Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini pelajaran yang dapat dipetik ketika putus cinta melanda

Ini pelajaran yang dapat dipetik ketika putus cinta melanda Ilustrasi Patah Hati. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Putus cinta merupakan sebuah hal yang mungkin pernah dialami oleh hampir semua orang. Namun ketika putus ternyata banyak orang yang menghadapinya dengan cara yang berbeda-beda. Ada yang dapat kembali ceria dan menemukan tujuan beberapa saat setelah putus, namun ada juga yang jadi terpuruk dan bagai kehilangan arah tujuan. Namun sesungguhnya peristiwa putus cinta tersebut dapat membuat seseorang lebih mengenali dirinya sendiri dan memperbaiki perilaku.

Dilansir dari Time, sebuah penelitian yang dilakukan Lauren Howe dan Carol Dweck dari Stanford University menemukan bahwa putus cinta telah membuat seseorang untuk memahami kembali diri mereka sendiri serta prospek percintaan mereka di masa depan. Pada penelitian itu juga diketahui bahwa peristiwa putus cinta tersebut justru dapat berguna ketika mereka jatuh cinta kembali.

Temuan tersebut diketahui berdasar penelitian yang dilakukan dengan cara meminta partisipan menuliskan pelajaran apa yang mereka dapatkan dari peristiwa putus cinta tersebut. Melalui cara tersebut ternyata diketahui bahwa seseorang menjadi lebih mengenal keburukan yang dimilikinya ketika dia putus cinta. Hal ini justru dapat membuat mereka mengetahui apa yang harus dilakukan ketika membina cinta kembali.

Dalam penelitian tersebut juga diketahui mengapa respons seseorang berbeda-beda ketika putus cinta. perilaku yang menghubungkan sifat dan identitas yang mereka miliki dengan terjadinya putus cinta tersebut membuat seseorang menjadi susah 'move on' dari peristiwa tersebut. Hal ini dapat membuat mereka kesulitan untuk memulai lagi hubungan cinta karena takut menerima penolakan kembali.

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP