Pohon cemara udang yang cuma ada di pantai Sumenep dan Tiongkok
Merdeka.com - Salah satu lokasi wisata yang patut dikunjungi di Sumenep adalah Pantai Lombang. Lokasinya di ujung utara pulau Madura, tepatnya di wilayah kecamatan Batang-Batang, menghadap ke Laut Jawa.
Pantainya bersih, indah, berpasir putih dengan deretan hutan cemara sepanjang bibir pantai. Ombaknya tenang, cocok untuk wisatawan yang ingin berenang atau menikmati semilir angin. Air kelapa muda bisa menjadi teman menikmati cerahnya horizon yang biru menyejukkan.
Wisatawan bisa memacu kuda menyusuri pantai dengan hanya merogoh kocek Rp 60.000,- untuk satu jam. Kalau masih takut menunggang kuda sendirian, ada joki yang siap mendampingi. Para joki siap memberikan pelatihan singkat tentang teknis menunggang secara cuma-cuma.

Tetapi yang unik dari pantai Lombang adalah hutan cemara berhektar-hektar yang semakin membuat pantainya rindang. Umumnya pantai-pantai di Indonesia dilengkapi hutan bakau, tapi khusus pantai Lombang penuh hutan cemara. Jenis cemaranya pun berbeda, yakni cemara udang yang bahas latinnya Casuarina Equisetifolia.

Photo by Wikimedia Commons/B.navez
Sekilas memang jenis cemaranya tidak berbeda dengan yang lain. Namun ada semacam simpul-simpul daun yang jika dipotong dan diamati akan mirip kepala seekor udang. Karena bentuknya itulah disebut dengan istilah cemara udang.
Cemara udang menurut cerita awalnya hanya tumbuh di Pantai Lombang dan pantai-pantai di perairan Tiongkok. Namun sekarang sudah menyebar, karena banyak dimanfaatkan sebagai bonsai yang dikirim ke berbagai negara bahkan ke luar negeri.
Ada sejarah berbau legenda yang menceritakan tentang pohon cemara udang di perairan Sumenep. Kisah ini dikaitkan dengan ekspedisi besar kekaisaran negeri Tiongkok dalam mengarungi perairan nusantara pada abad ke-15 yang dipimpin oleh Laksamana Cheng Ho. (mdk/tsr)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya