KAPANLAGI NETWORK
MORE
  • FIND US ON

6 Jurus dalam menghadapi cobaan move-on buat para cowok dari psikolog

Rabu, 13 September 2017 02:02 Reporter : Tantri Setyorini
Ilustrasi patah hati. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/igor.stevanovic

Merdeka.com - Tak hanya perempuan, laki-laki pun mengalami rasa sakit yang sama saat menghadapi putus cinta. Menurut beberapa penelitian, pria bahkan membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih walaupun wanita mengalami kondisi emosional yang jauh lebih buruk pada masa-masa awal patah hati.

Untuk 'berdamai' dengan patah hati, Alice Boyes Ph.D. dari Psychology Today membagikan tips berikut ini untuk para pria.

Jangan gengsi mengakui patah hati

Mungkin masih banyak yang berpikir pria harus selalu tegar, jauh-jauh dari drama bahkan saat mengalami sakitnya patah hati. Tetapi berpura-pura kuat saat hati dan pikiran merasa sebaliknya justru membuat para pria terpuruk lebih lama.

Menyembunyikan perasaan cenderung meningkatkan rasa malu, sedih, dan sendiri. Tak ada jeleknya mengakui dengan jujur kalau kamu memang patah hati. Keluarkan uneg-unegmu kepada orang-orang terdekat. Lebih baik lagi kalau mereka sudah pernah bangkit dari pengalaman yang sama.

Prioritaskan tidur yang cukup

Tidur tak hanya membuatmu 'rehat' sejenak dari sakitnya patah hati. Faktanya, kurang tidur membuat cenderung lebih emosional daripada biasanya.

Yang jadi masalah, patah hati kerap membuat orang berada dalam kondisi gelisah yang berujung pada insomnia. Demi mengatasi hal ini, kamu harus kreatif mencari cara untuk menambah jam tidur. Melakukan aktivitas fisik atau mendengarkan musik yang menenangkan termasuk di antaranya.

Kurangi konsumsi alkohol

Menenggak alkohol memang bisa menjadi cara cepat untuk tidur. Tetapi sebenarnya alkohol adalah depresan. Setelah mengonsumsi alkohol, kamu akan terbangun keesokan harinya dalam kondisi stres yang bisa bertahan sampai dua hari. Efek mabuk alkohol akan membuatmu lebih emosional dan kurang rasional.

Pertahankan kontak sosial

Kontak sosial merupakan bagian penting dalam mengatasi rasa sendiri saat patah hati. Rencanakan aktivitas yang memungkinkan kamu bertemu dengan teman-teman, keluarga, atau orang baru.

Sadarilah kalau emosi negatif saat ini bukan refleksi masa depanmu

Kalau kamu khawatir menjalani hidup sendiri dan kesepian, bukan berarti masa depanmu akan benar-benar berakhir seperti yang kamu takutkan. Sadarilah hal ini.

Emosi yang dirasakan seseorang mempengaruhi optimis atau pesimisnya dalam memandang masa depan. Pesimisme saat ini merupakan buah dari emosi negatif yang sedang kamu rasakan. Bukan berarti realitas yang terjadi sama dengan yang kamu pikirkan.

Bertindaklah sesuai dengan nilai-nilai idealmu

Apa yang kamu inginkan di masa depan? Apa yang ingin lakukan untuk hidupmu saat ini? Pikirkan cara-cara yang bisa kamu tempuh untuk mencapai hal ini, terlepas dari emosi yang kamu rasakan saat ini.

Seberapa besar pun godaan untuk menuruti pelampiasan dengan cara negatif, pikirkan kembali hal yang benar-benar kamu inginkan dan bertindaklah sesuai nilai-nilai tersebut.

Itulah beberapa cara yang bisa kamu tempuh untuk berdamai dengan patah hati menurut psikolog. [tsr]

Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini

Subscribe and Follow

Temukan berita terbaru merdeka.com di email dan akun sosial Anda.