Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Keunikan kebun-kebun terapung di Danau Inle, Myanmar

Keunikan kebun-kebun terapung di Danau Inle, Myanmar Kebun terapung Danau Inle, Myanmar. ©2014 Merdeka.com/thefoodsage.com.au

Merdeka.com - Jika berkunjung ke Myanmar, Danau Inle akan menjadi salah satu destinasi wisata yang disarankan untuk Anda. Danau ini terletak di Nyaungshwe, di Distrik Taunggyi, Propinsi Shan.

Danau air tawar yang sangat luas ini memang menawarkan berbagai keindahan. Di satu sisi, Inle dihiasi deretan pagoda putih yang tampak seperti mengambang di permukaan air. Di sisi lain terdapat kampung terapung dengan kebun-kebun di permukaan air yang menjadi ciri khas.

Kampung nelayan ini yang menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan. Menurut situs Web Urbanist, air danau tersebut menjadi sumber kehidupan bagi suku Intha, satu-satunya etnis yang mendiami perairan Inle.

Sebagian besar warga suku Intha tinggal di rumah panggung dari kayu yang dibangun di atas permukaan air. Seluruh kehidupan warga praktis berhubungan dengan perairan Danau Inle.

Karena mata pencaharian utama suku Intha adalah bercocok tanam, mereka mengembangkan metode bertani unik, yaitu dengan membuat kebun terapung. Menurut situs Inle Lake Tourism, warga membuat kebun-kebun ini dari rumput laut yang terdapat di dasar danau. Rumput-rumput tersebut dijadikan petak-petak lahan basah yang disangga dengan batang bambu.

kebun terapung danau inle myanmar

Photo by www.august-moon-travel.com.hk

Di kebun-kebun itulah mereka menanam bahan makanan sehari-hari seperti sayur-mayur dan buah-buahan. Mereka juga menanam bunga-bungaan untuk dijual. Saat sedang berbunga, kebun-kebun terapung tersebut tampak begitu asri. Wisatawan biasa menikmati keindahannya sembari berperahu.

kebun terapung danau inle myanmar

Photo by thefoodsage.com.au

kebun terapung danau inle myanmar

Photo by khiri.com

Perahu sederhana dari kayu merupakan alat transportasi yang umum dipakai oleh penduduk. Suku Intha punya cara unik untuk menggerakkannya. Mereka tidak mendayung menggunakan tangan, tetapi menggunakan kaki. Satu kaki menjejak di perahu, sementara kaki yang lain dililitkan di dayung.

kebun terapung danau inle myanmar

Photo by Wikimedia Commons/Thomas Schoch

Cara mendayung seperti ini merupakan tradisi turun-temurun suku Intha. Dasar danau yang dipenuhi rumput laut membuat dayung sering tersangkut. Karena itulah mereka memanfaatkan tenaga kaki untuk mendayung. (mdk/tsr)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP