4 Alasan di Balik Kegemaran Kucing Menjilati Jari Tanganmu
Merdeka.com - Seekor anjing yang menjilati tangan merupakan hal yang normal, untuk menunjukkan kasih sayang. Berbeda dengan kucing yang dianggap aneh saat mulai sering menjilati tangan dan jarimu. Biasa dianggap sebagai indikasi kasih sayang, ada juga beberapa alasan yang mendorong kebiasaan unik ini.
Ikatan Sosial
©Shutterstock
Secara naluri, kucing menjilat hewan peliharaan lain maupun pemiliknya sebagai tanda perhatian dan kasih sayang. Begitu juga saat induk melakukan hal yang sama pada anaknya untuk membantu menciptakan ikatan sosial.
Beberapa kucing mungkin menjilat untuk minta diperhatikan sambil duduk dan menatapmu, dengan harapan dibelai atau digendong oleh pemiliknya. Bisa juga berarti anabulmu membutuhkanmu untuk hal lainnya seperti membukakan pintu atau mengisi mangkuk makannya. Saat mendapatkan apa yang diinginkannya, kucing akan berhenti menjilat.
Stres
©Shutterstock
Kucing mungkin mulai menjilat secara berlebihan saat dilanda stres atau gugup. Bukan hanya pemiliknya saja, tapi juga benda-benda di sekitarnya seperti lantai atau tempat tidurnya. Perilaku ini juga dapat menyebabkan kucing over-grooming, yang pada dasarnya adalah menjilati bagian tubuh hingga bulunya mulai rontok.
Jika kucing menjilat terlalu sering, perhatikan juga perilaku aneh lainnya. Ada berbagai alasan yang membuat anabul stres dan gelisah, misalnya perubahan rutinitas bahkan penyakit yang sengaja disembunyikan.
Menyukai Rasanya
©Shutterstock
Jika baru saja makan, kemungkinan kucing masih bisa merasakan makanan yang tersisa di tanganmu. Menemukan rasa yang enak dan disukainya, bukan hanya dari makanan saja tapi bisa juga berasal dari sabun dan losion yang biasanya mengandung lemak hewani.
Menandai Miliknya
©Shutterstock
Kucing dikenal sebagai hewan yang menandai wilayah kekuasaannya dengan berbagai cara, termasuk menggunakan lidahnya. Biasanya, sesama kucing yang menghabiskan waktu bersama akan "menandai" satu sama lain. Begitu juga saat anabul menjilati pemiliknya dan dilanjutkan dengan memijatmu, yang akan membantu meninggalkan aroma khasnya lebih dalam.
Ada banyak alasan yang mendorong kucing memiliki kegemaran menjilati pemiliknya. Sayangnya, terkadang kita jadi risih bukan hanya karena lidah anabul yang kasar, tapi juga air liurnya yang masih dianggap najis oleh kebanyakan orang. Mitos ini kurang tepat karena merujuk pada hadist, kucing dengan jelas disebutkan tidak najis.
©Muezza
Agar merasa lebih tenang, kini hadir Muezza sebagai brand makanan kucing yang sudah mendapatkan sertifikasi halal dari The Central Islamic Committee of Thailand. Tak perlu risih saat menyentuh cat food, mencuci wadah makannya, membawa makanannya saat bepergian, atau mencari lokasi penyimpanannya di dalam rumah.
Selain itu, Muezza juga dikemas dengan beragam nutrisi sehat dengan kadar seimbang, demi kucing yang terjaga sehat dan aktif. Diolah dari bahan alami dan bebas dari bahan tambahan sintetik, dry food ini diolah dengan teknologi modern untuk menjamin kualitasnya. Tersedia dalam 4 varian rasa yaitu Salmon Flavor, Mackerel Flavor, Tuna Flavor, dan Ocean Fish Flavor, Muezza bisa dibeli di Shopee dan Tokopedia. [eth]
Beli Muezza di Tokopedia (mdk/tmi)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya