Merdeka.com (6/7), berkesempatan mencoba Keon, smartphone pertama yang diperkuat Firefox OS.
Mozilla
Merdeka.com (6/7), berkesempatan mencoba Keon, smartphone pertama yang diperkuat Firefox OS.
Smartphone ini masih dalam tahap developer preview. Dipastikan masih akan banyak perubahan yang akan diberikan sebelum rilis secara resmi.
Performa Firefox OS di perangkat ini terbilang sangat responsif. Sayangnya, hingga kini Firefox OS masih beredar di kalangan developer Firefox OS saja.
Keon, smartphone murah buatan Geeksphone ini kabarnya akan mulai dijual di Indonesia pada akhir tahun 2013.
Keon merupakan satu dari dua smartphone dengan Firefox OS yang dibuat oleh Geeksphone. Satu lagi perangkat smartphone dengan Firefox OS adalah Peak (tidak ada di dalam foto).
PANDI resmi bergabung dengan TNN untuk memperkuat penanganan penyalahgunaan domain, termasuk judi online dan phishing di Indonesia.
Baca Selengkapnya
iPhone 17e menunjukkan indikasi kuat bahwa peluncurannya di Indonesia semakin dekat.
Baca Selengkapnya
Restoran AI memiliki kemampuan untuk menganalisis wajah dan lidah. Apakah benar mereka dapat mengetahui selera makanmu hanya dari itu?
Baca Selengkapnya
Telkom mendorong literasi digital lewat CyberHeroes. 420 siswa dibekali pengetahuan penting soal keamanan di dunia maya.
Baca Selengkapnya
Meta sedang mengembangkan karakter AI yang dirancang khusus untuk meniru gaya bahasa, nada bicara, serta pernyataan publik dari Mark Zuckerberg.
Baca SelengkapnyaTeknologi AI digunakan untuk mengawal Program Makan Bergizi Gratis. Command Center pastikan distribusi aman, transparan, dan terukur.
Baca SelengkapnyaSertifikasi ini diperoleh melalui assessment oleh Qualified Security Assessor (QSA).
Baca SelengkapnyaDirektur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar menegaskan komitmen pemerintah dalam menegakkan aturan yang berlaku.
Baca Selengkapnya
Smartphone lipat ini akan tersedia dalam lima pilihan warna serta empat varian RAM dan penyimpanan.
Baca Selengkapnya
Komdigi melaporkan bahwa hingga 10 April 2026, TikTok telah menonaktifkan 780 ribu akun milik anak-anak di bawah usia 16 tahun di Indonesia.
Baca SelengkapnyaPerusahaan juga menyatakan komitmen untuk mematuhi peraturan yang berlaku di Indonesia di halaman Pusat Dukungan mengenai Panduan Usia Pengguna di Indonesia.
Baca SelengkapnyaSpesimen tanaman itu ditemukan melalui perdagangan tanaman hias tersebar di medsos kolektor dan pehobi.
Baca Selengkapnya