Agensi Kim Soo-hyun Akhirnya Angkat Bicara! Bongkar Fakta Hubungan dengan Kim Sae-ron dan Tuduhan Utang 700 Juta Won

Agensi Kim Soo-hyun, Gold Medalist, membantah tuduhan hubungan dengan Kim Sae-ron dan tuntutan utang yang mencuat ke publik.

Titah Mranani
Oleh Titah Mranani - Reporter
Agensi Kim Soo-hyun Akhirnya Angkat Bicara! Bongkar Fakta Hubungan dengan Kim Sae-ron dan Tuduhan Utang 700 Juta Won
Agensi Kim Soo-hyun Akhirnya Angkat Bicara! Bongkar Fakta Hubungan dengan Kim Sae-ron dan Tuduhan Utang 700 Juta Won (Merdeka.com)

Setelah berbagai rumor dan tuduhan mengejutkan yang menyeret nama Kim Soo-hyun dalam skandal dengan mendiang Kim Sae-ron, agensinya, Gold Medalist, akhirnya merilis pernyataan resmi. Dalam pernyataan yang dirilis lebih awal dari jadwal, agensi membantah tuduhan bahwa Kim Soo-hyun menjalin hubungan dengan Kim Sae-ron saat masih di bawah umur.

Mereka juga membantah bahwa sang aktor menekan Kim Sae-ron untuk membayar utang 700 juta won (sekitar Rp 7,86 miliar). Lalu, bagaimana sebenarnya hubungan Kim Soo-hyun dan Kim Sae-ron? Simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!

1. Kim Soo-hyun dan Kim Sae-ron Tidak Berpacaran Saat Masih di Bawah Umur

Salah satu tuduhan terbesar yang menyeret Kim Soo-hyun adalah bahwa ia menjalin hubungan dengan Kim Sae-ron sejak masih di bawah umur. Namun, dalam pernyataan resminya, Gold Medalist membantah keras hal ini. Menurut mereka, Kim Soo-hyun dan Kim Sae-ron baru mulai berpacaran pada musim panas 2019, setelah Kim Sae-ron resmi menjadi orang dewasa secara hukum. Hubungan mereka bertahan hingga musim gugur 2020 sebelum akhirnya berakhir.

"Semua foto yang digunakan HoverLab untuk mendukung tuduhan mereka sebenarnya diambil saat Kim Sae-ron sudah dewasa. Tidak ada bukti bahwa keduanya berpacaran saat ia masih di bawah umur," tulis Gold Medalist

Gold Medalist bahkan mengklaim bahwa mereka memiliki metadata foto yang membuktikan bahwa gambar-gambar tersebut diambil setelah 2019, bukan saat Kim Sae-ron masih remaja seperti yang diklaim beberapa media.

Agensi Kim Soo Hyun Bela Diri soal Surat Perkara Utang Kim Sae Ron, Bukan untuk Mendesak Pelunasan
Kim Soo Hyun. (Gold Medalist via Soompi) © 2025 Liputan6.com

2. Skandal Surat Cinta Kim Soo-hyun ke Kim Sae-ron, Fakta atau Manipulasi?

Salah satu bukti yang digunakan untuk menuding hubungan mereka dimulai sejak lama adalah surat dan kartu pos yang dikirim Kim Soo-hyun kepada Kim Sae-ron.Namun, Gold Medalist menyatakan bahwa surat itu ditulis Kim Soo-hyun saat menjalani wajib militer, dan ia juga mengirim surat serupa ke beberapa teman dekatnya.

"Ekspresi rindu dalam surat itu adalah hal yang umum di kalangan tentara. Namun, HoverLab telah menyalahartikan surat tersebut seolah-olah itu adalah surat cinta kepada Kim Sae-ron," jelas Gold Medalist

Mereka juga menegaskan bahwa nama panggilan yang digunakan dalam surat itu sebenarnya adalah nama yang biasa digunakan Kim Sae-ron di media sosial sejak 2016, bukan panggilan khusus antara keduanya.

3. Kim Soo-hyun Tidak Pernah Menekan Kim Sae-ron untuk Membayar Utang 700 Juta Won

Salah satu tuduhan yang paling serius adalah bahwa Kim Soo-hyun dan agensinya menekan Kim Sae-ron untuk melunasi utangnya sebesar 700 juta won, yang muncul akibat insiden DUI (mengemudi dalam keadaan mabuk) pada 2022.Namun, Gold Medalist membantah tuduhan ini dan menjelaskan bahwa mereka justru membantu Kim Sae-ron menangani masalah finansialnya.

"Total penalti akibat insiden DUI mencapai lebih dari 1 miliar won. Gold Medalist membantu Kim Sae-ron mengatasi sebagian besar kewajibannya dan bahkan menanggung sebagian dari jumlah tersebut," sanggah Gold Medalist

Mereka juga mengungkapkan bahwa pada Desember 2023, Gold Medalist telah menghapus utang tersebut dari laporan keuangan mereka sebagai 'utang tidak tertagih', sehingga tidak ada tuntutan terhadap Kim Sae-ron setelahnya.

Kim Soo Hyun Kim Sae Ron
Kim Soo Hyun Kim Sae Ron Garosero

4. Bukti Lain yang Menunjukkan Manipulasi Informasi

Gold Medalist juga menuduh bahwa banyak bukti yang dipresentasikan HoverLab telah dimanipulasi. Beberapa fakta yang mereka tunjukkan untuk membantah tuduhan HoverLab meliputi:

  1. Foto-foto yang digunakan sebagai bukti diambil setelah 2019, bukan saat Kim Sae-ron masih di bawah umur.
  2. Surat yang diklaim sebagai bukti hubungan mereka sebenarnya adalah surat biasa dari tentara kepada teman-temannya.
  3. Gold Medalist tidak pernah menekan Kim Sae-ron untuk membayar utang, justru mereka menanggung sebagian besar biayanya.

"Tuduhan yang menyebut Kim Soo-hyun sebagai penyebab kematian Kim Sae-ron sangat tidak berdasar dan merupakan fitnah yang kejam," jelas Gold Medalist.

5. Kim Soo-hyun Mengalami Tekanan Psikologis Akibat Skandal Ini

Gold Medalist juga mengungkapkan bahwa akibat tuduhan yang beredar, Kim Soo-hyun mengalami tekanan mental yang luar biasa.Pada 12 Maret 2025, setelah HoverLab menyiarkan laporan mereka, beberapa orang yang membawa kamera terlihat mengawasi kantor Gold Medalist hingga dini hari.

"Sejak laporan HoverLab, Kim Soo-hyun mengalami kebingungan ekstrem. Kami telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan stabilitas mentalnya," ujar Gold Medalist

Agensi juga meminta media dan publik untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.

Berikut Isi Lengkap Pernyataan Gold Medalist

Brand Mulai Putus Kerja Sama, Kim Soo Hyun Berisiko Bayar Penalti Hingga Rp225 Miliar
Brand Mulai Putus Kerja Sama, Kim Soo Hyun Berisiko Bayar Penalti Hingga Rp225 Miliar Kim Soo Hyun terancam bayar denda fantastis. (credit:instagram.com/soohyun_k216/x.com/corine9000)

Halo, kami dari Gold Medalist.

Kami ingin menyampaikan pernyataan resmi terkait laporan terbaru dari Garo Sero Institute mengenai Kim Soo-hyun. Sebelumnya, kami berencana merilis pernyataan resmi minggu depan dengan bukti konkret untuk membantah tuduhan mereka.

Namun, Kim Soo-hyun mengalami ketidakstabilan mental secara tiba-tiba, sehingga kami harus mengambil tindakan segera untuk memastikan kondisinya tetap stabil. Kim Soo-hyun mengalami tekanan mental yang luar biasa akibat tuduhan yang mengatakan bahwa dia bertanggung jawab atas kematian mendadak Kim Sae-ron.

Selain itu, setelah siaran langsung Garo Sero Institute berakhir pada 12 Maret 2025, beberapa orang terlihat menunggu di parkiran kantor dengan kamera. Pada siang hari 13 Maret 2025, beberapa orang dengan kamera juga berkeliaran di sekitar kantor, semakin memperburuk tekanan psikologis yang dialami Kim Soo-hyun.

Kami meminta pengertian semua pihak bahwa kami merilis pernyataan ini lebih awal untuk mengungkap kebenaran mengenai isu-isu utama. Meskipun ini bukan rencana awal kami, situasi ini lebih penting dari apa pun, sehingga kami harus segera menyampaikannya, meskipun mungkin masih ada beberapa hal yang belum terjawab.

Kim Soo-hyun dan Kim Sae-ron Tidak Berpacaran Saat Masih di Bawah UmurKim Soo-hyun dan Kim Sae-ron baru mulai berpacaran pada musim panas 2019 hingga musim gugur 2020, setelah Kim Sae-ron mencapai usia dewasa. Tidak benar bahwa Kim Soo-hyun berpacaran dengannya saat ia masih di bawah umur. Beberapa foto yang digunakan sebagai "bukti" oleh Garo Sero Institute sebenarnya diambil pada musim dingin 2020, ketika mereka memang sedang berpacaran.

Foto yang diunggah Kim Sae-ron pada 24 Maret 2024 di Instagram dan foto yang dibagikan Garo Sero Institute pada 11 Maret 2025 adalah foto pribadi dari musim dingin 2020. Pakaian yang dikenakan Kim Sae-ron dalam foto tersebut pertama kali dirilis pada Juni 2019, sehingga klaim bahwa foto itu diambil pada 2016 (saat Kim Sae-ron masih di bawah umur) tidak masuk akal.

Foto lain yang dirilis pada 12 dan 13 Maret 2025 sebenarnya diambil pada Malam Natal, 24 Desember 2019, dan dapat dibuktikan melalui metadata gambar. Semua foto yang diklaim diambil pada 2016 sebenarnya berasal dari periode setelah Kim Sae-ron menjadi dewasa, sehingga tuduhan bahwa mereka berpacaran saat ia masih di bawah umur tidak berdasar.

Bukti lain yang digunakan untuk menuding bahwa mereka berpacaran sejak lama adalah surat yang dikirim Kim Soo-hyun kepada Kim Sae-ron saat menjalani wajib militer. Namun, surat ini bukanlah surat cinta, melainkan salah satu dari banyak surat yang dikirim Kim Soo-hyun kepada teman-teman dekatnya.

Dalam surat itu, Kim Soo-hyun hanya berbagi cerita tentang kehidupannya selama wajib militer. Ungkapan "Aku merindukanmu" yang digunakan dalam surat itu adalah ungkapan ringan yang sering digunakan oleh tentara kepada teman-teman dekat mereka. Namun, Garo Sero Institute mengklaim bahwa mereka telah berpacaran sejak 2015, menggunakan foto yang sebenarnya diambil setelah Kim Sae-ron dewasa, tetapi diklaim sebagai foto dari masa ia masih di bawah umur.

Selain itu, mereka juga menggunakan kartu pos yang dikirim setelah mereka mulai berpacaran untuk memperkuat klaim bahwa surat dari militer itu adalah surat cinta. Nama panggilan "Saero Nero" (새로네로) yang digunakan Kim Soo-hyun dalam surat itu sebenarnya sudah digunakan Kim Sae-ron secara publik sejak 2016, tetapi dibuat seolah-olah itu adalah panggilan khusus antara mereka berdua.

Kim Soo-hyun menerima banyak kritik terkait hubungan masa lalunya dengan Kim Sae-ron. Meskipun hubungan antara dua orang dewasa adalah urusan pribadi, kami memahami bahwa sebagai figur publik, kehidupan pribadinya tetap menjadi perhatian publik. Namun, akibat laporan dari Garo Sero Institute, kini banyak tuduhan palsu dan informasi yang salah mulai menyebar seolah-olah itu adalah fakta.

Informan yang muncul dalam siaran mereka mengklaim sebagai anggota keluarga Kim Sae-ron, tetapi menurut salah satu media, orang itu sebenarnya hanya kenalan ibu Kim Sae-ron, bukan bibinya. Mereka memutarbalikkan fakta dan menciptakan rumor berdasarkan beberapa foto serta informasi dari sumber yang identitasnya tidak bisa diverifikasi.

Kami ingin menegaskan bahwa mengungkap kehidupan pribadi seseorang yang telah meninggal untuk menyebarkan rumor adalah tindakan yang tidak dapat diterima. Setelah kehidupan pribadi Kim Soo-hyun dan Kim Sae-ron dipublikasikan oleh Garo Sero Institute, berbagai pendapat pun bermunculan. Kami memahami bahwa hal ini tidak bisa dihindari.

Namun, masa lalu dua orang dewasa yang pernah menjalin hubungan kini telah dipelintir menjadi cerita yang sepenuhnya berbeda, dan banyak kebohongan yang terus disebarkan. Bagi Kim Soo-hyun, ini adalah beban emosional yang sangat berat. Membahas kehidupan pribadi seseorang yang telah meninggal hanya untuk menyebarkan rumor adalah tindakan yang mencemarkan nama baiknya.

Kami meminta publik untuk lebih bijak dalam menyikapi informasi yang beredar dan tidak mudah percaya pada rumor yang belum terbukti kebenarannya.

Meskipun Gold Medalist telah merilis pernyataan resmi untuk membantah tuduhan yang beredar, skandal ini masih jauh dari selesai. Publik kini terbagi menjadi dua kubu: mereka yang percaya bahwa Gold Medalist menyembunyikan sesuatu dan ada kebenaran dalam tuduhan HoverLab, serta mereka yang mendukung Kim Soo-hyun dan percaya bahwa ia menjadi korban manipulasi media. Apa yang sebenarnya terjadi? Apakah akan ada bukti baru yang bisa memperjelas situasi ini? Tetap pantau update terbaru skandal ini hanya di sini!

Rekomendasi