Harga Batu Bara Tembus US$140 Dipicu Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan

Harga batu bara mencatat penguatan sepanjang Agustus 2026. Pada perdagangan 31 Agustus, harga batu bara ditutup US$144 per ton setelah melonjak 3,04% dalam sehari. Level tersebut menjadi yang tertinggi sejak 12 Juni 2026 dan untuk pertama kalinya sejak periode tersebut harga batu bara kembali menembus US$140 per ton. Kenaikan dipengaruhi penguatan harga minyak Brent hingga US$91 per barel dan persoalan pasokan di China. Tekanan pasokan juga mengerek harga coking coal hingga 46% sepanjang Agustus, yang berpotensi meningkatkan biaya produksi industri baja.

Arie Basuki
Oleh Arie Basuki - Editor
Harga Batu Bara Tembus US$140 Dipicu Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan
Alat berat beroperasi di tambang batu bara dekat Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, pada 19 Agustus 2026. (AP Photo/Ahmad Mulia Panjaitan)
1 dari 5 halaman
Harga Batu Bara Tembus US$140 Dipicu Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan
Sebuah tongkang memuat penuh batu bara di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, pada 19 Agustus 2026. (AP Photo/Ahmad Mulia Panjaitan)
2 dari 5 halaman
Harga Batu Bara Tembus US$140 Dipicu Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan
Tongkang batu bara terlihat di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, pada 19 Agustus 2026. (AP Photo/Ahmad Mulia Panjaitan)
3 dari 5 halaman
Harga Batu Bara Tembus US$140 Dipicu Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan
Tongkang batu bara terlihat di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, pada 19 Agustus 2026. (AP Photo/Ahmad Mulia Panjaitan)
4 dari 5 halaman
Harga Batu Bara Tembus US$140 Dipicu Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan
Pengendara melintas saat kapal tunda terlihat menarik tongkang bermuatan batu bara di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, pada 19 Agustus 2026. (AP Photo/Ahmad Mulia Panjaitan)
5 dari 5 halaman
Harga Batu Bara Tembus US$140 Dipicu Kenaikan Minyak dan Gangguan Pasokan
Tongkang batu bara terlihat di Sungai Mahakam di Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia, pada 19 Agustus 2026. (AP Photo/Ahmad Mulia Panjaitan)
Rekomendasi