai kelembaban yang tinggi.
- Suhu: Suhu yang ideal berkisar antara 20-30°C.
2. Calathea (Calathea spp.)
Calathea merupakan genus tanaman hias yang terkenal dengan daun-daun yang berwarna cerah dan memiliki pola yang indah, sering kali dengan bagian bawah daun yang berwarna ungu atau merah marun. Tanaman ini berasal dari hutan hujan tropis di Amerika Selatan dan Tengah, di mana ia tumbuh di bawah naungan pohon-pohon besar, sehingga sangat ideal untuk ditanam di area yang teduh.
Keunikan lain dari Calathea adalah daunnya yang dapat melipat ke atas saat malam hari dan kembali membuka di pagi hari, sebuah fenomena yang dikenal sebagai "doa tanaman". Hal ini menambah daya tarik visual yang menarik di taman Anda.
Perawatan:
- Cahaya: Memerlukan cahaya tidak langsung dengan intensitas rendah hingga sedang.
- Penyiraman: Pastikan tanah selalu lembab, disarankan menggunakan air suling atau air hujan.
- Tanah: Gunakan tanah yang ringan, dengan drainase yang baik, dan kaya akan bahan organik.
- Kelembaban: Sangat menyukai kelembaban tinggi, idealnya di atas 60%.
- Suhu: Suhu yang ideal berkisar antara 18-29°C.
Advertisement
3. Aglaonema (Aglaonema spp.)
Aglaonema, yang juga dikenal dengan nama Chinese Evergreen, merupakan tanaman hias berdaun yang sangat diminati karena ketahanannya serta variasi warna daunnya yang menawan. Daunnya memiliki beragam warna, mulai dari hijau tua, perak, merah muda, hingga merah, yang dapat memberikan sentuhan cerah pada taman Anda.
Tanaman ini berasal dari hutan tropis dan subtropis di Asia, sehingga sangat cocok untuk ditanam di tempat yang teduh dalam iklim tropis. Bentuk daunnya oval atau lanset dengan pola dan warna yang bervariasi, tumbuh tegak dari batang yang pendek.
Perawatan:
- Cahaya: Tahan terhadap cahaya rendah hingga sedang yang tidak langsung.
- Penyiraman: Lakukan penyiraman ketika 2-3 cm bagian atas tanah mulai kering.
- Tanah: Memerlukan tanah yang memiliki drainase baik dan kaya akan bahan organik.
- Kelembaban: Menyukai lingkungan yang memiliki kelembaban tinggi.
- Suhu: Suhu ideal untuk pertumbuhannya adalah antara 18-29°C.
4. Philodendron (Philodendron spp.)
Philodendron adalah kelompok besar tanaman yang sangat bervariasi, dengan banyak spesies yang terkenal sebagai tanaman hias karena keindahan daunnya dan kemampuannya beradaptasi dengan kondisi yang teduh. Tanaman ini berasal dari hutan hujan tropis di Amerika dan tumbuh baik sebagai epifit, hemiepifit, atau terestrial, yang menjelaskan toleransi mereka terhadap cahaya yang minim.
Bentuk daun Philodendron sangat bervariasi, mulai dari yang berbentuk hati, lobed, hingga berlekuk dalam, dengan warna hijau tua dan variasi beraneka ragam. Beberapa spesies merambat, sementara yang lainnya tumbuh tegak, memberikan fleksibilitas dalam desain pekarangan Anda.
Perawatan:
- Cahaya: Dapat tumbuh dengan baik di cahaya sedang hingga rendah yang tidak langsung.
- Penyiraman: Penyiraman dilakukan saat 2-3 cm bagian atas tanah kering.
- Tanah: Memerlukan tanah yang kaya akan bahan organik, berdrainase baik, dan sedikit asam.
- Kelembaban: Menyukai kelembaban yang tinggi.
- Suhu: Suhu ideal berkisar antara 18-29°C.
Advertisement
5. Lidah Mertua (Sansevieria trifasciata)
Lidah Mertua, yang juga dikenal dengan nama Snake Plant, adalah tanaman yang sangat tahan banting dan mudah dirawat. Tanaman ini memiliki daun yang tegak, kaku, dan berbentuk pedang dengan pola garis atau tepi berwarna kuning. Penampilannya memberikan kesan modern dan minimalis pada pekarangan Anda.
Meskipun dapat bertahan dalam berbagai kondisi cahaya, tanaman ini tumbuh dengan baik di tempat yang teduh parsial dan sangat cocok untuk pekarangan tropis karena kemampuannya bertahan terhadap fluktuasi suhu dan kelembaban. Selain itu, tanaman ini juga dikenal sebagai pembersih udara yang efektif.
Perawatan:
- Cahaya: Sangat toleran, dapat tumbuh baik dalam cahaya rendah hingga terang yang tidak langsung.
- Penyiraman: Biarkan tanah mengering sepenuhnya di antara penyiraman.
- Tanah: Memerlukan tanah dengan drainase yang sangat baik, seperti campuran kaktus atau sukulen.
- Kelembaban: Tahan terhadap berbagai tingkat kelembaban.
- Suhu: Suhu ideal berkisar antara 18-35°C.
6. Pakis Boston (Nephrolepis exaltata)
Pakis Boston merupakan salah satu jenis pakis yang sangat populer, dikenal karena daunnya yang lebat, melengkung, dan berwarna hijau cerah. Tanaman ini memberikan kesan anggun dan rimbun, sehingga sangat cocok untuk ditanam di area yang teduh.
Asal tanaman ini berasal dari daerah tropis dan subtropis di seluruh dunia, termasuk Florida, Hindia Barat, serta Amerika Selatan. Di habitat aslinya, pakis ini tumbuh di lingkungan yang lembab dan teduh, menunjukkan kemampuan adaptasi yang baik terhadap kondisi serupa di pekarangan Anda.
Perawatan:
- Cahaya: Memerlukan cahaya terang hingga sedang yang tidak langsung.
- Penyiraman: Tanah harus tetap lembab secara konsisten, jangan biarkan mengering.
- Tanah: Memerlukan tanah yang kaya akan bahan organik, memiliki drainase yang baik, dan sedikit asam.
- Kelembaban: Sangat menyukai tingkat kelembaban yang tinggi.
- Suhu: Suhu ideal berkisar antara 18-24°C.
Advertisement
7. Sirih Gading (Epipremnum aureum)
Sirih Gading, yang juga dikenal sebagai Pothos, merupakan tanaman merambat yang sangat diminati dan mudah dalam perawatannya. Tanaman ini terkenal dengan daun berbentuk hati yang sering kali memiliki variasi warna dengan bercak kuning atau putih. Anda dapat menggantungnya atau membiarkannya merambat, sehingga memberikan dimensi vertikal yang menarik di pekarangan.
Asal tanaman ini adalah dari Polinesia Prancis, di mana ia tumbuh subur di bawah naungan hutan, menjadikannya pilihan yang ideal untuk area teduh di pekarangan tropis. Daunnya yang mengkilap bervariasi dalam warna, tergantung pada kultivar yang dipilih.
Perawatan:
- Cahaya: Toleran terhadap cahaya rendah hingga sedang yang tidak langsung.
- Penyiraman: Siram tanaman saat lapisan tanah bagian atas mulai kering.
- Tanah: Memerlukan tanah yang memiliki drainase baik dan kaya akan bahan organik.
- Kelembaban: Toleran, tetapi lebih menyukai kelembaban sedang hingga tinggi.
- Suhu: Suhu ideal berkisar antara 18-32°C.
8. Anthurium (Anthurium andraeanum)
Tanaman Anthurium adalah tanaman hias yang menarik perhatian dengan bunga berbentuk hati yang cerah (spathe) dan daun hijau yang mengkilap. Meskipun sering kali yang dianggap sebagai bunga sebenarnya adalah daun pelindung yang sudah dimodifikasi, warna-warnanya yang mencolok seperti merah, merah muda, putih, dan oranye memberikan daya tarik visual yang kuat.
Tanaman ini berasal dari hutan hujan tropis di Amerika Tengah dan Selatan, dan tumbuh baik sebagai epifit atau terestrial di bawah kanopi pohon. Anthurium dikenal karena spathe berwarna cerah dan spadix (struktur mirip ekor) yang menonjol. Perawatan:
- Cahaya: Membutuhkan cahaya terang hingga sedang yang tidak langsung.
- Penyiraman: Lakukan penyiraman secara teratur, biarkan tanah mengering di antara penyiraman.
- Tanah: Memerlukan tanah yang sangat berdrainase baik (campuran anggrek/aroid) dan sedikit asam.
- Kelembaban: Sangat menyukai kelembaban tinggi (di atas 60%).
- Suhu: Suhu ideal berkisar antara 21-32°C.
Advertisement
9. Alocasia (Alocasia spp.)
Alocasia, yang sering dikenal sebagai "telinga gajah" karena bentuk daunnya yang besar dan mirip telinga, merupakan genus tanaman tropis yang sangat menarik. Tanaman ini memiliki daun dengan tekstur unik, urat yang menonjol, dan sering kali memiliki warna yang kontras, sehingga menjadikannya sebagai pusat perhatian di halaman rumah.
Alocasia berasal dari hutan hujan tropis di Asia Tenggara dan tumbuh di bawah naungan pohon, menjadikannya pilihan yang ideal untuk area yang teduh dalam taman tropis. Ukuran, bentuk, dan warna daunnya bervariasi, sering kali dengan urat yang mencolok dan bagian bawah daun yang berwarna berbeda.
Perawatan:
- Cahaya: Terang hingga sedang, tetapi tidak langsung.
- Penyiraman: Pertahankan tanah dalam kondisi lembab, biarkan lapisan atas tanah sedikit mengering sebelum disiram kembali.
- Tanah: Memerlukan tanah yang kaya akan bahan organik, memiliki drainase yang baik, dan sedikit asam.
- Kelembaban: Sangat menyukai kelembaban yang tinggi (di atas 60%).
- Suhu: Suhu ideal berkisar antara 18-29°C.
10. Spathiphyllum (Spathiphyllum wallisii)
Spathiphyllum, yang lebih dikenal sebagai Peace Lily, adalah tanaman hias yang elegan dan banyak digemari, terkenal dengan daun hijau gelap yang mengkilap dan bunga putih berbentuk layar yang muncul di atas tangkai. Bunga putih tersebut sebenarnya adalah daun pelindung (spathe) yang mengelilingi spadix berwarna kuning, menciptakan kesan yang bersih dan menenangkan.
Tanaman ini berasal dari hutan hujan tropis di Amerika Tengah dan Selatan, tumbuh dengan baik di bawah naungan pohon, sehingga sangat cocok untuk area yang teduh. Daun Spathiphyllum berbentuk lanset, berwarna hijau tua, dan mengkilap, menambah keindahan alami pada pekarangan Anda.
Perawatan:
- Cahaya: Dapat tumbuh dengan baik di tempat yang memiliki cahaya rendah hingga sedang, tetapi tidak langsung.
- Penyiraman: Siram tanaman ini saat tanah bagian atasnya sudah kering, dan tanaman dapat cepat pulih dari keadaan layu.
- Tanah: Memerlukan tanah yang kaya akan bahan organik, memiliki drainase yang baik, dan sedikit asam.
- Kelembaban: Menyukai kelembaban yang tinggi.
- Suhu: Suhu ideal berkisar antara 18-29°C.