Fisik asli rumah kelahiran Bung Hatta ini sebenarnya sudah runtuh pada tahun 1960-an. Namun didirikan kembali atas gagasan Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta yang dibangun sedemikian rupa.
Regional
Fisik asli rumah kelahiran Bung Hatta ini sebenarnya sudah runtuh pada tahun 1960-an. Namun didirikan kembali atas gagasan Ketua Yayasan Pendidikan Bung Hatta yang dibangun sedemikian rupa.
Rumah ini terdiri dari dua lantai yang dilengkapi dengan peralatan rumah tangga hingga foto-foto Bung Hatta yang dipajang.
Pada lantai pertama, rumah ini terdiri dari ruang tamu dan dua kamar dari paman Bung Hatta, yaitu kamar Mamak Idris dan Kamar Mamak Saleh.
Kemudian, lanjut ke lantai dua terdapat ruang tamu dengan dua kamar yakni kamar Bung Hatta dan Kamar Kakek Bung Hatta.
Pada setiap ruangan dilengkapi dengan perabot rumah tangga hingga foto-foto Bung Hatta.
Bung Hatta sendiri menempati rumah ini selama 11 tahun untuk belajar pendidikan hingga ilmu agama.
Melalui museum ini, wisatawan bisa mengenal lebih dekat kehidupan Hatta sewaktu kecil hingga perjuangannya untuk mewujudkan kemerdekaan Republik Indonesia.
Kamar Bung Hatta
Peralatan di dapur Museum Rumah Kelahiran Bung Hatta
Foto Bung Hatta memakai toga
Bung Hatta ketika berusia 13 tahun
Paman Bung Hatta yakni Haji Indris dan Saleh serta Saleha (Ibunda Bung Hatta).
Naskah proklamasi
Bung Hatta berusia 8 tahun ketika memegang sepeda
Bung Hatta (tengah) beserta kawannya ketika bersekolah di MULO Padang atau saat ini dikenal dengan SMPN 1 Padang
Lukisan Bung Hatta
Ibunda Bung Hatta.
Pertemuan tersebut difokuskan untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.
Baca SelengkapnyaSalah satu langkah yang dilakukan adalah mengajak dua kubu Paku Buwono (PB) XIV untuk bersama-sama memeriksa keberadaan dan kondisi pusaka-pusaka.
Baca SelengkapnyaPutusan tersebut dibacakan setelah majelis hakim menyatakan terdakwa terbukti bersalah.
Baca SelengkapnyaKeputusan tersebut menjadi langkah baru dalam upaya penataan dan pengembangan salah satu destinasi wisata edukasi satwa terbesar di Kota Bandung.
Baca SelengkapnyaDalam aksi tersebut, tiga mahasiswa melakukan aksi simbolik dengan menjahit mulut sebagai bentuk protes.
Baca SelengkapnyaWarga Kota Bandung diimbau untuk lebih peka menjaga kesehatan mental, salah satunya dengan mengakses layanan konseling.
Baca SelengkapnyaPelaku ditangkap di Kecamatan Tanralili, Kabupaten Maros, setelah diduga membawa kabur sekitar 500 gram emas dari rumah korban.
Baca SelengkapnyaKepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Djuhandhani Rahardjo Puro, menyebut pihaknya juga mulai mewaspadai modus baru.
Baca SelengkapnyaKini, keraton tinggal menyiapkan prosesi seremonial sebagai bentuk peneguhan.
Baca Selengkapnya13 orang tersangka ini terdiri dari satu kepala sekolah dan satu kepala yayasan dan 11 orang pengasuh.
Baca SelengkapnyaSejumlah produk tersebut diketahui mengandung bahan kimia obat berbahaya seperti sildenafil sitrat.
Baca SelengkapnyaVideo kemunculan sosok pocong di area SD Negeri 80 Ngoresan, Jebres, Surakarta pada dini hari sempat membuat warga resah.
Baca Selengkapnya