Di Korea Selatan saat ini sedang tren profesi sebagai ahjusshi (paman) bersosok seram. Keberadaan mereka menjadi harapan bagi para orangtua untuk melindungi anak dari penindasan di sekolah.
Dilansir Oddity Central (18/9), media Korea melaporkan meningkatnya bisnis penyewaan ahjusshi dengan penampilan mengintimidasi untuk anak-anak mereka. Tugas para ahjusshi ini adalah melindungi anak-anak dari para penindas di sekolah, mengumpulkan bukti bullying agar orangtua bisa mengajukan pengaduan resmi ke sekolah, atau bahkan menghubungi orang tua para murid penindas di tempat kerja mereka.
Layanan ahjusshi di Korea Selatan ©2018 Chosun Ilbo
Bisnis ini berkembang pesat dalam beberapa tahun belakangan. Menurut laporan terbaru oleh surat kabar Korea Selatan Chosun Ilbo, layanan sewa ahjusshi mulai populer di seluruh negara Asia.
Sebagian besar perusahaan yang menyediakan jasa ini menawarkan paket berbeda untuk memenuhi kebutuhan klien. Misalnya, sebuah perusahaan di Yeongdeungpo-gu, Seoul mempekerjakan pria yang tampak mengintimidasi di usia 30-an dan 40-an untuk menemani anak-anak mereka untuk berangkat dan pulang sekolah selama 2 minggu. Mereka akan menghardik para penindas yang coba mendekat. Untuk layanan ini, para orangtua harus membayar 500.000 won per hari.
Menurut para orangtua yang menikmati layanan ini, menyewa ahjusshi bertampang seram lebih efektif untuk menghentikan penindasan yang dialami anak daripada menunggu tindak lanjut sekolah yang bisa berlarut-larut.
Sementara itu para orangtua lain menganggap jasa dengan konsep tak biasa ini pada dasarnya hanya menghentikan bullying dengan bentuk bullying yang lain.