Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ingin jerawat cepat sembuh? Hindari 10 makanan ini sementara waktu

Ingin jerawat cepat sembuh? Hindari 10 makanan ini sementara waktu Ilustrasi Jerawat. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Jerawat tak kunjung sembuh meskipun kamu sudah membersihkan wajah dengan sempurna dan mengoleskan salep paling ampuh? Barangkali penyebab jerawat di wajah kamu memang bukan minyak berlebih atau seberapa sering kamu mencuci wajah. Jerawat bisa disebabkan beberapa faktor, antara lain hormon dan makanan.

Ya, makanan juga bisa menjadi salah satu pemicu jerawat. Selama ini kaitan antara jerawat dan makanan telah menjadi sumber perdebatan yang tak ada habisnya. Beberapa peneliti percaya kalau makanan-makanan tertentu bisa memicu jerawat. Tetapi hasil penelitian terbaru yang dikutip di situs resmi The Dr. Oz Show menunjukkan kalau apa yang kita makan memang berpengaruh terhadap kondisi kulit.

Kalau kamu ingin jerawat lekas sembuh, ada baiknya menghindari beberapa jenis makanan ini sementara waktu.

Produk olahan susu non-organik

ilustrasi produk olahan susu

Ilustrasi produk olahan susu ©2015 Merdeka.com/www.foodnavigator-usa.com

Penelitian terbaru dari American Academy of Dermatologists mengatakan bahwa produk olahan dari susu non-organik seperti keju dan mentega dapat memperburuk jerawat. Pasalnya susu diproduksi dari hewan ternak yang sudah disuntikkan hormon. Hormon-hormon tersebut terbawa dalam daging dan susu.

Kelebihan hormon dalam susu yang dikonsumsi akan memperburuk jerawat dan menyebabkan pigmentasi. Cobalah untuk menghindari makanan ini sementara waktu sampai jerawat sembuh.

Makanan manis

ilustrasi makanan manis

ilustrasi makanan manis ©healthyfamily.tv

Makanan manis yang mengandung gula berlebih dapat memperparah jerawat. Yang menyebabkan hal ini adalah lonjakan insulin dalam makanan dengan indeks glikemik tinggi. Tingginya tingkat insulin memicu produksi sebum di permukaan kulit. Sebum inilah yang kemudian menutup pori-pori kulit dan menyebabkan jerawat.

Roti dan nasi

ilustrasi nasi

Ilustrasi nasi Shutterstock/gori910

Menurut Dr. Francesca Fusco, ahli dermatologi dari New York, makanan dengan indeks glikemik tinggi seperti sumber karbohidrat non-kompleks juga dapat memperburuk kondisi kulit. Glukosa dalam karbohidrat sederhana seperti roti dan nasi cepat diurai menjadi gula, sehingga meningkatkan level insulin.

Fast food

ilustrasi makan makanan cepat saji

Ilustrasi makan makanan cepat saji Shutterstock/Arman Zhenikeyev

Memang tak salah kalau makanan cepat saji atau fast food disebut junk food (makanan sampah). Pasalnya makanan ini memang tidak mengandung nilai gizi. Kemungkinan besar fast food diolah dari karbohidrat dengan indeks glikemik tinggi, gula, dan produk olahan susu yang semuanya bisa memicu jerawat.

Selain itu karbohidrat yang mengalami proses pengolahan berkali-kali dalam fast food juga bisa membuat jerawat Anda semakin parah.

Cokelat (yang mengandung banyak susu dan gula)

ilustrasi cokelat

Ilustrasi cokelat Shutterstock/Africa Studio

Selama ini cokelat ditengarai dapat menimbulkan jerawat karena kandungan susu dan gula yang tinggi dalam produk olahannya. Namun yang menjadikan cokelat buruk untuk kulit berjerawat adalah campuran gula dan susu yang tinggi di dalamnya.

Makanan dalam kemasan

makanan dalam kemasan di jepang

Makanan dalam kemasan di Jepang ©2014 Travel.cnn.com

Saat sedang berjerawat, hindari mengonsumsi makanan olahan dalam kemasan dan kalengan. Sebab makanan jenis ini mengandung gula, garam, dan zat pengawet berlebih yang dapat menyebabkan lonjakan insulin dan memicu pertumbuhan bakteri penyebab jerawat.

Kopi

ilustrasi kopi

Ilustrasi kopi Shutterstock/Jan Knop

Kamu termasuk penggila capucchino, espresso, atau produk olahan kopi lainnya? Hindari minuman ini sementara waktu sampai jerawat sembuh. Pasalnya konsumsi kopi secara berlebihan bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang bisa memicu stres dan pada akhirnya menimbulkan jerawat.

Kalau kamu membutuhkan kafein dalam kopi, beralih ke teh hijau untuk sementara waktu bisa menjadi solusi.

Daging dan telur ayam broiler

ilustrasi daging dan telur ayam

Ilustrasi daging dan telur ayam © chandigarhmetro.com

Sama seperti susu, telur non-organik juga berasal dari unggas yang disuntikkan hormon, sehingga bisa menyebabkan ketidakseimbangan hormon dalam tubuh jika dikonsumsi.

Ayam ini juga disuntikkan antibiotik yang dapat mengganggu keseimbangan bakteri dalam usus. Menurut penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Gut Pathogen pada tahun 2011, bakteri usus ini bisa jadi memainkan peran penting dalam munculnya jerawat.

(mdk/tsr)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP