Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Pemandangan Langit Senja di Pulau Kalong Labuan Bajo Bikin Famtrip Jepang Semringah

Pemandangan Langit Senja di Pulau Kalong Labuan Bajo Bikin Famtrip Jepang Semringah Pemandangan Langit Senja di Pulau Kalong Labuan Bajo. ©2019 Merdeka.com

Merdeka.com - Mengunjungi Taman Nasional Komodo, tak puas jika hanya dijelajahi dalam waktu singkat. Begitu pun yang dirasakan peserta famtrip asal Jepang. Berbagai atraksi yang ditawarkan benar-benar membuat tercengang. Salah satunya Pulau Kalong yang terletak antara Pulau Papagarang dan Pulau Rinca.

Perwakilan dari Hokuriku Asahi Broadcasting, Kazuhiko Hamasaki mengungkapkan, perjalanan ke Pulau Kalong adalah pengalaman luar biasa. Terlebih saat melihat ribuan kelelawar terbang dari sarangnya. Mereka berhamburan ke berbagai penjuru, membentuk pemandangan yang indah di langit senja.

"Ini luar biasa. Sangat menarik. Ukuran mereka yang besar-besar dan dalam jumlah banyak, membuat detail gambar di kamera terlihat semakin nyata. Saya rasa jarang sekali daerah yang punya atraksi semacam ini," ucapnya.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran II Kemenpar Nia Niscaya menjelaskan, Pulau Kalong termasuk dalam wilayah Taman Nasional Komodo. Seperti namanya, pulau ini merupakan rumah bagi Kalong atau kelelawar. Di sini, wisatawan bisa menyaksikan ribuan kelelawar. Pada siang hari, makhluk unik tersebut bertahan di hutan bakau. Mereka mulai terbang untuk mencari mangsa ketika senja tiba.

"Ukuran kalong atau kelelawar di sini cukup besar. Namun, mereka tidak membahayakan manusia. Mereka justru tampak bersahabat karena keberadaannya selama ini tidak pernah diusik. Secara keseluruhan, ini adalah pemandangan yang bernilai bagi wisatawan. Termasuk bagi para fotografer atau videografer untuk mengabadikan moment-moment menarik," ujarnya, Kamis (25/7).

Waktu terbaik untuk berkeliling Pulau Kalong adalah saat senja hingga malam hari. Sebab, banyak kelelawar mulai mencari makanan. Mereka meninggalkan sarang mereka dan terbang berkelompok. Saat itu, langit akan ditutupi ribuan kelelawar. Mereka baru kembali ke sarang di pagi hari. Wisatawan bisa menyaksikan moment itu dari kapal. Karena pulau ini ditutupi hutan mangrove, maka wisatawan tidak bisa menjelajahinya dengan berjalan kaki.

Tidak ada yang tahu di mana kelelawar itu mencari makanan. Daya tarik lain adalah mangrove. Karena mangrove adalah rumah kelelawar, maka penduduk setempat merawat mangrove dengan baik. Itu berarti tidak ada yang diperbolehkan memotong pohon. Termasuk tidak boleh menangkap ikan secara ilegal di sekitar lokasi.

"Dengan peraturan itu, Pulau Kalong mempertahankan keindahan dan kelestarian alamnya. Inilah alasan mengapa wisatawan mancanegara sangat tertarik untuk mengunjungi Pulau Kalong, selain atraksi lain di dekatnya," kata Nia.

Untuk menyambangi Pulau Kalong, wisatawan harus mengunjungi membeli tiket pesawat dan mencari informasi ke Labuan Bajo terlebih dahulu. Dari sini, wisatawan bisa menyewa speedboat. Dibutuhkan sekitar 30-50 menit untuk sampai di pulau tersebut. Biasanya, agen perjalanan sudah memasukkan Pulau Kalong dalam paket tur wisata ke Taman Nasional Komodo.

Lebih jauh Nia Niscaya menerangkan, famtrip media Jepang ke Pulau Komodo, Nusa Tenggara Timur (NTT), berlangsung selama 6 hari. Yaitu tanggal 21-26 Juli 2019. Kegiatan ini sangat strategis untuk menggenjot kembali angka kunjungan wisatawan Jepang. Selain ke Labuan Bajo, mereka juga dibawa Famtrip ke Bali.

Menurutnya, jumlah kunjungan wisatawan Jepang ke Indonesia tahun 2018 mengalami penurunan sekitar 7,45% dibanding tahun 2017. Atau sebanyak 530.573 wisman di tahun 2018, dan 573.310 wisman di tahun 2017.

Padahal, lanjut Nia, spending wisman Jepang cukup besar. Sekali berkunjung ke Indonesia, pada umumnya wisatawan Jepang menghabiskan waktu 6-7 hari. Mereka mengeluarkan uang rata-rata sebesar USD 1,013 per visit.

"Ini menjadi pendorong Kemenpar dalam meningkatkan promosi pariwisata Indonesia ke Jepang. Contohnya seperti famtrip yang kita gelar. Kita harus mampu memenuhi target 690.000 kunjungan wisman Jepang tahun ini," tegasnya.

Menteri Pariwisata Arief Yahya menyatakan, famtrip kali ini sangat tepat sasaran. Ia yakin kegiatan ini bakal menimbulkan efek domino yang positif bagi pariwisata Labuan Bajo.

"Saya amat yakin, karena media dan blogger ini mempunyai basis follower yang tidak sedikit. Pasti akan memberi dampak positif," kata Menteri Pariwisata Terbaik ASEAN ini.

(mdk/hrs)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP
4 Destinasi Liburan yang Menarik di Jawa Barat, dari Wisata Kuliner hingga Alam Bisa Ditemukan
4 Destinasi Liburan yang Menarik di Jawa Barat, dari Wisata Kuliner hingga Alam Bisa Ditemukan

Intip rekomendasi destinasi liburan Lebaran di Jawa Barat.

Baca Selengkapnya
11 Wisata Labuan Bajo yang Penuh Pesona, Panoramanya Manjakan Mata
11 Wisata Labuan Bajo yang Penuh Pesona, Panoramanya Manjakan Mata

Labuan Bajo memang destinasi yang sempurna bagi para petualang, pencinta alam, dan siapa saja yang mencari ketenangan jauh dari hiruk-pikuk kota.

Baca Selengkapnya
Mengunjungi Pulau Penyengat, Sajikan Wisata Budaya hingga Kuliner Khas Tanjung Pinang
Mengunjungi Pulau Penyengat, Sajikan Wisata Budaya hingga Kuliner Khas Tanjung Pinang

Di Pulau Penyengat ini, wisatawan bisa menikmati pesona alam seperti indahnya senja sore hari dari pinggir pantai.

Baca Selengkapnya
Kamu sudah membaca beberapa halaman,Berikut rekomendasi
video untuk kamu.
SWIPE UP
Untuk melanjutkan membaca.
8 Tempat Wisata Lembang untuk Liburan Keluarga dan Sahabat di Akhir Pekan
8 Tempat Wisata Lembang untuk Liburan Keluarga dan Sahabat di Akhir Pekan

Merdeka.com merangkum informasi tentang 8 tempat wisata di Lembang yang patut dijelajahi untuk liburan keluarga di akhir pekan.

Baca Selengkapnya
Berkunjung ke Pulau Bawean, Mutiara Tersembunyi di Laut Jawa yang Eksotis
Berkunjung ke Pulau Bawean, Mutiara Tersembunyi di Laut Jawa yang Eksotis

Tempat ini masih sangat asing dan kurang terkenal, tetapi bagi wisatawan tertentu yang pernah datang ke tempat ini dibuat decak kagum akan keindahan alamnya.

Baca Selengkapnya
Mengunjungi Pulau Angso Duo, Destinasi Wisata Bahari di Sumbar Cocok untuk Liburan Tahun Baru
Mengunjungi Pulau Angso Duo, Destinasi Wisata Bahari di Sumbar Cocok untuk Liburan Tahun Baru

Provinsi Sumatera Barat memiliki ragam wisata bahari yang indah dan menakjubkan yang cocok untuk liburan Natal dan Tahun Baru.

Baca Selengkapnya
FOTO: H+3 Lebaran, Ribuan Wisatawan yang ke Pulau Seribu Padati Pelabuhan Muara Angke
FOTO: H+3 Lebaran, Ribuan Wisatawan yang ke Pulau Seribu Padati Pelabuhan Muara Angke

Pelabuhan Muara Angke mulai dipadati wisatawan yang akan menuju Kepulauan Seribu untuk menghabiskan waktu libur Lebaran.

Baca Selengkapnya
Mengunjungi Kampung Semanggi Surabaya, Warganya Kompak Budi Daya Tanaman Gulma dan Menyulapnya Jadi Makanan Lezat Bergizi
Mengunjungi Kampung Semanggi Surabaya, Warganya Kompak Budi Daya Tanaman Gulma dan Menyulapnya Jadi Makanan Lezat Bergizi

Kampung ini memiliki tiga hektare lahan khusus untuk tanaman semanggi

Baca Selengkapnya
3.000 Orang Kunjungi Kepulauan Seribu Selama Libur Lebaran 2024
3.000 Orang Kunjungi Kepulauan Seribu Selama Libur Lebaran 2024

3.000 orang termasuk wisatawan dan warga lokal melakukan perjalanan ke Kepulauan Seribu

Baca Selengkapnya