Namanya juga bergaul di zaman modern. Lelaki atau perempuan bisa jadi teman semua. Berteman dengan lawan jenis pun bukan lagi hal yang tabu. Malah bisa jadi sahabat yang lebih seru daripada teman dengan jenis kelamin sama.
Namun pertemanan dengan lawan jenis juga tak jarang menumbuhkan benih-benih cinta. Dari temen jadi demen, lama-lama batas antara teman dan pacar jadi semakin kabur. Mungkin kamu pun pernah mengalami situasi seperti ini. Atau jangan-jangan kamu sedang naksir teman sendiri, tetapi tak menyadarinya.
Apa, sih yang dirasakan saat seseorang jatuh cinta kepada teman sendiri? Berikut ini beberapa di antaranya.
Tanpa sadar jadi memperhatikan banyak hal tentang dia
Biasanya kamu cuek-cuek saja walaupun dia ada di sekitarmu. Tetapi sekarang kamu seolah menyadari setiap hal dalam dirinya. Mulai dari caranya berjalan, jaket kesukaannya, sampai setiap perubahan pada rona wajahnya.
Jadi salting
Gara-gara sering memperhatikan dia, kamu jadi sering salting juga. Pasalnya kamu takut kalau sampai ketahuan orang lain. Apalagi kalau sampai ketahuan dia.
Nggak sadar jejeran terus
Padahal kalian lagi kumpul bareng teman-teman yang lain juga. Tetapi posisi duduk atau berdiri kamu pasti milihnya yang berdekatan dengan dia. Atau mungkin dari dulu kamu sudah seperti ini, tetapi baru sadar sekarang.
Jadi kepingin chat terus
Dulu chat cuma buat menanyakan sesuatu yang penting. Kadang malah kelupaan buat balas pesan dari dia. Tetapi sekarang malah ada yang kurang kalau dia nggak chat. Akhirnya kamu jadi kepikiran buat cari-cari alasan buat nge-chat duluan.
Bahasa tubuh dan nada bicara jadi lain
Dulu kamu ceplas-ceplos saja kalau berbicara dengannya. Penampilan lagi awut-awutan pun nggak peduli. Sekarang kalau bicara dengan dia nadanya jadi lain. Ada malu-malunya dan lebih manis. Bahasa tubuh juga lain alias lebih jaim.
Advertisement
Gampang ge-er
Setiap hal yang dia lakukan bikin kamu bertanya-tanya. Jangan-jangan yang dia omongin tadi termasuk kode halus. Jangan-jangan dia juga sengaja memilih tempat duduk di sebelahmu. Jangan-jangan...
Jadi mulai cemburuan
Namanya juga lagi naksir. Maunya si dia dimonopoli sendiri. Apalagi status belum jelas begini. Kalau dia lagi tertawa dengan orang lain, rasanya ada yang panas di hati. Padahal yang dia ajak bicara ini juga teman kamu sendiri.
Senyum-senyum sendiri ingat si dia
Nggak cuma sering memperhatikan segala tingkah lakunya. Kalau dia sedang tak ada di hadapan mata, kamu masih sering melamunkannya. Dan lalu tiba-tiba senyum sendiri. Ini, sih sudah naksir level akut namanya.
Mulai risih digosipkan
Tampaknya orang-orang di sekitarmu juga sudah mulai menyadari perubahan tingkah lakumu. Terus kamu merasa mereka jadi sering kasak-kusuk di belakangmu. Mereka yang cukup to the point biasanya malah tak segan meledek kamu di depan si dia.
Sering galau
Hal terakhir yang kamu rasakan saat jatuh cinta kepada teman sendiri adalah sering galau. Banyak banget yang dipertanyakan, sampai-sampai pikiran jadi ruwet.
Dia beneran naksir juga, nggak ya? Kalau beneran, kok nggak jadi-jadi. Kalau nggak, rugi kege-eran sendiri, dong. Tapi kalau beneran iya dan jadi, terus putus, nggak bisa temenan lagi, dong.
Pokoknya segala hal yang masih belum pasti sudah dibikin ribet duluan. Itulah 9 hal yang bakal kamu rasakan saat jatuh cinta kepada teman sendiri.