4 Kondisi Kesehatan yang Wajib Diperhatikan Saat Kucing Mulai Menua
Merdeka.com - Sudah melewati suka duka bersama, terkadang pemilik kucing lupa jika hewan peliharaannya kini tidak sesigap dulu. Dianggap lanjut usia di umur 7-8 tahun, kebanyakan anabul tidak menunjukkan gangguan fisik. Tapi, tetap wajib waspada dengan beberapa kondisi kesehatan yang rentan dialami berikut ini.
Nyeri Sendi
©Shutterstock
Menurut Preventative Vet, penelitian menunjukkan sekitar 30% kucing berusia di atas 8 tahun menderita radang sendi. Walai mungkin tidak menunjukkan gejala luar, tapi penurunan kinerja sendi merupakan hal yang umum terjadi seiring bertambahnya usia anabul.
Cari tanda-tanda perilaku nyeri sendi termasuk kaku dan tidak mau naik tangga atau melompat ke furnitur seperti dulu. Jika melihat adanya tanda bahaya, inilah saatnya menemui dokter hewan.
Obesitas
©Shutterstock
Hal terbaik yang dapat dilakukan untuk mencegah nyeri sendi adalah menjaga berat badan kucing tetap sehat. Selain radang sendi, obesitas juga dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan lainnya yang rentan terjadi seiring pertambahan usianya. Selain menjaga pola makannya tetap sehat, jangan lupa mendorongnya untuk terus berolahraga ringan untuk membakar kalori.
Penurunan Kognitif
©Shutterstock
Mirip pikun pada mansia, kucing yang sudah lanjut usia biasanya juga akan mengalami penurunan kognitif. Tanda-tandanya pun beragam, termasuk mudah bingung, suasana hati yang cepat berubah, dan mendadak agresif. Selain itu, anabul terkadang menatap dinding kosong untuk waktu yang lama, menolak makan dan minum, hingga pola tidur yang berubah. Lakukan pencegahan dengan memberikan stimulasi, misalnya dalam bentuk permainan puzzle.
Masalah Ginjal
©Shutterstock
Gangguan ginjal ini rentan dialami kucing dan bisa memburuk jika telat memberikan perawatan. Hal terbaik yang bisa dilakukan adalah mewaspadai tanda-tandanya dan rutin memeriksakan ke dokter hewan.
Sering buang air kecil dan haus yang berlebihan menjadi dua gejala utama yang harus diperhatikan. Selain itu, bau mulut, muntah, diare, hingga urin keruh juga merupakan tanda bahaya. Minimalkan risiko gangguan ginjal dengan memberi anabul akses yang mudah ke air minum yang segar, misalnya menyediakan wadah air yang mudah dijangkau oleh kucing yang mengalami persendian kaku.
Walau kondisi kesehatan kucing bisa menurun seiring pertambahan usia, jaga kondisi tubuhnya sejak dini dengan memberikan cat food yang tepat seperti Muezza. Mengandung nutrisi lengkap yang diformulasikan dengan kadar yang seimbang, brand makanan kucing kering ini hanya dibuat dari bahan alami tanpa penambahan bahan sintetik.
©Shutterstock
Diolah dengan teknologi modern untuk menjamin kualitasnya, Muezza pun sudah mengantongi sertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand. Bebas was-was saat memegang makanan kucing, juga tak perlu cemas ketika terkena liur anabul maupun mencuci wadah makanannya di tempat yang sama dengan peralatan makan di rumah. Tersedia dalam 4 varian rasa lezat seperti Tuna Flavor, Ocean Fish Flavor, Mackerel Flavor, dan Salmon Flavor, Muezza bisa didapatkan semudah belanja online di Shopee dan Tokopedia. (*/eth)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya