Hatta kecil juga tercatat pernah menempuh pendidikan pada Zaman Belanda di Meer Uitgebreid Leger Onderwijis (Mulo), atau yang saat ini telah berganti nama menjadi SMPN 1 Padang.
Regional
Hatta kecil juga tercatat pernah menempuh pendidikan pada Zaman Belanda di Meer Uitgebreid Leger Onderwijis (Mulo), atau yang saat ini telah berganti nama menjadi SMPN 1 Padang.
Tulisan berwarna hitam di gerbang utama bertuliskan di Sini Pernah Bersekolah Tokoh Proklamator Negara Republik Indonesia DR Muhammad Hatta.
Bangunan ini berada di tepi Jalan Jenderal Sudirman Nomor 3, Kampung Jao, Kecamatan Padang Barat Kota Padang, Sumatera Barat.
Berdasarkan dokumen SMPN I Padang yang diterima merdeka.com, asal muasal sekolah ini tidak terlepas dari zaman penjajahan belanda yang kala itu dikenal dengan nama Meer Uitgebreid Lager Onderwijis (Mulo).
Kemudian setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia sampai tahun 1950, sekolah ini dikenal dengan SMP Permindo. Kemudian pada 1950 berganti nama menjadi SMP Negeri I Padang.
Saksi bisu sekolah ini pernah disinggahi Bung Hatta terletak pada bangunan berbentuk leter L, dengan memiliki sembilan kelas yang hingga kini masih digunakan sebagai proses belajar mengajar.
Bangunan saat ini merupakan hasil renovasi setelah gempa Sumatera Barat 7,6 Skala Richter merusak sekolahan.
Pertemuan tersebut difokuskan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Baca SelengkapnyaSalah satu langkah yang dilakukan adalah mengajak dua kubu Paku Buwono (PB) XIV untuk bersama-sama memeriksa keberadaan dan kondisi pusaka-pusaka.
Baca SelengkapnyaPutusan tersebut dibacakan setelah majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah.
Baca SelengkapnyaKeputusan tersebut menjadi langkah baru dalam upaya penataan dan pengembangan salah satu destinasi wisata edukasi satwa terbesar di Kota Bandung.
Baca SelengkapnyaDalam aksi tersebut, tiga mahasiswa melakukan aksi simbolik dengan menjahit mulut sebagai bentuk protes.
Baca SelengkapnyaWarga Kota Bandung diimbau untuk lebih peka menjaga kesehatan mental, salah satunya dengan mengakses layanan konseling.
Baca SelengkapnyaPelaku ditangkap di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, setelah diduga membawa kabur sekitar 500 gram emas dari rumah korban.
Baca SelengkapnyaKepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Djuhandhani Rahardjo Puro, menyebut pihaknya juga mulai mewaspadai modus baru.
Baca SelengkapnyaKini, keraton tinggal menyiapkan prosesi seremonial sebagai bentuk peneguhan.
Baca Selengkapnya13 orang tersangka ini terdiri dari satu kepala sekolah dan satu kepala yayasan dan 11 orang pengasuh.
Baca SelengkapnyaSejumlah produk tersebut diketahui mengandung bahan kimia obat berbahaya seperti sildenafil sitrat.
Baca SelengkapnyaVideo kemunculan sosok pocong di area SD Negeri 80 Ngoresan, Jebres, Surakarta pada dini hari sempat membuat warga resah.
Baca Selengkapnya