9 Tanaman Berbentuk Paling Aneh dan Tempat untuk Menemukannya

Jumat, 19 Juli 2019 00:00 Reporter : Tantri Setyorini
9 Tanaman Berbentuk Paling Aneh dan Tempat untuk Menemukannya Rafflesia arnoldii. ©Shutterstock/Herrieynaha

Merdeka.com - Melihat penampilan tanaman-tanaman berikut, mungkin Anda bakal berpikir ini adalah tumbuhan di dalam cerita fiksi ilmiah. Tetapi mereka benar-benar ada di dunia nyata, lho.

Beberapa di antara tanaman berbentuk ganjil ini memang termasuk flora langka. Misalnya Rafflesia arnoldii yang di Indonesia pun sulit ditemukan. Sementara sisanya hanya bisa ditemukan di daerah-daerah tertentu, jadi wajar jika kita tak terbiasa melihatnya.

Berikut ini kami tampilkan 9 tanaman berbentuk paling aneh dan tempat untuk menemukannya, seperti dilansir MailOnline Travel.

1 dari 9 halaman

Hydnora africana - Selatan Afrika

Hydnora africana adalah tanaman parasit yang ditemukan di wilayah Afrika bagian selatan. Mereka tumbuh di bawah tanah dan seluruh tubuhnya terdiri dari bunga yang terlihat seperti sayatan daging mentah. Tak ada batang atau daun yang tampak.

Hydnora africana juga memiliki aroma yang tak biasa. Seperti bau tak sedap dari kotoran. Aroma ini ditujukan untuk mengundang kumbang kotoran dan kumbang bangkai. Kedua jenis serangga tersebut berperan penting bagi penyerbukan Hydnora africana.

Tanaman unik ini juga dipercaya sebagai herba berkhasiat. Konsentratnya biasa digunakan untuk mengobati diare, disentri, gangguan ginjal, dan jerawat.

2 dari 9 halaman

Lithops - Afrika

Tumbuhan lithops juga dikenal dengan nama living stone atau batu hidup. Pasalnya bentuk tumbuhan ini memang mirip batu apung berukuran sedang yang bergeletakan di tanah.

Sebenarnya lithops adalah genus sukulen yang cuma bisa ditemukan di bagian selatan Afrika. Bentuknya yang mirip batu adalah mekanisme pertahanan diri dengan kamufluase, dengan begitu dia tak akan mudah dimakan binatang.

Uniknya, tumbuhan ini juga bisa mengubur diri di dalam tanah. Hal ini mereka lakukan untuk melindungi diri dari cuaca ekstrem di gurung pasir.

3 dari 9 halaman

Tumbuhan Darth Vader - Brasil

Aristolochia salvadorensis lebih dikenal sebagai tanaman Darth Vader, karena bentuknya mirip topeng tokoh antagonis utama Star Wars. Tanaman berpenampilan seram ini dapat ditemukan tumbuh di padang rumput yang lembap dan dataran yang biasa terendam banjir di Brasil. Tumbuhan ini juga memiliki aroma yang tajam, dengan bagian dalam yang dilengkapi rambut lengket untuk menarik serangga penyerbuk.

4 dari 9 halaman

Rafflesia arnoldii - Indonesia

Rafflesia arnoldii memiliki bunga terbesar di dunia, dengan mahkota seperti beludru merah darah berbintik putih. Ini adalah tumbuhan endemik langka yang hanya bisa ditemukan di Sumatera, terutama Bengkulu dan kadang Kalimantan.

Bunga yang juga disebut padma raksasa ini merupakan parasit yang tidak memiliki akar, daun, dan tangkai. Saat sedang mekar sempurna, diameternya bisa mencapai 1 meter. Sementara beratnya bisa mencapai 11 kilogram.

5 dari 9 halaman

Bunga Bangkai - Indonesia

Satu lagi bunga raksasa yang hanya bisa ditemukan di Indonesia, yaitu Amorphophallus titanum. Juga dikenal dengan nama titan arum. Menurut keterangan di situs Royal Botanic Gardens Kew, bunga ini memiliki perpaduan aroma daging busuk, kotoran, dan keju basi.

Bunga bangkai bisa ditemukan di hutan hujan tropis Sumatera bagian barat. Meskipun tak mudah ditemukan, tanaman ini sebenarnya bisa dibudidayakan. Walaupun begitu mekarnya hanya lima atau sepuluh tahun sekali.

6 dari 9 halaman

Bunga Pelikan - Amerika Tengah dan Karibia

Bunga pelikan yang memiliki nama ilmiah Aristolochia grandiflora merupakan tanaman rambat yang menghasilkan bunga berbentuk terompet besar dengan warna ungu. Diameternya bisa mencapai 20 cm hingga 60 cm. Bentuknya mirip dengan burung pelikan atau belibis.

Bunga ini juga menguarkan aroma daging busuk yang tajam. Namun tidak bertahan lama, karena mekarnya hanya selama dua hari. Tumbuhannya bisa ditemukan di daerah berhutan di seluruh Amerika Tengah dan Karibia.

7 dari 9 halaman

Amorphophallus paeoniifolius - Afrika, Asia, dan Kepulauan Pasifik

Amorphophallus paeoniifolius atau suweg adalah tanaman pangan yang umum ditemukan di daerah tropis, terutama India, Papua Nugini, dan Australia. Umbinya yang bertepung biasa dijadikan bahan makanan.

Walaupun bisa dimakan, tanamannya sendiri tampak ganjil dengan batang berdaging besar yang mencuat dari sehelai daun ungu bergelombang. Lebarnya bisa mencapai 50 cm. Bunga ini mekar setahun sekali di sekitar awal musim hujan.

8 dari 9 halaman

Kaktus Bintang Laut - Afrika Selatan

Kaktus bintang laut yang secara ilmiah dikenal sebagai Stapelia grandiflora adalah tanaman asli Afrika Selatan. Tumbuhan tersebut bisa menghasilkan bunga berbentuk bintang besar yang lebarnya bisa mencapai lebih dari 30 cm.

9 dari 9 halaman

Voodoo Lily - Mediterania

Dracunculus vulgaris yang merupakan tanaman asli Mediterania timur memiliki penampilan yang cukup menyeramkan. Mekarnya hanya di saat musim semi dan musim panas.

Bunganya berbau busuk agar bisa menarik penyerbuk. Selain voodoo lily, dia juga dikenal dengan nama dragon lily. [tsr]

Baca juga:
Negara Asia Galakkan Pariwisata, Kota di Belgia Justru Takut Kebanjiran Turis
Sensasi Diserang Zombie di Tur Menyeramkan ala 'The Walking Dead'
Promo Tiket Wahana Rekreasi di Jepang dari Traveloka Xperience
Serunya Berselancar di Kanal Eisbach

Topik berita Terkait:
  1. Travel
  2. Flora Fauna
  3. Top List
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini