Meratapi anak-anak korban ISIS terancam tak punya negara

Rabu, 16 November 2016 16:09:11 Reporter : Nanda Farikh Ibrahim
Meratapi anak-anak korban ISIS terancam tak punya negara. Mereka lahir di bawah kekuasaan ISIS dan hingga kini tak memiliki dokumen identitas yang diakui Irak. Selain terancam tak bernegara, mereka juga berisiko kehilangan hak-hak dasarnya.
Ritadj, bayi berusia lima bulan yang lahir di bawah kekuasaan kelompok radikal Negara Islam (ISIS) bermain di tenda orang tuanya di kamp pengungsian Debaga, Irak, pada 10 November 2016. Ritadj dan bayi-bayi lain yang lahir di bawah kekuasaan ISIS hingga saat ini tak memiliki identitas yang diakui pemerintah Irak. Hal tersebut membuat mereka terancam tak memiliki negara pada masa mendatang.

Ritadj, bayi berusia lima bulan yang lahir di bawah kekuasaan kelompok radikal Negara Islam (ISIS) bermain di tenda orang tuanya di kamp pengungsian Debaga, Irak, pada 10 November 2016. Ritadj dan bayi-bayi lain yang lahir di bawah kekuasaan ISIS hingga saat ini tak memiliki identitas yang diakui pemerintah Irak. Hal tersebut membuat mereka terancam tak memiliki negara pada masa mendatang.

©REUTERS/Zohra Bensemra
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini